
Saat ia kembali ke tempatnya, sebuah serangan tiba-tiba melesat dengan kecepatan luar biasa kearahnya. Qin Chen hanya memandangi serangan itu tanpa bergerak, serangan itu berhenti di pertahanan absolute miliknya.
Kemudian serangan itu lenyap seolah-olah tidak pernah terjadi apapun, membuat para dewa yang tersisa terkejut dan pemimpin klan tertegun melihatnya.
Menjentikkan jarinya!
Orang yang menyerangnya meledak hingga membuat bagian tubuhnya berceceran, darahnya mengalir di lantai membuat sungai yang tak berujung.
"Kau sangat kejam juga ternyata? Qin Chen" Kata Tian Di pada Qin Chen.
"Sebagai serangga rendahan, mereka berani menyerangku secara langsung tanpa memikirkan konsekuensi, kematian instan adalah kebaikan yang aku berikan. Jika mereka tidak menerimanya, ada seribu satu cara menyiksa mereka."
Tian Di tertegun, dia menelan ludahnya, "Ya, lupakan masalah di tempat ini, ayo kembali untuk bersiap-siap. Dan para Pemimpin klan akan menyiapkan pasukan mereka untuk perang yang akan datang tiga minggu dari sekarang."
"Baiklah ... Ada yang harus aku urus di klan, dan sampai bertemu di medan perang pemimpin masing-masing klan." Kata Qin Chen, lalu pergi meninggalkan tempat tersebut sebelum menerima balasan.
"Dia pergi begitu saja?"
"Dasar anak muda yang tidak mempunyai sopan santun pada orang tua!"
"Apa kau bisa menang melawannya dengan kekuatan penuhmu?" Tanya Duo Tian Zhuzai pada para pemimpin.
Mereka semua terdiam untuk waktu yang lama, karena pertanyaan itu sedang mereka pikirkan sekarang.
Seberapa kuat dia sebenarnya?
***
Malam hari, di klan Demon-God,
Qin Chen berada di dalam ruangannya, dia tengah berbaring miring di mana Qin Qiyuan Hua ada di depannya. "Apa kamu takut tidur sendirian sampai datang ke tempat ayah, Qiyuan?" Tanya Qin Chen.
__ADS_1
"Tidak, hanya saja Qiyuan khawatir, perang yang akan datang nantinya, apa tidak bisa di hindarkan karena itu pasti akan membahayakan ayah." Katanya.
"Begitu rupanya ... Jika kamu sudah dewasa nanti, kamu akan tahu apa yang sedang ayah pikirkan sekarang. Perang tidak mungkin di hindari karena sudah di tetapkan sejak ayah berjalan menuju keabadian, karena itu tiga minggu yang akan datang nantinya adalah momen penting bagi ayah."
"Begitu ya ... "
Qin Chen mengusap-usap kepalanya, "Tidurlah ini sudah malam."
"Hmmm ... "
Qin Qiyuan Hua menutup matanya dengan cepat, dia tidur di samping Qin Chen. Sementara itu, Qin Chen menutup matanya dan menggunakan Roh Primordial miliknya keluar dari tubuhnya.
Lautan berbintang yang tak berujung, ia berada di sana sembari bermeditasi.
Qin Chen menyerap energi apapun yang ada di sekitarnya dengan kecepatan instan dan konstan tanpa menyebabkan kekacauan pada alam semesta itu sendiri.
[Penyerapan Anda meningkat pesat, itu memungkinkan Anda untuk menerobos dalam waktu dekat.]
Bagaimanapun setiap alam semesta mempunyai dunia yang ada kehidupannya, di dalamnya ada perang yang terus berkelanjutan hingga menyebabkan kematian yang tak terelakkan.
Energi kematian merekalah yang Qin Chen serap saat ini di berbagai dunia di setiap alam semesta, bahkan energi roh dan binatang-binatang tidak luput dari penyerapan itu sendiri.
Qin Chen seperti makhluk Surgawi yang bermeditasi di antar bintang-bintang seolah-olah ia yang tertua di langit.
Seluruh energi yang ia serap akan secara langsung di kirim ke tubuh utama, itu karena Glutony sudah berevolusi dan menjadi penyerapan terkuat.
Malam di bawah berganti, tetapi Qin Chen masih dalam mode tidurnya, dia tidak bisa menunda-nunda waktu untuk memperkuat fondasinya, bagaimanapun musuh kuat berada di depannya menanti kedatangan seseorang yang bisa mereka lawan.
Tetapi kloning Qin Chen terus menyebar di berbagai alam semesta untuk mempercepat proses peningkatan kekuatan yang tiada akhirnya.
Bagaimanapun, dia seorang rentenir masa mudanya sehingga mengirim kloning yang tak terhitung banyaknya untuk menjelajahi seluruh alam semesta dan mendapatkan kekuatan baru ataupun harta itu akan meningkatkan kekuatannya.
__ADS_1
Rencana yang sempurna!
Dan satu kloning miliknya berada di kediaman bersama Qin Qiyuan Hua, bagaimanapun dia sudah lama tidak bersama keluarganya sehingga kehadiran Qin Chen sangat di butuhkan baginya walaupun hanya kloning.
Qin Qiyuan Hua juga tahu bahwa Qin Chen sekarang tengah berlatih secara tertutup untuk meningkatkan kekuatannya sebelum perang besar secara resmi di mulai di perbatasan.
Pemimpin Demon-God Tian Di juga tidak menyiakan waktu, dia berlatih di ruang khusus untuk mengembalikan kekuatan penuhnya untuk perang.
Dalam beberapa hari ini, kedua orang terkuat di klan menutup diri untuk meningkatkan kekuatan mereka.
"Jika kamu bosan, kamu dapat berlatih dengan ayah sekarang. Bagaimana? Ayah dapat memberikan arahan yang cukup bagimu untuk berkembang."
"Hmmm ... Tapi, Qiyuan sudah mencapai puncak Heavenly God, Dewa Semesta. Karena bantuan sumberdaya yang tak terbatas yang ayah berikan dulu, Qiyuan sangat rajin berkultivasi saat terdampar di dunia lain, jadi sekarang masih macet karena kekurangan pencerahan. Tapi bukan itu masalahnya."
"Jadi?"
"Kalau Qiyuan jadi kuat sangat cepat, ayah nanti tidak mau melindungi Qiyuan lagi, karena Qiyuan sudah bisa menjadi diri sendiri karena sudah kuat."
Sembari menunduk, dia membuat lingkaran di tanah karena itu, Qin Chen tersenyum tipis mendengarnya. Bagaimanapun, putrinya adalah harta berharga, meskipun mereka tidak mempunyai hubungan darah, hubungan ayah dan anak tidak dapat di pisahkan oleh apapun di dunia.
"Seorang putri kecil akan selalu menjadi putri kecil, tidak dapat berubah meskipun kamu tumbuh dewasa ataupun menjadi sangat kuat di masa depan, di depan ayah dan ibu, kamu tetap seorang putri kecil kami yang lucu, kamu tidak perlu mengkhawatirkan tentang ayah dan ibu yang tidak sayang lagi, itu tidak mungkin kami lakukan meskipun kami di perintahkan langit untuk menjauhimu."
"Apa benar begitu, ayah dan ibu tidak akan membenciku kalau aku dewasa dan tetap berada di sampingku?"
"Ya, ayah janji tentang itu."
Qin Chen juga menyadari kenapa putrinya mengatakan itu, ini mengingatkan dia sewaktu bertemu dengan putrinya. Bagaimanapun kehidupan dia waktu itu di manfaatkan demon untuk mendapatkan kekuatan besar menguasai dunia.
Dan dia di tinggalkan olehnya sesama rasnya karena alasan tertentu, dan berakhir berpindah dimensi ke dunia tempat Qin Chen tinggalin.
...
__ADS_1
*Bersambung ...