Last Supreme King System

Last Supreme King System
Volume 2 (Bab.60) : Kebangkitan Demon King, Qin Chen!


__ADS_3

Suara terompet suci berkumandang di atas tanah Dinasti Han. Semua orang berangsur-angsur merapat ketempat acara suci di adakan. Sementara di luar kota, kilatan surgawi melintasi pegunungan dan sungai menciptakan fenomena besar mendistorsi ruang yang ada untuk memotong langit, dan kemudian waktu berputar-putar di atas seakan bermain bersama dengan dunia selama ribuan tahun mengumpulkan energi surga dan bumi, dan dalam sekejap mata energi tersebut terkumpul di dalam inti sari yang tertabur di mahkota Nelumbo nucifera Gaertn.


Kini, bunga itu mulai bermekaran dengan menampilkan keindahan suatu kecantikan atas kemurnian surga dan bumi.


Tanpa mereka sadari ada bencana besar yang akan datang dari belakang mereka, kini sudah di depan mata, amukan monster dan demon— Saat dia turun kebawah untuk menyambut kedatangan Saintess baru di bawah naungan Orang Suci, mereka mempersiapkan segalanya dengan matang-matang di mana mereka menghindari segala sesuatu keadaan yang merugikan diri sendiri ataupun menyangkut nama baik, Orang Suci.


Namun mereka tidak menyadari keadaan surga sekarang tengah bagaimana? Tetapi mereka dengan lantang menggunakan Terompet Suci di waktu surga tengah kacau akibat invasi monster-monster dari berbagai belahan dunia.


Sewaktu terompet suci berkumandang di langit, maka banyak monster dan demon bergerak ke sumber suara untuk mendapatkan kekuatan! Kekuatan tersebut ada di atas, berkumpul membentuk sungai spiral membalut sebuah bunga Nelumbo nucifera Gaertn yang mengandung kekuatan tak terbatas!


Sedangkan orang-orang yang di butakan kepentingan pribadi tidak menanggapi bencana tersebut. Mereka mementingkan diri sendiri di mana orang-orang tidak ingin ketinggalan untuk mendapatkan kesempatan berada di bawah bimbingan Orang Suci.


Qin Chen ada, namun ia tidak membantu menahan kekacauan tersebut karena intinya— hancur ataupun tidak kota ini adalah keinginan yang tercipta atas kehendaknya. Mendapatkan kesempatan untuk menghancurkan kota di waktu orang-orang berkumpul, mau itu wanita, pria ataupun anak-anak yang baru lahir, ia tidak memperdulikan hal tersebut.


Dia berada di puncak gunung, menduduki singgasana yang ia buat dengan tulang-tulang manusia di masa lalu. Dengan arogan menyilangkan kaki menatap kota dengan senyum menyeringai dengan tangan kanan menyangga kepalanya yang sedikit miring.


[Evaluasi monster dan demon sudah mencapai puncak rantai makanan. Dalam empat setengah menit, rombongan monster dan demon akan datang dengan kecepatan tinggi.]


Qin Chen hanya tersenyum sinis menatap orang-orang di bawah sana. Disamping semua yang ia lakukan sekarang, ia sudah mengutamakan keselamatan orang yang berada dalam naungannya. Tang Yin Yi, ataupun wanita pedagang buah, Hui. Yang sudah menghasilkan banyak uang dari pengunjung luar kota maupun dalam kota.


Secara keseluruhan daratan besar Dinasti Han bergetar hebat, mereka hanya tertawa dengan perasaan bahwa ini adalah momen sebuah kekuatan besar terlahir ke dunia. Namun mereka masih belum sadar bahwa ini guncangan dari pergerakan monster dan demon yang menuju ketempatnya.

__ADS_1


"Sebentar lagi, lautan darah dan keputusasaan yang dalam mereka rasakan. Bagaimana menganggap perayaan suci berubah menjadi malapetaka! Kematian dan keputusasaan di mana-mana, irama melodi manusia berteriak memohon pengampunan dan harapan." Qin Chen tersenyum tipis, ia merasa bahagia melihat penderitaan orang lain. "Sungguh irama yang merdu, membayangkan bagaimana mereka memohon dan berlutut di hadapan kekuatan absolute. Aku menunggu waktu mendengar tangisan ketakutan akan kiamat!"


Seseorang berada di dalam istana menghadapi monumen suci. Tang Yin Yi menyatukan kedua telapak tangannya, lalu menutup mata berdoa kepada Asal untuk memberikan pencerahan seorang Saintess.


Sementara di belakangnya, bangsawan atau bisa di katakan keluarga besar dan ternama berlutut menghadapi monumen suci. Sedangkan di samping Tang Yin Yi adalah dua Orang Suci dengan pencapaian luar biasa di mata masing-masing. Cincin surgawi melingkar di belakang punggung, sebuah kebijaksanaan terlepas mengungkapkan keagungan.


Qin Chen dari kejauhan muak dan ingin muntah melihat kedua Orang Suci bersikap agung di hadapan orang-orang. Kebijaksanaan? Bahkan seorang Qin Chen mempunyai kebijaksanaan yang agung terlepas dari sikapnya seorang demon, ia mengakuinya sendiri bahwa ia adalah Demon! Tanpa orang lain mengatakannya, ia sadar dengan kepribadiannya sendiri.


Satu setengah menit kemudian— monster dan demon berdatangan di saat erupsi energi surga dan bumi mulai mengamuk di atas sana. Para monster dan demon meraung dengan berbagai macam suara, bergema hingga seluruh daratan besar Dinasti Han gempar. Orang-orang yang di kota menoleh ke belakang dengan gugup, dan takut di penuhi keputusasaan untuk melihat apa yang terjadi sekarang.


Saat mata terpaku pada satu pandangan, mereka menyaksikan monster-monster mengerikan dengan ukuran besar menatap dengan haus membunuh!


Para demon yang tak terhitung banyaknya berkumpul dengan niat membunuh! Sabit kematian melayang di langit, dan kemudian sebagian besar manusia mati dalam satu serangan, kota yang indah hancur berantakan!


"Semuanya, selamatkan diri kalian masing-masing!"


Sebelum suara itu terdengar di kota untuk memperingati orang-orang di sana, batu besar melesat di langit-langit kota menyerat ratusan meter menghancurkan bangunan-bangunan. Sementara itu, sebuah rantai besar memotong lautan dan gunung, monster dari permukaan laut terbangun dari hibernasi membuat tsunami dan ledakan gunung merapi akibat pergerakan besar dari dasar laut, serangan itu menenggelamkan daratan besar Dinasti Han!


Banyak kota dan desa hancur akibat serangan monster, tidak luput dari kerajaan besar ikut kedalam domain kehancuran. Bahkan demon yang berkumpul belum sempat untuk bergerak mengambil panggung utamanya. Mereka ketinggalan pesta penyambutan, ini membuat kedua belah pihak saling beradu kekuatan satu sama lain.


Tangisan dan keputusasaan satu-persatu terdengar, Qin Chen tersenyum tipis memandang kehidupan yang hancur dengan putus asa menghadapi kiamat. Siapa yang dapat memerintahkan monster dan demon bergerak untuk menghancurkan apapun selain dia satu-satunya orang yang dapat memerintahkan segalanya, Divine Calamity!

__ADS_1


Kekacauan di kota semakin besar, tetapi di dalam istana mereka menahan diri dan bersikap tenang agar tidak mengganggu proses pencerahan Saintess Tang Yin Yi.


Sementara satu Orang Suci bergerak keluar untuk memantau kekacauan di kota. Bagian Utara ada banyak monster berkumpul mengepung kota, dan dari bagian Selatan ada para demon yang berkumpul mengepung kota, mereka bertarung satu sama lain untuk memperebutkan kekuatan tak terbatas yang terlahir ke dunia.


Matanya tajam, ia mendongak ke atas menemukan Qin Chen tengah duduk di singgasana terbuat dari kerangka manusia! Dia mengertak kesal mengetahui Divine Calamity berada di tempat ini, dan membuat kekacauan di saat seorang Saintess mencoba menerima pencerahan!


Menyentuh dagu mencoba mencari cara menggunakan kambing hitam sebagai pelakunya. Disaat ia memikirkan hal tersebut, ia menyeringai dengan kepuasan! Dengan cepat mengangkat tangannya, ia memproyeksikan Qin Chen yang tengah duduk di singgasana!


"Semuanya, dengarkan saya bicara!" Katanya, suara itu terdengar di langit. "Divine Calamity berada di puncak gunung membuat bencana kekacauan ini dengan mengendalikan para monster dan demon! Dia mengganggu pencerahan Saintess untuk mengacaukan ritual suci yang dapat membunuhnya di masa depan! Saya berharap, kalian semua bekerjasama membantu mempertahankan istana sampai Saintess mendapatkan pencerahan untuk melawan Divine Calamity di masa depan."


Saat suara itu terdengar, orang-orang menoleh ke istana yang di mana Saintess baru akan terlahir ke dunia membawa harapan bagi mereka semua sebagai kehidupan terendah. Mendengar hal tersebut, orang-orang di sana dengan bangga menyerahkan nyawa masing-masing untuk menahan serangan monster dan demon.


Berharap dosa mereka mendapatkan pengampunan saat mati dengan memegang harapan kedamaian dunia di tangan manusia. Mereka mengangkat senjata dan melawan monster maupun demon!


Qin Chen hanya menyeringai mendengar drama seorang Orang Suci meminta orang-orang lemah menjadi perisai daging menahan serangan monster dan demon sampai pencerahan selesai. Dan dengan mudahnya mereka termakan omongannya, ini membuat Qin Chen tertawa terbahak-bahak melihat kemampuan memanipulasi pikiran seseorang.


Hanya karena dia di akui sebagai, Orang Suci? Mereka dengan mudah percaya bahwa mereka adalah kebenaran!


"Hahahahaha!" Qin Chen tertawa terbahak-bahak di singgasananya. "Manusia bodoh, makan lah keputusasaan yang kalian hadapi. Dan mati lah dengan cara menyedihkan!"


...

__ADS_1


*Bersambung ...


Catatan : Intinya, Qin Chen megang 7 Dosa Besar di mana itu membuat Qin Chen berubah seperti sekarang. (Itu semua karena kemarahan, kebencian, dan banyak lagi akibat kehilangan Chu Qincheng dan putrinya, paling utama Chu Qincheng.) Sementara 7 Kebajikan Surgawi yang di katakan di bab sebelumnya di pegang Chu Qincheng di mana ini adalah penangkal Qin Chen (Ini Spoiler.)


__ADS_2