
Setelah melakukan pergerakan besar yang mengguncang surga dan bumi, ia menciptakan kengerian di berbagai belahan dunia. Semua orang menganggap bahwa ini adalah kehendak Divine Calamity, yang di landaskan kehancuran dunia berada di depan mata. Qin Chen mengabaikannya, ia tengah menanggapi kedua domba malang memohon ampun kepada-nya, tatapan mata ketakutan dan putus asa seperti menatap sesuatu di luar kemampuan mereka berdua.
Ia masuk kedalam istana tanpa ragu melepaskan aura kegelapan itu untuk menekan orang-orang di dalam sana, bahkan orang suci di samping Tang Yin Yi tidak berani bergerak sewaktu ia menatap aura kegelapan ada di depan matanya.
Kesombongan dan keangkuhannya memudar sewaktu menatap Qin Chen. Jika itu tubuh utamanya, ia masih dapat menahan aura kegelapan yang mengerikan itu, sayangnya mereka berdua berhadapan langsung dengan jiwa Qin Chen yang mengandung kebencian, kemarahan dan lain sebagainya atas seluruh kehidupan di langit maupun bumi.
"Xiao Yin Yi." Saat ia berada di tengah-tengah ruangan, Qin Chen memanggil namanya.
Tang Yin Yi langsung membuka matanya, ia menoleh kebelakang di mana Qin Chen ada di depan matanya. "Chen Gege? Apa itu benar-benar kamu?" Katanya, dia ragu-ragu untuk mendekatinya. "Apa mungkin ini halusinasi karena proses pencerahan terganggu? Tidak mungkin! Padahal aku sudah sangat lama menantikan pertemuan ini, di mana Chen Gege melihat pencapaianku."
Qin Chen tertawa tipis mendengarnya, ia meminta Tang Yin Yi untuk mendekat. "Sekarang kita akan keluar dari tempat ini, karena sebentar lagi akan hancur karena korosif yang bersifat kepunahan, orang-orang ini akan mati atas tindakan dan dosa mereka di dunia." Ucap Qin Chen.
Saat ia mendengar suaranya, ia mendongak ke atas lalu kesamping untuk melihat orang suci itu tengah ketakutan menatap Qin Chen. Tubuhnya berhenti bergerak, dan ada suara seperti memintanya untuk tidak mengikutinya, namun ia tidak mendengarnya sama sekali. Tapi Qin Chen tidak pernah berbohong kepadanya hingga sekarang, dan mungkin ada hal lain yang tidak dapat ia katakan kepadanya.
Tidak lama kemudian, ia melangkahkan kakinya mendekati Qin Chen.
"Kita akan keluar dari tempat ini." Qin Chen mengetuk keningnya. "Masalah tentang pencerahan atau apapun itu, Chen Gege akan bantu kamu mendapatkannya nanti. Untuk sekarang kita harus keluar, mengerti."
"Baik, aku akan ikut selama Chen Gege yang mengatakannya langsung." Balasnya, dia berada di hadapan Qin Chen, dan kemudian mereka melakukan teleportasi ke dunianya.
Sementara orang-orang di dalam ruang hampa itu, mereka di bawa kedalam proses hukuman!
***
__ADS_1
Lautan bulan berada di bagian barat, hanya ada bintang-bintang terang di sana. Sebuah perahu berada di atas permukaan laut hendak menuju daratan tetangga, Dinasti Ma. Sebagian besar daratan itu hancur akibat ledakan plasma sebelumnya.
Sementara di depan Qin Chen, Tang Yin Yi muncul secara mengejutkan dengan posisi terduduk di bangkunya. Qin Chen menggunakan kesadarannya untuk menjemput Tang Yin Yi di dalam ruang hampa, kemudian dia membawanya keluar dari ruangan itu, dan duduk di atas perahu yang sekarang menuju daratan lain.
Sudah 20 tahun ia tidak bertemu, Qin Chen mengetuk keningnya langsung. "Bagaimana dengan petualanganmu?" Katanya.
"Sangat menarik, ada banyak hal yang aku dapatkan. Mulai dari pengalaman, teman, dan masih banyak lagi yang tak terhitung jumlahnya. Aku mengikuti saran Chen Gege untuk pergi mencari harta peninggalan, dan menjadi seorang Saintess beberapa tahun belakangan ini. Namun aku belum mendapatkan berkah untuk mendapatkan kemampuan tak tertandingi, tapi tidak apa-apa karena sekarang aku dapat bertemu dengan Chen Gege, dan bisa mengatakan segalanya." Jelasnya.
Dia begitu antusias membicarakan petualangannya kepada Qin Chen, Qin Chen tertawa mendengarnya.
"Chen Gege akan mendengarkannya, kapapun itu. Namun untuk sekarang, Chen Gege akan memberikan pencerahan khusus padamu, kamu bermeditasi lah dan bersiap menerima pencerahannya." Ucap Qin Chen.
Tang Yin Yi tidak tahu apapun, namun ia mengikutinya.
[Origin Tree menyetujui gagasan tuan.]
[Dengan pencerahan dari tuan akan membuat Saintess mendapatkan kemampuan Divine tak tertandingi.]
Disamping semua itu, ia mempunyai wewenang atas pencerahan ini, dan dapat memberikan Tang Yin Yi sebuah kehidupan dan kedamaian yang di dambakan banyak orang. Saat ia menyentuh keningnya, sebuah kilatan cahaya masuk kedalam kening Tang Yin Yi dan kemudian ia mendapatkan informasi tak terhitung jumlahnya di dalam laut pengetahuannya.
Qin Chen membiarkannya untuk mencerna dan memahami pencerahan yang ia berikan.
Seminggu kemudian, ia membuka matanya yang memancarkan kejeniusan dan harapan bagi manusia. Penampilan anggun tak terbantahkan dapat meruntuhkan sebuah Dinasti, dan aura yang agung memikat apapun di sekitarnya, ia tampak terlahir kembali sebagai Saintess.
__ADS_1
Qin Chen memberikan pakaian baru kepadanya, karena yang ia kenakan sekarang sudah bolong-bolong, dan kekecilan.
Tang Yin Yi langsung menutupinya, ia memutarkan tubuhnya kebelakang meminta Qin Chen untuk tidak mengintipnya. Walaupun dia mengatakannya, sepanjang perjalanan ini Qin Chen sudah menatapnya sepanjang waktu. Kenapa? Karena pencerahan yang ia berikan mengandung pengetahuan, dan kemampuan baru.
Lompatan energi besar yang masuk merobek tulang dan daging, dan pakaiannya ikut kedalamnya.
Setelah beberapa saat berlalu, Tang Yin Yi duduk dengan marah memerah, karena Qin Chen sudah mengintipnya selama ia memahami pencerahan yang dia dapatkan. Qin Chen batuk beberapa kali membuka pembicaraan di antara mereka berdua sekarang.
"Karena kamu sudah mendapatkan pencerahannya, kamu sudah resmi menjadi Saintess. Selamat atas keberhasilan menjadi Saintess, Saintess Yin Yi." Ucap Qin Chen.
Tang Yin Yi malu-malu mengangguk, karena ini yang dia inginkan.
"Sebentar lagi kita akan sampai ke daratan tetangga, di sana kita akan berpisah lagi karena ada banyak urusan yang harus aku selesaikan. Tapi intinya, aku bangga padamu karena mencapai apa yang tidak bisa orang lain capai, kamu seorang wanita yang bekerja keras untuk mendapatkan pencapaian ini, kamu layak mendapatkan gelar Saintess ini, Xiao Yin Yi." Lanjutnya.
"Chen Gege, apa kita tidak bisa pergi bersama? Aku ingin bertanya banyak hal tentang Chen Gege dan kenapa kedua orang suci ketakutan saat mereka menatap Chen Gege." Ucapnya, meski dia sangat senang karena Qin Chen lah yang memberikan gelar dan orang pertama yang melihat pencapaiannya.
Qin Chen mengetuk keningnya. "Seseorang ataupun banyak dari orang mengatakan bahwa Chen Gege seharusnya tidak ada di dunia karena keberaniannya dapat membahayakan maupun menghancurkan dunia."
Hanya beberapa kiasan kata itu, Tang Yin Yi membeku karena ia menyadari apa yang tengah Qin Chen katakan. "Jadi begitu, ternyata yang banyak orang katakan adalah Chen Gege. Divine Calamity yang kejam dan tanpa pandang bulu menghancurkan ataupun membunuh siapapun yang menghalanginya."
Tidak ada bantahan, karena semuanya benar bahwa Qin Chen adalah Divine Calamity.
...
__ADS_1
*Bersambung ...