Last Supreme King System

Last Supreme King System
Chapter 47 : Penginapan Langit


__ADS_3

Bagaimana dengan ini?


Bang!


Ruang di tempat mereka melengkung, dan kemudian membentuk Prisma berputar di antaranya. Orang-orang merasa pusing dan sebagian besar muntah-muntah akibat perubahan ruang secara mendadak.


True Emptiness yang bertarung menoleh kesamping, ada Qin Chen tengah menatap dengan niat membunuh.


"Berhentilah bermain seperti bocah, kalian membuang-buang waktu berhargaku menunggu pertarungan konyol sekelas True Emptiness!" Ucap Qin Chen.


Salah satu tidak mendengarkan ucapan Qin Chen, ia menganggapnya sebagai penghinaan terhadap True Emptiness. Dari tangannya mengeluarkan aura merah terang, menghantam pertahanan Qin Chen dengan keras menyebabkan ledakan besar.


Saat kabut menghilang, mereka melihat serangan itu berhenti seratus meter dari tempatnya berada.


Apa!


"Dasar bocah," Qin Chen menghela napasnya, lalu ia mengibaskan tangan kanannya kesamping.


Bang!


Pria itu terlempar kesamping menghantam pegunungan, lalu bergetar!


[Ding!]


[89 Alam Semesta, di dapatkan.]


True Emptiness, satu serangan dari orang misterius membunuh pembudidaya True Emptiness!


"Siapa orang ini? True Emptiness lapisan awal hanya dengan satu serangan darinya dapat membunuh True Emptiness!"


Qin Chen menyeringai tipis membuat orang-orang merinding. "Tidak buruk, gabungkan dengan darahku." Katanya ia bergumam, kemudian mendongak sembari memberikan lirikan tipis di temani seringai memberikan kengerian bagi orang di belakangnya.


Setelah beberapa saat, ia menurunkan ruang yang melengkung dan kembali seperti semula. "Hang Ma, lanjutkan perjalanan menuju Ancient Realm." Ucapnya, ia kembali masuk kedalam gerbong kereta.


"Baik."


Tap ... Tap ... Tap ...

__ADS_1


Hang Ma menarik pacu kudanya hingga bergerak melintasi langit berbintang, pertarungan sebelumnya menyebabkan kemacetan panjang karena energi yang di lepaskan dapat melenyapkan pembudidaya di bawahnya, dan lagi jalur yang aman hanya tempat tersebut.


Sementara jalur lain akan menghadapi monster-monster yang tak terhitung jumlahnya. Mereka adalah makhluk langit, belum di ketahui pasti kekuatan mereka, tetapi dapat menyebabkan bencana ringan bagi surga dan bumi sekalipun.


Hingga beberapa menit terlewatkan, orang yang bertarung sebelumnya memberhentikan keretanya.


Hang Ma turun untuk memastikan apa yang membuat wanita itu berani memberhentikan kereta tuan mudanya.


"Apa yang Anda inginkan, Nona? Jika saya ingat, kami tidak mempunyai masalah dengan Anda ataupun orang lain di belakang sana. Jadi, apa yang membuat Anda dengan berani memberhentikan kereta Tuan saya?" Hang Ma bertanya dengan formal di depannya.


Jika dibandingkan dengan orang-orang di belakang, kekuatan Hang Ma berada di bawah wanita di depannya. Dia hanya seorang True Universe, dan wanita itu True Emptiness lapisan awal.


"Saya datang untuk mengucapkan terimakasih kepada Tuan muda yang anda maksud." Balasnya.


Hang Ma mendengar suara Qin Chen, ia memberikan ruang untuk wanita itu mengucapkan terimakasih.


Saat berada di depan Qin Chen, ia membungkuk mengucapkan terimakasih kepadanya.


"Terimakasih atas bantuannya, Tuan Muda. Jika anda tidak ada, saya khawatir akan menyebabkan banyak kegaduhan di mana-mana. Sebagai ucapan terimakasih, saya dapat membawa Anda masuk kedalam tanah Ancient Realm. Mungkin tidak banyak yang tahu, akan tetapi banyak dari mereka tidak dapat kembali setelah masuk ke tempat ini." Ucapnya.


Wanita itu mendongak, lalu tanpa sadar menatapnya. "Jika begitu, saya akan memberikan ini sebagai ucapan terimakasih saya." Dia memberikan gulungan peta Ancient Realm kepadanya.


"Terimakasih."


"Sama-sama Tuan Muda."


Wanita itu lupa memberitahukan namanya, ia meninggalkan tempat Qin Chen setelah memberikan gulungan yang berisikan peta Ancient Realm. Qin Chen puas, karena ini yang dia butuhkan sekarang, mencari peninggalan masa lalu yang mempunyai sangkut pautnya dengan kekacauan dunia.


Atau harta berharga yang menopang sumberdaya tak terbatas, ia sangat tertarik sembari menggunakan kesempatan tersebut menembus lapisan menengah.


Qin Chen menoleh keluar.


'Setelah menelusuri Ancient Realm. Aku akan memberikan Hang Ma tugas lama, dengan begitu dia tidak mengikutiku. Selama dia berada di sampingku, dia akan mati cepat ataupun lambatnya.' Batinnya.


Setelah cukup lama, mereka berhenti di penginapan yang berada di antara bintang-bintang. Penginapan tersebut sangat besar dengan ornamen kayu tuan zaman dahulu. Di sana banyak orang-orang dari berbagai tempat berkumpul, salah satunya adalah wanita sebelumnya.


Qin Chen keluar dari gerbongnya, ia mendongak ke atas menatap bangunan begitu luas ada di depan matanya tampak seperti bangunan modern.

__ADS_1


"Aku dapat merasakan penginapan ini di rawat Dewa dari zaman modern." Gumamnya, ia masuk kedalam di perhatikan banyak orang-orang.


Bagaimana tidak, karena penampilan Qin Chen begitu mencolok. Matanya berwarna unggu tidak biasa, rambut seperti biru laut melambangkan Ocean Eternity. Mahkota menyerupai rumput laut berada di kepalanya, apa yang tidak mencolok?


Dan simbol di tengah-tengah keningnya seakan-akan melambangkan bahwa ia dari suatu Dinasti, atau seorang Pangeran!


Penginapan tersebut hanya mempunyai dua orang, satunya pelayan dan satunya manager tempat tersebut. Mereka mempunyai seratus dua satu ruangan yang kosong, karena sebagian sudah di sewakan.


Ada 500 ruangan, dan tersisa di atas. Qin Chen menyewa dua ruangan, di mana ia memberikan perintah pada Hang Ma untuk mencari informasi dari orang-orang yang ada di penginapan.


Sekarang, ia berada di bangku nomor sekian duduk dengan satu gelas wine mewah dari perasaan anggur di buat wanita suci dalam arti,(masih tersegel).


Seseorang menghampirinya, dia manager tempat ini.


Duduk di depannya tanpa mengatakan apapun, ia menuangkan secangkir wine. "Bagiamana tuan muda? Apa perasaan anggur ini dapat membuat Anda nyaman?"


"Tidak buruk, meski ini pertama bagiku mencobanya. Lalu?" Kata Qin Chen.


Wanita itu tersenyum tipis, "Saya hanya memastikan sesuatu tentang Anda, dan sudah mendapatkannya. Meskipun yang lain tidak mengetahuinya, saya rasa Divine Calamity yang sekarang akan sulit untuk di temukan." Balasnya.


Qin Chen tertawa tipis melihatnya. "Begitu rupanya, mata unik tanpa warna seakan-akan mengalami kebutaan. Kau mempunyai kemampuan yang dapat membedakan seseorang, dapat masih banyak lagi kegunaannya yang tidak dapat aku pastikan dengan satu kali melihatnya."


Puft~


"Tuan muda sangat hebat, saya tahu Anda sudah mengetahuinya lebih dan tidak ingin membicarakannya." Balasnya.


"Lalu?" Tanya Qin Chen.


"Tidak ada, saya akan kembali karena sudah mendapatkan apa yang saya inginkan." Wanita itu meninggalkan tempat tersebut sembari memberikan selipan kertas di bawah cangkirnya.


Qin Chen mengambilnya dan membaca isi di dalamnya, itu sebuah peringatan akan mata-mata yang tengah mengintai tempat ini. Mereka dari Dinasti lain, dan tengah mencari seorang Divine Calamity, dengan penampilannya sekarang akan kesulitan untuk menemukannya, tetapi tidak mungkin akan bertahan lama.


Tanpa dia memperingati Qin Chen, Qin Chen sudah mewaspadai orang-orang yang menatapnya dengan kecurigaan.


....


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2