
Daratan besar Dinasti Chu, keempat wanita itu berpencar di tengah malam membentuk konstelasi kubus di antara Dinasti Chu. Semuanya menyatukan tangan menciptakan gelombang besar penuh fenomena di bawah langit malam, itu membuat pilar ungu menembus langit dengan suara burung surga berkicau di tengah malam menandakan bencana kegelapan sepanjang tahun akan datang, dari hamparan ruang hampa yang luas serigala bulan melolong memanggil sekawanan musibah besar.
"Formasi empat surga dan neraka, Heaven's Harvest Festival."
Bang! Boom! Boom!
Suara gemuruh sepanjang daratan terdengar bergema di antara lembah dan gunung, tanah bergetar hebat membuat perasaan tak nyaman datang, orang-orang yang tertidur lelap terbangun di tengah malam mengamankan barang dan keluarga masing-masing keluar rumah menghindari runtuhnya bangunan.
Sebesar daratan terpasang formasi tak kasat mata, hanya mata seorang True God di tempatnya yang dapat melihat formasi tersebut, "Qin Chen." Terutama hanya mereka yang memasang formasi tersebut yang bisa melihatnya secara langsung, sementara orang luar hanya dapat menatap tanah dan langit seperti biasanya tanpa perubahan apapun.
Kemampuan formasi itu sama dengan yang Qin Chen gunakan sebelumnya. Tetapi mempunyai perbedaan kekuatan yang besar di antaranya, karena kemampuan itu bawaan seorang Qin Chen. Sementara mereka hanya replika yang di modifikasi menggunakan hukum surga dan neraka di tempat sana.
Keempatnya memandang dunia dengan tatapan dingin, di antaranya memberikan kebencian terhadap manusia. Masa lalu hingga masa sekarang, manusia hanya memandang sebelah mata tanpa mencari sisi kebaikan seseorang ataupun mencari tahu kenapa semua itu terjadi?
Chi Wuyao yang mengenal sifat Qin Chen di alam bawah mengaku bahwa takdirnya memang kejam! Sampai di mana ia tidak dapat menemukan kebahagiaan abadi untuk selamanya.
Paginya, ada banyak orang-orang berkumpul di kota membawa barang-barang yang di selamatkan semalam. Dan sebagian orang membicarakan tentang pasukan yang datang dari Dinasti Han yang menghilang dalam semalam. Pasukan itu berada di perbatasan antara Qing Country dan tanah surga Dinasti Chu bagian timur.
Pasukan itu mempunyai jumlah yang besar, tidak dapat di hitung dengan angka melainkan kalimat, "Tak terhitung jumlahnya."
"Bencana, itu bencana!"
__ADS_1
"Semalam adalah kutukan Divine Calamity! Dia mengutuk dunia karena mengancamnya." Teriak salah satu orang di kerumunan itu, suara mereka cukup keras sampai terdengar hingga ke istana surga.
"Divine Calamity murka, dia akan menghancurkan surga. Dia datang ke surga membawa kegelapan dan demon akan mengamuk membuat seluruh makhluk hidup di tempat ini masuk kedalam keputusasaan mendalam!"
"Bunuh Divine Calamity!"
Salah satu orang berteriak keras di kerumunan meminta Divine Calamity untuk menghilang selamanya, riak-riak orang di tengah kota terdengar di telinga empat wanita tersebut yang tengah berdiri di samping pagar istana lantai dua.
Keempatnya memandang dengan diam, ia membantu mempercepat proses kenaikan Qin Chen tetapi tanggapan semua orang mengira itu adalah perbuatan Divine Calamity yang ingin menghancurkan seluruh surga kedalam kegelapan.
"Tanggapan mereka sangat berbeda dengan yang aku harapkan. Disana, dia di kenal sebagai Malapetaka seluruh alam, tetapi saat orang-orang mendengar namanya, mereka akan ketakutan. Para Dewa akan diam untuk berpikir jernih melawannya, tapi di tempat ini, dia—"
"Tidak diterima orang-orang di tempat ini, berbeda dengan di sana. Tapi itu bisa di maklumi karena dia yang di sana begitu brutal di masa lalu, membunuh, bersenang-senang dengan wanita di mana-mana, lalu kemampuan yang misterius itu begitu tidak masuk akal dengan latar belakang begitu rumit. Semuanya tampak misterius—"
"Bagaimanapun, kita datang untuk sesaat membantunya. Memberikan beberapa arahan untuknya, dan meninggalkan beberapa ingatan yang di katakan Qin Chen. Dengan begitu, dia yang ada di tempat lainnya bisa berkembang dengan baik seperti arahan yang di katakan oleh orang itu." Sahut Qui Yu Ran.
Keempatnya mengangguk, "Untuk sekarang, apa yang harus kita lakukan? Jika ketahuan, kita akan mendapatkan masalah besar, dan akan kena marah dengan Qin Chen."
Belum sempat ia mengambil napas, Qin Chen sudah duduk di samping mereka berempat dengan tenang mendengar pembicaraan mereka berempat. Qin Chen menatapnya dengan dingin, itu membuat keempat wanita itu berkeringat dingin, meskipun takaran kekuatan mereka berbeda tetapi Qin Chen masihlah suaminya dari dimensi lain, dan sekarang berhadapan dengan pecahan yang di sebutkan orang itu.
"Orang itu? Dia begitu sampah mempermainkan wanita." Ucap Qin Chen secara langsung di depan mereka, itu membuat keempatnya bingung karena pada dasarnya mereka itu satu orang!
__ADS_1
"Bukankah dia dan kau sama?" Chi Wuyao memalingkan wajahnya sembari menyindir Qin Chen secara terang-terangan di depannya.
Qin Chen menoleh kesamping, ia menatap Chi Wuyao yang berkeringat dingin. "Jaga bicaramu, meskipun aku hanya mengingat sedikit tentang diriku, aku masih dapat membedakan kebaikan dan kejahatan. Jika hanya wanita, aku dapat meraihnya dengan kedipan mata."
"Lupakan, aku tidak ingin membahasnya." Chi Wuyao langsung diam setelah bicara, ia kesal karena sikap Qin Chen yang ini berbeda dengan yang itu.
"Begitu?" Qin Chen mengayunkan kakinya. "Apa kalian berempat yang membuat formasi besar itu, apa yang ingin kalian lakukan dengan itu?"
Chu Hua Hua menuju ke suatu tempat. "Formasi itu sama dengan yang kau bangun. Tetapi ini hanya replika, kami memodifikasinya dengan hukum surga dan neraka untuk membangun Formasi yang mencakup seluruh tempat ini."
"Aku tidak ingin ikut campur, katakan pada dia sewaktu kalian kembali. Jangan menggangguku, atau aku akan datang ketempatnya memberikan pukulan ke wajahnya." Ucap Qin Chen.
Setelah mengatakan itu, ia pergi meninggalkan tempat tersebut menuju medan perang di perbatasan.
"Apa-apaan dia itu! Dia mau memukul dirinya sendiri dengan keras? Dan sikap seperti apa itu, tidak menganggap kita seperti wanita biasa tanpa hubungan spesial apapun!" Diantara keempat wanita itu, Chi Wuyao mudah emosian berdekatan dengan Qin Chen yang sekarang.
Dia marah karena sebelumnya mereka berempat di perhatikan dan di manja habis-habisan, tetapi bertemu Qin Chen yang lain begitu dingin sampai-sampai emosinya tidak tak tertahankan.
"Sudah-sudah, jangan marah-marah. Nanti cantiknya hilang." Qui Yu Ran menepuk punggungnya, ia memenangkan Chi Wuyao yang marah-marah. "Qin Chen mungkin tengah depresi karena istrinya hilang tepat di sampingnya, itu pernah terjadi pada saudari Chu Hua Hua. Dan kita semua, bagaimana sikapnya saat itu berbeda dengan dia yang biasanya, kamu sudah pernah melihatnya, kan?"
Chi Wuyao mulai tenang, ia mengingat bagaimana sikap Qin Chen sewaktu keluarganya hilang begitu berbeda. Tatapan matanya tampak biasa, tetapi di benaknya mempunyai banyak rekayasa keadaan dan kejadian nyata, dan sekarang hal yang sama terjadi lagi.
__ADS_1
...
*Bersambung ...