
*Cough
Sebelum kematiannya, ia memuntahkan darah segarnya dan kemudian tergeletak tanpa nyawa. Jiwanya hancur berkeping-keping, jalur reinkarnasi di musnahkan dalam satu serangan itu membuat semua orang semakin ketakutan dengan pemuda di atas sana.
Pure Death— Semua orang berteriak kearahnya dengan sebutan, Pure Death. Kematian murni yang di dasarkan kekuatan, dan kemampuan seseorang mengendalikan benang takdir.
Qin Chen mengabaikan nama itu, ia menatap tajam ke depan. "Kaisar surga, bukankah kau mempunyai urusan denganku? Kemari dan hadapin aku secara langsung, atau kau takut dengan kematian, lalu membiarkan bawahanmu yang bodoh untuk bergerak membunuhku?" Ucap Qin Chen.
Bang!
"Lancang!" Katanya, suara itu terdengar hingga ke penjuru daratan medan perang. "Divine Calamity! Apa kau kira aku tidak tahu perbuatan apa yang kau lakukan pada kekuasaanku!"
"Daratan itu? Aku hanya muak melihat Orang Suci datang ketempat itu, dan ada banyak dosa di mana-mana. Jadi aku memurnikannya, seharusnya kau berterimakasih padaku karena telah memberikan kekuatan tak terbatas di kedalaman jurang hampa."
Kaisar Han menahan amarahnya yang membulat-bulat, ia kemudian menyeringai dengan kepuasan. "Divine Calamity, aku akui kau sangat kuat. Tapi kau tetap mempunyai kelemahan, karena tidak ada yang sempurna di dunia!"
"Apa maksudmu." Ucap Qin Chen, dia penasaran dengan sikap arogannya.
Keempat wanita, Kaisar dan Venerable Saint ikut bingung dengan sikap Kaisar Han yang berubah seakan-akan mempunyai rencana untuk Qin Chen.
Dengan angkuhnya, ia mengangkat tangan ke atas memperlihatkan rekaman seseorang di langit. Semua orang mendongak melihatnya, termasuk kaisar surga Chu terpaku pada satu bayangan seseorang di atas sana.
"Apa kau kenal dia?" Kaisar Han bicara sembari memprovokasi dengan senyuman liciknya.
__ADS_1
Qin Chen terdiam dengan bibir membeku tidak dapat bicara, di hadapannya adalah proyeksi rekaman Chu Qincheng masih hidup. Tetapi dia mempunyai banyak luka pada tubuhnya seolah-olah terjadi sesuatu padanya di luar sana sendirian.
"Seluruh dunia mungkin tidak mengetahuinya, tetapi aku mengetahuinya. Dan sekarang, aku akan mengumumkan pada dunia bahwa Divine Calamity mempunyai seorang istri, dan wanita itu adalah Putri Kaisar Chu!" Ucapnya dengan lantang di atas sana terdengar seluruh orang di Dinasti Chu.
Proyeksi rekaman Chu Qincheng terpampang di langit membuat semua orang dapat melihatnya dengan kedua matanya sendiri tanpa bantuan mata dewa. Hal tersebut membuat keributan besar dan kontroversi di mana-mana.
Keempat wanita itu menggelengkan kepalanya, karena Kaisar Han melakukan tindakan bodoh.
***
Qin Chen terdiam tidak bicara mendengarkan provokasi Kaisar Surga Han. Sepanjang waktu ia mencarinya, ia menemukan istrinya terluka entah di mana keberadaan dia sekarang. Dan sekarang, orang itu dengan arogan memperlihatkan penderitaan istrinya tepat di depan matanya langsung.
Auranya semakin menggelap, guntur-guntur mulai menyambar, dan angin dingin semakin kencang bertiup dari lautan menuju daratan besar.
Crack!
Dia langsung mendongak ke atas menemukan dimensi surga mengalami keretakan cukup besar. Ia buru-buru memalingkan wajahnya kembali ke tempat Qin Chen berada sekarang, auranya semakin menggelap hingga mencekik mahkluk hidup di surga.
"Seharusnya dia tidak melakukan ini. Mencari masalah dengan seseorang yang kehilangan cintanya sangat berbahaya, apa lagi dia melawan Qin Chen. Ha! Kaisar itu benar-benar bodoh, aku sampai mengingat beberapa orang bodoh yang pernah melakukan ini." Ucap Mu Xuayin.
Ketiganya mengangguk, mereka tengah mengamati Qin Chen yang mengeluarkan aura gelapnya tetapi tidak bertindak menggila membuat mereka kebingungan setengah mati. Karena biasanya akan menggila hingga menghancurkan apapun yang mengganggu pertarungannya.
Qin Chen menelan kemarahannya kedalam hatinya, ia menghilangkan aura gelap mengerikan itu dalam sekejap. Semua orang merasa lega dapat bernapas tetapi ketakutan dan bingung dengan sikap Divine Calamity yang sekarang.
__ADS_1
Kaisar Han yang awalnya tersenyum puas berubah pucat karena Qin Chen tidak menggila seperti yang ia rencanakan sebelumnya dengan beberapa Orang Suci dan kaisar surga lainnya.
Qin Chen melepaskannya genggaman tangannya, ia menghela napasnya. "Seorang kaisar menggunakan trik murahan untuk menjebak orang lain, kau menganggapku seperti orang bodoh yang akan terpancing dengan trik murahan itu?" Ucap Qin Chen.
Semuanya kebingungan!
"Kau benar, dia istriku. Dengan memancing amarahku, kau dapat menggunakan penghakiman surga. Syarat menggunakannya cukup mudah, seseorang yang mempunyai pontensi mengancam surga akan memicu hukum surga, bukan?"
Gertak!
"Sayangnya, aku mengetahui itu sebelum memusnahkan Dinasti Han. Dan kau bahkan tidak menyadari hal tersebut bahwa aku mengelabui hukum itu sendiri yang kau anggap sebagai kekuatan mutlak." Lanjutnya.
"Apa kau menganggap ini adalah rekayasa? Divine Calamity, mungkin kau tidak tahu bahwa rekaman ini adalah kenyataan yang diambil langsung dari World Record!" Ucapnya.
Qin Chen mengepalkan tangannya, ia menahan dirinya sendiri dan memperlihatkan sikap tenangnya di hadapan semua orang.
"Aku mempercayainya, dan bukan kau." Balas Qin Chen. "Sudahi basa-basi ini, aku mulai muak bicara dengan orang yang akan mati sebentar lagi." Lanjutnya.
Kaisar surga beranjak dari singgasananya, ia menanggapi perkataan Qin Chen dengan serius karena ia merasakan kekuatan Qin Chen sekarang sangat kuat daripada sewaktu ia marah.
...
*Bersambung ...
__ADS_1