Last Supreme King System

Last Supreme King System
Chapter 94 : Golden Sand Essence


__ADS_3

Qin Chen mengerutkan keningnya, ia mendongak ke atas mengecek sesuatu yang ada di atas sana. Ada sembilan pecahan Roda Reinkarnasi yang telah hancur selama perang generasi pertama. "Bukankah di sana adalah Roda Reinkarnasi yang hancur?" Tanya Qin Chen.


"Anda benar, saya menyimpannya di sana untuk mendapatkan energi bintang. Mungkin butuh miliaran tahun lagi untuk dapat bersatu, mengingat Roda Reinkarnasi membutuhkan energi yang sangat besar untuk memulihkannya seperti sediakala." Jelasnya kepada Qin Chen.


Qin Chen menariknya ke tangannya, ia secara dekat mengintip tulisan kuno di dalamnya terukir sangat kuat dengan hukum dunia.


Dia melepaskan sedikit energi dewanya membuat dimensi tersebut bergetar hebat seakan-akan mau runtuh, para penyihir besar berlutut tidak dapat merasakan kakinya sewaktu energi itu menekan mereka secara keseluruhan.


Qin Chen memperbaiki Roda Reinkarnasi dalam waktu singkat, ia lalu melepaskannya ke langit membentuk Megaproject bintang baru.


Sinarnya begitu terang sampai menembus angkasa, jiwa-jiwa yang tertahan secara bertahap bereinkarnasi. Dewi Pencipta merasakan perubahan pada dunia, itu membuatnya lebih baik.


"Roda reinkarnasi sudah di pulihkan, jiwa-jiwa yang tertahan secara bertahap bereinkarnasi. Sebagai hadiah, aku akan memberikan berkah pada tubuh utama mu, kau dapat merasakannya nanti."


"Terimakasih banyak Yang mulia."


Qin Chen menoleh kesamping, ia melihat ras elves tersebut. "Perang dunia adalah urusan kalian melawan Demon King, aku hanya Dewa luar yang datang untuk mencari tahu tentang tempat kelahiran putri angkatku, kau bawa aku ketempat kelahiran putriku berada."


"Baik."


"Sementara yang lain, Artefak kuno itu adalah benda surgawi. Aku tidak dapat membantu lebih dikarenakan hukum dunia akan mengungkapkan keberadaanku, kalian lah yang harus memecahkan misteri dari Artefak ruang waktu itu."


Qin Chen menghilang bersama dengan Penyihir terkuat di sana.


***


Tanah Elves—


Setibanya di sana, orang-orang di tempat tersebut meningkatkan kewaspadaan terhadap kedatangan orang luar. Qin Chen melepaskan energi perinya membuat semuanya tercengang, ia melangkah memasuki sebuah lubang di bawah pepohonan rindang.


"Kemana tuan ingin menuju?"


"Taman bunga, apa ada tempat tersebut?"

__ADS_1


"Ada, itu berada di barat desa Harvesters Apple. Tuan dapat mengikuti saya ke sana, karena mereka berwaspada terhadap orang asing yang masuk, ini dikarenakan masalah beberapa tahun lalu."


"Begitu rupanya, aku tidak akan ikut campur urusan kalian. Karena itu melanggar hukum dunia, dan meskipun aku dapat mengabaikan hukum tersebut, aku hanya memberikan wajah pada Dewi Pencipta yang sudah berjuang."


"Tidak apa-apa."


Keduanya sampai di taman tempat di mana Qin Qiyuan Hua katakan dulu, di taman tersebut terasa energi kekacauan. Qin Chen mencabut salah satu bunga di sana sebagai bentuk bahwa dia pernah pergi kesana walaupun kebetulan.


"Bisa kau jelaskan singkat saja tentang ras elves di tempat ini."


"Tidak banyak yang bisa saya katakan, ras elves kami hanya bergantung pada namanya hutan, dan Harvester Apple adalah hutan yang kami tempati sekarang. Tempat ini terpisah dengan dunia luar karena saya menggunakan sihir kelas tinggi untuk memisahkannya dengan penghalang."


"Disamping itu, kami tidak ikut campur dengan urusan manusia. Hanya saya seorang yang datang ke dunia manusia untuk mendapatkan pengalaman selain ditempat ini, para tetua menyetujui hal tersebut dan membiarkanku pergi."


Qin Chen mengibaskan tangannya membuat hutan-hutan di sana subur, bahkan energi alam melimpah ruah di tempat tersebut. Penyihir terkuat tercengang melihat semuanya berubah pesat.


"Aku sudah memberikan energi alam yang subur untuk hutan ini, ini adalah ucapan terimakasih atas putriku yang pernah tinggal di tempat ini." Ucap Qin Chen.


Dan sekarang ia berada di luar desa elves, di sana terdapat banyak ras elves yang mendominasi hutan besar dengan rumah-rumah pohon.


Qin Chen mengabaikan hal tersebut, karena apa yang ia inginkan sudah didapatkan. Dan semuanya sudah jelas sekarang, bagaimana putrinya berada di dunianya waktu itu dan tentang taman bunga dan istana yang dia katakan sangat besar.


"Masalah perang dunia bukanlah urusanku. Aku datang ke dunia ini tanpa sengaja karena keempat wanita itu yang membawaku ke sini." Gumamnya.


Sementara kekuatannya masih di ranah True Emptiness!


"Kau dapat kembali ke Sanctuary. Katakan pada yang lain, dunia ini akan aku hubungkan dengan duniaku. Jika kalian mencapai ketinggian surga, kalian dapat bertemu denganku di dunia lain. Pelajari hukum ruang dan waktu dari artefak yang aku berikan, aku hendak kembali ke dunia asalku."


"Tuan, sebelum anda kembali. Dewi Pencipta memberikan wahyu kepada saya untuk membawa Anda ke pulau misterius yang mungkin dapat membantu anda."


"Baiklah."


Keduanya terbang menuju pulau yang tidak jauh dari sana, di sana ia melihat segunung esensi emas yang terbengkalai membuatnya tersenyum puas.

__ADS_1


"Golden Sand Essence!"


"Benda ini yang aku butuhkan untuk sekarang, katakan padanya ucapan terimakasihku sebelum kembali."


"Baik."


Qin Chen menyerapnya langsung kedalam tubuhnya, itu secara otomatis meningkatkan fondasi dan pertahanan terhadap semesta yang ia ciptakan sekarang.


Darah emas beracun mengalir dalam tubuhnya, itu merupakan darah tertinggi yang tidak pernah terjamah siapapun di dunia tempatnya berada.


Esensi dari darah emas meningkatkan domain Qin Chen yang meminum kecil meluas secara bertahap. Qin Chen menghela napasnya, ia hanya dapat menyempurnakan 50% Esensi pasir emas.


Setelah beberapa jam berlalu, ia membuka matanya melihat sekujur tubuhnya mempunyai cahaya keemasan. Matanya bercahaya terang melihat fenomena yang terjadi pada dunia ini sekarang.


"Darah emas beracun sangat membantuku dalam memperluas domain True Emptiness! Sekarang, itu bukanlah masalah besar untuk menciptakan keributan di Dunia utama tanpa mengkhawatirkan apapun." Gumamnya.


Sebelum itu, ia menggunakan prinsip ruang dan waktu untuk menggabungkan dua dunia yang ia tempati sekarang menjadi satu bagian aliran waktu sehingga Dewi Pencipta mempunyai Tuan nya untuk mengabdi ataupun menerima wahyu.


Dunia terguncang dalam waktu singkat, dan gemuruh guntur menyerang gunung. Sebuah fenomena besar dapat di lihat para penyihir besar lainnya di langit, ada gumpalan awan hitam berputar di satu tempat sangat lama.


Qin Chen mengikat dunia tersebut dengan hukum ruang dan waktu, ia mempersilahkan orang-orang di dalam sana mencapai ketinggian surga dan pergi dari dunia tersebut menuju dunia baru.


Walaupun ia tidak tahu siapa yang memegang dunia tersebut, itu akan ia pikirkan lain kali.


Ia turun dari langit menginjak tanah, ia berada di hadapan Penyihir terkuat. "Terimakasih atas bantuannya. Jika ada sesuatu yang aku butuhkan, aku akan menghubungimu dengan ini." Ia melempar sebuah token giok kepadanya.


"Sekarang dunia ini sudah terhubung dengan duniaku. Kalian bisa ke sana sewaktu memahami prinsip ruang dan waktu yang aku berikan di dalam Artefak tersebut, dan dapat di manfaatkan sebagai media pertahanan terakhir kalian melawan Demon King." Ucap Qin Chen.


"Baik tuan.'


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2