Last Supreme King System

Last Supreme King System
Chapter 50 :


__ADS_3

Reruntuhan Ancient Realm.


Tempat kuno di tinggalkan leluhur, ada banyak harta surga dan herbal kualitas terbaik di tempat tersebut. Karena itu, tempat ini menjadi pusat pemburuan harta karun bagi para pembudidaya abadi di surga. Salah satu orang yang terpikat dengan harta tersebut adalah Qin Chen, karena dia merupakan kolektor harta sedari dunia rendah hingga ke tempat ini.


Ditempatnya sekarang, ia tengah terduduk di bangunan yang runtuh dengan secangkir minuman hangat seperti biasanya. Karena masih ada stock teh yang di berikan Chu Qincheng sewaktu di dunia atas.


"Banyak orang yang datang ke tempat ini dan di kabarkan mereka tidak pernah kembali hidup-hidup. Paling tidak, mereka mendapatkan luka bakar, kehilangan anggota badan dan masih banyak lagi." Jelas Hang Ma.


"Rumor itu ternyata kau mempercayainya." Qin Chen tertawa tipis membuat Hang Ma canggung.


"Tidak, tidak tuan muda. Kalau boleh tahu, apa yang terjadi tadi pagi, kenapa tuan muda berada di langit. Apa semalam terjadi sesuatu pada Anda." Tanya Hang Ma.


Qin Chen menghela napas. "Para Dewa kuno yang hidup di tempat ini menggunakan Divine Artifact untuk menciptakan ilusi sebesar surga. Mereka mencoba mengurungku di tempat tersebut, dan karena tidak ada cara lain aku menghancurkan surga ilusi itu sepenuhnya dan berakhir di langit." Jelas Qin Chen.


Hang Ma membeku, ia mencoba mencerna apa yang di katakan Qin Chen hingga beberapa menit kemudian dia terkejut. "Apa! Bagaimana bisa mereka muncul di saat aku berjaga. Tuan muda, apa Anda baik-baik saja?"


"Ya kau baik, ada juga kau yang hendak membunuhku di ilusi tersebut. Untungnya, aku mengingat dengan baik bagaimana sifat yang kau lakukan setiap harinya. Jadi semuanya dapat di atur sebaik mungkin." Qin Chen membalasnya.


"Apa!"


Hang Ma syok dengan penjelasan Qin Chen bahwa ilusi itu menciptakan dirinya yang hendak membunuh monster.


"Jangan di pikirkan, aku tahu kau tidak akan melakukan tindakan ceroboh untuk mengganggu monster."


"Te– Terimakasih tuan muda sudah percaya dengan saya."


Meski begitu, Hang Ma gugup karena ilusi tersebut memberikan dirinya persepsi untuk membunuh tuannya sendiri. Meskipun itu hanya sebuah rekayasa, tapi tetap saja itu menakutkan mengingat dia di kenal sebagai, Divine Calamity!


Bahkan selama perjalanan ini, dia sudah mengingat semua kerusakan yang di sebabkan Qin Chen seorang tanpa bantuan siapapun, dan itu murni dengan kekuatan sejatinya.


"Baiklah, minum siangnya sudah selesai, kita akan pergi kedalam reruntuhan ini. Karena tempat ini merupakan reruntuhan besar, akan merepotkan dan membutuhkan waktu lama untuk mengekspos apa yang aku inginkan di tempat ini."

__ADS_1


"Apa tujuan tuan muda datang ketempat ini? Saya dengar ada banyak harta di berbagai tempat, namun anda menghindari semuanya dan memilih masuk lebih dalam dari perkiraan orang-orang di belakang sana."


Ia melompat kebawah, melangkah keluar dari tempat tersebut sembari berkata. "Sebuah harta yang dapat memberikan pencerahan secara penuh, ada di bagian terdalam reruntuhan. Harta tersebut di jaga dengan sesuatu yang kuat, dan kalau kau mau harta di tempat ini, katakan saja dan kita akan kesana untuk mengambilnya."


"Tidak tuan muda, mementingkan kepentingan anda adalah prioritas pertama." Ucapnya.


Ia menghela napasnya, "Kau benar, memprioritaskan kepentingan tuannya adalah hal yang penting. Tapi kau lupa sesuatu, tempat yang aku tuju berada di kedalaman reruntuhan yang tidak mungkin bagi pembudidaya selain para Kaisar surga bisa sampai ke sana, karena itu kau dapat mengatakan apa yang kau butuhkan di tempat ini."


"Jika begitu, saya hanya mencari harta yang dapat meningkatkan pertahanan. Karena kelemahan saya ada di pertahanan."


Hang Ma tidak dapat menolaknya, dengan sikap Qin Chen yang ia ketahui, dia tidak akan berhenti mengatakan hal kosong sampai dia mengatakan keinginannya. "Harta itu berada di bagian tengah reruntuhan, hanya sedikit orang yang dapat menemukan tempat tersebut dan berakhir kematian. Jika ada kesempatan, saya hendak mencobanya."


"Bagus, ayo kita ke sana."


Mereka berdua melesat ketempat tersebut, di sepanjang lorong gelap ada cahaya melintas.


Ada beberapa orang di sana, termasuk wanita yang Qin Chen temuin di pasar. Dia bersama dengan kelompoknya berbicara, di sampingnya ada kelompok wanita yang mengucapkan terimakasih kepada Qin Chen, semuanya berkumpul seperti mengadakan party bersama melawan musuh kuat.


Dia berdiri dengan tenang, dan duduk di bebatuan sembari mendapatkan secangkir minuman. Hang Ma melakukan semua itu dengan tulus, karena dia mendapatkan manfaat.


Wanita di pojok kanan gemeteran, karena Qin Chen membunuh dan melempar salah satu prajuritnya hingga ratusan meter.


Sementara wanita di sisi lain kebingungan, tetapi dia tidak heran karena Qin Chen dapat melenyapkan seorang True Emptiness. Yang artinya, dia mempunyai kekuatan di atasnya hingga memasuki reruntuhan ini hanya bermodalkan dua orang sudah cukup.


"Sepertinya kita bertemu lagi, ya. Wanita yang hebat merampok barangku." Ucap Qin Chen, dia menunjukkan mata begitu dingin menatap rombongan wanita itu dari atas sana.


Hicck!


Hang Ma menoleh ke arahnya. "Apa mereka hendak merampok Anda, tuan muda?"


"Sepertinya, tapi bukan masalah untuk seseorang True Emptiness. Coba-coba mendekat, mereka dapat merasakan neraka yang sebenarnya!" Ucap Qin Chen.

__ADS_1


Tanpa mereka sadari, ada yang muncul di belakang Qin Chen. Itu adalah bayangan hantu dari dasar neraka membawa sabit menyerupai bulan begitu besar, wujudnya tampak seperti tengkorak mengenakan jubah hitam dengan hiasan mahkota di kepala.


Senyuman misterius begitu tulus memberikan kesan bahwa dia lembut dan mematikan!


"Jangan bersikap seperti domba yang malang di hadapanku, kalian membuatku seperti Raja Iblis yang kejam. Sungguh malang bagiku yang baik di anggap kejam pada orang-orang yang membuat salah padaku."


"Tidak!"


"Maafkan kesalahan kami sebelumnya, kami benar-benar tidak mempunyai mata!" Teriak mereka semua serentak.


Qin Chen menyeringai membuat satu dari mereka pingsan ketakutan. "Sungguh kata yang manis. Baiklah, kali ini aku akan melupakan masalah yang terjadi, kedepannya saat kalian melakukan kesalahan di depanku lagi. Neraka terdalam akan menjadi tempat tinggal kalian semua!"


"Baik!"


Ia melompat kebawah setelah menikmati secangkir minumannya. "Kita lanjutkan lagi, Hang Ma."


Qin Chen melambaikan tangannya kepada wanita di samping sana untuk memberikan mereka ketenangan, karena takut dengan dirinya sekarang. Mereka berdua masuk kedalam, mencari ruangan yang seharusnya menyimpan harta pertahanan yang Hang Ma maksud sebelumnya.


"Seharusnya di depan ada lorong lain, reruntuhan ini menyebalkan. Tidak hanya mempunyai lorong bawah tanah yang luas, ada banyak lorong buntu yang menjebak seseorang."


Hahaha—


Hang Ma tertawa canggung.


Sampai di depan pintu besar di tempatkan menyerupai gua, di dalamnya terdapat energi besar memenuhi ruangan dengan monster yang tidak di ketahui. Mereka berdua dapat merasakan adanya bahaya, karena tempat ini merupakan pertengahan reruntuhan, dalam artian lantai 50 mungkin.


"Seharusnya kau sudah siapkan, Hang Ma?"


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2