
Terdengar lolongan panjang bergema di antara pegunungan dan lembah begitu menyeramkan, dan jeritan suara kesakitan maupun keputusasaan terdengar hingga ke kota. Sesaat mendengarnya, orang-orang meringkuk penuh ketakutan menghadapi kematian itu sendiri.
Suasana di kota mulai berubah mencekam setelah mendengar suara itu, kemudian hantu-hantu bergentayangan di mana-mana, mereka bermunculan di hadapan masing-masing orang untuk memanipulasi kesadaran dan pikiran, hal tersebut bertujuan menghasut mereka untuk masuk kedalam neraka terdalam menerima penghakiman.
Sedangkan monster besar yang meraung sebelumnya bergerak melawan, dia dengan bangga menghentakkan kakinya kebawah mengguncang tanah surga dan bumi membuat dataran luas di depannya menusuk keatas menyerupai duri yang merobek tulang dan daging tanpa ampun.
Sementara itu, monster burung dari masing-masing ras di atas bersatu, mereka bergerak bersamaan menyemburkan elemen api dan angin. Menyatukan dua elemen langit dan bumi menciptakan badai matahari besar yang berputar terus-menerus seperti tornado meleburkan benda-benda di atas bumi maupun di langit secara membabi-buta, kekuatan yang bersifat kepunahan!
Sebuah dentuman besar terhempas menciptakan gelombang masif yang membawa semburan plasma panas yang sama dengan ledakan gelombang matahari, namun ini seratus kali lebih kuat dari ledakan matahari biasa. Semburan plasma panas melintasi gunung dan sungai hingga ke berbagai belahan dunia menghancurkan apapun yang di lewatinya tanpa batasan.
Pemandangan memukau begitu estetik di mana hanya ada kehancuran sepanjang mata memandang. Daratan luas tak berujung gersang dan hancur berantakan, gunung dan sungai menghilang!
Hanya ada tanah gersang dan kehancuran di sepanjang mata memandang, sebuah reruntuhan utama di bawah ancaman, Divine Calamity!
Namun istana masih kokoh berdiri di samping kehancuran, mereka mendapatkan perlindungan dari Orang Suci. Sementara orang-orang di kota menghilang kedalam ketiadaan, banyak monster dan demon berguguran akibat gabungan dua monster bertipe elemen.
Setelah beberapa menit kemudian, sepanjang mata memandang hanya ketiadaan tak berujung menghancurkan segalanya. Mereka mendongak ke atas menatap langit dengan putus asa, ada kabut asap begitu tebal di langit menciptakan suasana pemandangan yang mengerikan, akhir dunia!
Pandangan lurus kedepan, ada hutan dan daratan luas hancur berantakan. Pemandangan fantasi begitu memukau sebelumnya menghilang kedalam ketiadaan dalam hitungan menit. Dan kobaran api tak berhenti membakar meskipun para abadi bekerjasama untuk memadamkan api dengan limpahan air.
__ADS_1
Para abadi yang tak terhitung jumlahnya mulai kewalahan, mereka kehilangan banyak anggota karena semburan plasma panas sebelumnya. Ditambah, para demon mengamuk melepaskan kekuatan penghancur di mana keduanya merupakan ras yang berkuasa atas kekuatan dan kemampuan di daratan besar Dinasti Han.
"Bagaimana semuanya menjadi seperti sekarang ini?" Ketua dari keluarga besar di luar kota meringkuk ketakutan menutupi telinganya dengan putus asa agar tidak mendengar suara dari luar yang memanggilnya. "Kehancuran dan mimpi buruk umat manusia berada di depan mata, Divine Calamity!" Ungkapnya.
Satu-persatu mereka putus asa menghadapi kenyataan bahwa mereka tidak akan pernah bisa menang melawan Divine Calamity! Bagaimanapun, dia berkuasa atas kehancuran dan ketiadaan dunia. Dia ada membawa malapetaka bagi kehidupan, dan keberadaannya selalu di pertanyakan!
Dia ada untuk menyelamatkan atau ada untuk menghancurkan? Itu tergantung bagaimana tanggapan mereka kepadanya sebagai Divine Calamity (Bencana Ilahi Berjalan). Jika mereka menganggap dia sebagai kehancuran, maka dia ada untuk menghancurkan yang ada. Jika mereka menganggap dia sebagai juru keselamatan, maka dia untuk menyelamatkan!
Semuanya karena mereka! Mereka mengganggu kedamaian yang ia dapatkan dengan susah payah mempertahankan keluarganya dari dunia bawah hingga dunia atas. Tapi di hancurkan saat ia hendak ke Heaven Domain, meski hanya angan-angan semata di benaknya, Qin Chen mempunyai keyakinan bahwa bencana Heavenly Primordial yang terjadi seribu tahun yang lalu mempunyai sangkut pautnya dengan surga dan tangan Orang Suci.
Mata yang kosong menatap langit. "Ha ... Hahahaha ... " Orang itu tertawa dengan putus asa, menutup wajahnya dengan tangan yang berlumuran darah sampai di saat sebuah sabit memenggal kepalanya.
Orang suci di bawah sana tidak bergeming meskipun orang-orang di kota putus asa karena melawan monster dan demon yang brutal. Orang suci menatapnya dengan tatapan sayu tidak menanggapi pengorbanan mereka sebagai bantuan menghentikan bencana pengganggu pencerahan Saintess. Dan dia hanya menatap mereka seperti menatap domba yang malang memohon bantuan karena di mudah bodohi dengan kata-katanya.
Jika dia bergerak menghentikan kehancuran di depan matanya, dia akan mengganggu hukum sebab dan akibat yang dapat mempengaruhi pencerahan Saintess. Karena itu, ia membiarkan semuanya hancur berantakan dan membiarkan Saintess menyaksikan kehancuran yang di sebabkan, Divine Calamity!
Qin Chen ikut tertawa, melihat kebodohan mereka yang ikut kedalam omongannya. "Perasaan intens ini membawaku kedalam kebahagiaan tak berujung tertawa di atas penderitaan umat manusia yang tertipu dengan kata-kata manisnya." Ia menutup setengah wajahnya dengan tangan sembari tertawa kegirangan melihat pengorbanan mereka yang sia-sia menghadapi bencana. "Aku tidak dapat berhenti tertawa melihat kebodohan mereka yang mau di peralatan Orang Suci." Ungkapnya.
"Ah~ bukankah sekarang waktunya aku bergerak?" Katanya, dia membuat semua orang yang selamat ketakutan, hanya dengan anak buahnya sudah menghancurkan Dinasti Han. Bagaimana dengan Divine Calamity itu sendiri, kehancuran apa yang akan dia ciptakan di tempat ini?
__ADS_1
Dan tiba-tiba, ia berada di atas kota dengan aura yang mendominasi kegelapan!
"Satu ataupun ratusan orang yang berhasil hidup dari bencana ini akan mati." Katanya, ia mengangkat satu tangannya ke atas. "Gluttony!" Katanya, kekuatan spesial yang ia dapatkan sewaktu meningkatkan versi sistem ke level selanjutnya.
Saat ia mengatakannya, gumpalan kegelapan menyerupai tinta hitam melahap ruang-ruang di sekitar mereka kedalam kehampaan. Energi yang ada di langit di ektra sebagai sumber energi baru kedalam tubuhnya, pengetahuan dunia dan lain sebagainya di kompres sebagai data kedalam lautan pengetahuannya.
Kemampuan itu merampok maupun memangsa apapun yang ada saat pengguna mengizinkan sistem beroperasi. Dengan kemampuan ini, penguna dapat memastikan tidak ada satupun yang akan lolos dari tempatnya.
Sesaat kemudian, dunia hening di mana hanya ada kegelapan menutupi seluruh daratan Dinasti Chu. Sejauh mata memandang tidak ada satupun kehidupan yang Qin Chen rasakan, Qin Chen merampok pengetahuan, kekuatan, energi dan lain sebagainya untuknya sendiri dimana ia mengekstrak seluruh kehidupan di Dinasti Han termasuk monster dan demon sebagai sumber kekuatannya.
Kemudian dia menelan ruang/Dinasti Han itu sendiri kedalam ruang hampa yang tercipta di dalam tubuhnya. Begitu kompleks dengan kerumitan yang ada, waktu dan hukum fisika di tiadakan sehingga tidak dapat di tembus dengan serangan apapun yang mereka keluarkan untuk menghancurkan ruang spesial yang tercipta di dalam tubuh seorang Origin. Serangan mereka akan terus berlanjut maju hingga tak berujung menelannya kedalam ketiadaan.
Itu seperti sebuah penjara hitam yang mengerikan!
...
*Bersambung ...
Catatan : Qin Chen gunain energi yang besar untuk memangsa ruang Dinasti Han (Keseluruhan). Tapi sudah kembali pulih karena dia mengekstrak energi mahkluk hidup yang ada di sana dan sisa-sisa energi yang berterbangan di langit. Kemana Kaisar Surga? dia lagi kumpul dengan Kaisar lain membahas Qin Chen, tapi nggak tahu kalau Dinastinya hancur/hilang.
__ADS_1