Last Supreme King System

Last Supreme King System
Chapter 160 : Ribuan Gerbang Muncul


__ADS_3

Setelah seharian bersama Qin Qiyuan Hua, keduanya kembali ke kediaman yang di siapkan kepala akademi. Qin Chen secara tidak langsung telah mengenal mereka, karena itu dia tidak bertanya nama dan level berapa kekuatan sihir mereka.


Qin Qiyuan Hua yang baring di samping Qin Chen sembari memelukku itu bertanya padanya.


"Ayah ... Apa kita bisa bertemu dengan ibu setelah urusan ayah selesai?" Kata Qin Qiyuan Hua padanya.


Qin Chen terdiam cukup lama, dia tidak dapat membalasnya langsung.


"Ya ... Ayah akan menjemput ibu setelah urusan ayah selesai. Untuk sekarang, kamu tidurlah. Jangan pikirkan apapun mengenai ibu, biarkan ayah yang mengurusnya."


"Hmmm ... Qiyuan ingin menceritakan petualangan Qiyuan di dunia ini kepada ibu, karena ibu yang membantu Qiyuan selama berada di tempat ini."


Qin Chen mengusap kepalanya, dan menariknya lebih dekat. Meskipun dia dikatakan Dewa! Atau Makhluk Astral dan lain sebagainya, dia tetaplah seorang ayah di hadapan putrinya.


Seberapa keras dia menahan perasaan, dia tetap tidak akan kuat. Itulah yang membuat Qin Chen begitu perhatian dengan Qin Qiyuan Hua.


Dalam benaknya sekarang, dia meragukan kekuatannya.


Apa aku bisa menjemputnya? Meskipun aku dapat melampaui Ocean Eternity di masa depan, apa aku mampu menciptakan kekuatan yang menerobos dunia nyata?


Apa yang aku ketahui adalah, Ocean Eternity adalah awal dan akhir, bagaimana dia yang berada di luar Ocean Eternity bisa aku jemput dengan kekuatan itu nantinya?


Maka lupakan untuk sekarang, aku mungkin bisa melakukan ini sewaktu aku bertemu dengan "Dia" untuk meminta bantuan.


Jika dia meminta balasan, maka nyawa ini mungkin bisa aku berikan padanya. Dengan begitu, Chu Qincheng kembali dan bertemu Qin Qiyuan Hua.


Pada saat yang sama, Qin Qiyuan Hua tertidur di samping Qin Chen. Qin Chen merapikan poninya, dan memberikan kemampuan angin dan api di ruangan untuk menciptakan suhu normal.


Perlahan dia memiringkan kepalanya ketempat lain, meskipun tubuhnya berada di dalam ruangan, Roh Primordial miliknya di luar.


***


Lapisan langit,

__ADS_1


Meng Hongzhi sudah menunggu cukup lama di atas sana. Qin Chen datang dengan wujud roh-nya, dia meminta Meng Hongzhi datang untuk mengevaluasi sesuatu.


"Tuan ... Seperti yang Anda katakan sebelumnya, ada aura Dewa di Utara. Mereka mungkin orang-orang yang mencari Anda." Jelas Meng Hongzhi mengenai orang di Utara.


Saat mereka tiba berada di sana, Qin Chen langsung mengatakan akan mengevaluasi karena ada Aura Dewa berada di Utara, siapa mereka dan tujuan mereka mungkin adalah Qin Qiyuan Hua, putrinya.


Untungnya dia tepat waktu datang sehingga bisa mencegah hal yang tidak dapat di hentikan para penyihir di akademi mengenainya.


"Dapatkah kamu mengalahkannya?"


"Saya tidak tahu, akan saya usahakan terbaik mungkin untuk mengalahkannya."


Qin Chen mengangguk, "Sebagai tugas awalmu, kalahkan dia. Jika kamu menang, aku akan menerimamu sebagai murid, dan kamu dapat bergabung dengan Sekte Eternal Heaven tempat yang aku buat."


"Baik."


Meng Hongzhi membungkukkan badannya lalu pergi melesat menuju Utara untuk menyelesaikan masalah di sana, kekuatan musuh setara dengan Meng Hongzhi, dan kemenangan sudah di pastikan berada di tangan Meng Hongzhi karena dia mempunyai tubuh matahari yang ia dapatkan.


Qin Chen duduk bersila di tengah malam, dia menyembunyikan keberadaan dirinya dari dunia. Karena hawa keberadaan Qin Chen dapat meruntuhkan dunia dalam sekejap mata kedalam kehancuran.


[Hancurkan.]


Itu saja?


[Benar.]


Qin Chen mengerutkan keningnya, saat mereka berada di sana, keberadaan orang-orang itu bermunculan dan bersembunyi di antara bintang.


"Mudah bagiku menghancurkan mereka, karena sebelumnya aku memancing kemurkaan dewa sehingga para dewa berdatangan dengan pasukan besar untuk menangkapku."


[Tidak ada evaluasi lain selain hancurkan mereka.]


[Keberadaan mereka sangat berbahaya bagi dunia kalau tidak di singkirkan secepat mungkin.]

__ADS_1


Qin Chen tersenyum tipis, "Maka aku akan melakukan yang terbaik untuk memenangkan pertarungan."


Sementara di Utara di urus Meng Hongzhi, di langit Qin Chen mengurusnya sendiri.


Meskipun begitu, dia sudah mengendalikan pertempuran sebelum pertempuran di mulai. Qin Chen mendengarkan segala bentuk pembicaraan mereka di dalam bangunan meski di batasi dengan berbagai formasi besar.


Melihat kebawah, tubuh utamanya terbaring menatap langit di sampingnya ada Qin Qiyuan Hua yang tertidur. Roh Primordial dan tubuh utama dapat saling berinteraksi satu sama lain tanpa mendapatkan batasan.


Qin Chen kembali ke tubuh utama, dan kemudian memejamkan matanya, dia menunggu besok untuk bertarung.


****


Siangnya, selepas dia mengajak Qin Qiyuan Hua berkeliling, Qin Chen menunggu di atas bukit.


Tempat tersebut sangat jauh dari Akademi, dia sudah mempersiapkan tempat dengan sempurna sehingga tidak menyebabkan kekacauan lagi di dunia yang hampir hancur karena perbuatan manusia itu sendiri.


Meng Hongzhi berada di sampingnya dengan beberapa luka yang ia dapatkan sewaktu bertarung, meski begitu itu tidak membahayakan nyawanya.


"Hongzhi, saat aku bertarung nantinya, kau ketempat putriku dan jaga dia sebaik mungkin, tempat ini tidak akan aman bagimu mengikuti arus."


"Baik."


"Ngomong-ngomong, kerja bagus."


"Terimakasih banyak, tuan muda."


Qin Chen mengangguk membalasnya, dia membiarkan Meng Hongzhi pergi menyusul ketempat putrinya.


Setelah itu, ia melepaskan aura yang kuat menyelimuti seluruh dunia kedalam energi yang hancur, itu tidak membuat dunia hancur, melainkan menahan kekuatan musuh untuk tidak menghancurkan dunia.


Selepas dia menutupi dunia dengan auranya, ribuan gerbang di langit tercipta dengan aura intens.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2