Last Supreme King System

Last Supreme King System
Chapter 163 : Pertempuran (3)


__ADS_3

Dengan seringai tipisnya, Qin Chen tidak membalas ucapan orang itu. Gemuruh yang datang secara tiba-tiba membuat suasana semakin mencekam, ia membawa seluruh pasukan itu keluar dunia untuk mencegah kiamat.


Saat mereka berpindah tempat secara instan, mereka sangat terkejut bahwa ada Dewa yang mampu melakukan perpindahan skala besar dengan hitungan detik? Tidak mungkin!


"Aku tidak akan basa-basi lagi, ada banyak urusan yang harus aku selesaikan sekarang. Jadi, mari kita mulai pesta penyambutan yang telah kalian siapkan untukku."


Tubuhnya di selimuti oleh partikel gelap yang korosif, dia mengeluarkan cahaya menyala seperti api yang berkobar. Penuh dengan energi kehancuran yang luar biasa kuat, sumber kekuatan kehancuran yang murni.


Di depannya, ada jutaan pasukan Dewa. Dan masih banyak lagi hingga tak terhitung banyaknya, dalam artian kekuatan mereka sangat gila!


Bahkan barisan pertama pasukan Dewa membentuk lautan manusia yang tak terhitung jumlahnya.


"Datang tanpa memberi hadiah, tuan rumah memberikan sambutan yang meriah untuk tamu tak di undang." Qin Chen bicara dengan suara santai, tetapi begitu suaranya terdengar di langit membuat getaran kuat.


"Bicara omong kosong. Pasukan Dewa bersiap untuk menyerang, yang lain melakukan pertahanan." Kata orang itu memberikan perintah kepada para bawahan setianya.


Dengan gerakan begitu cepat hingga cahaya tidak dapat menangkap bayangannya, Qin Chen melesat ke depan sembari mengayunkan tangannya.


Seperti kilatan petir, kekuatan kehancuran yang tak terukur mengalir melalui tubuhnya dan berpindah ke tangan terentang. Energi kehancuran membentuk bola yang kuat meluncur ke arah pasukan Dewa dengan kecepatan yang tak terbayangkan.


Pertahanan!

__ADS_1


Jendral Dewa yang memimpin jutaan pasukan memberikan perintah, seluruh pasukan mengikutinya dan ada sebagian pasukan menyerang Qin Chen dari berbagai arah sekaligus.


Jutaan pasukan mencoba menghentikan serangan itu dengan kekuatan gabungan mereka semua, tetapi hasilnya tidak satupun yang bisa menghadapinya. Bola energi kehancuran itu menerobos pertahanan mereka dengan mudah, meledak menjadi ledakan besar menyerupai Supernova yang mengguncang langit dan bumi.


Banyak orang-orang di dunia ketakutan melihat langsung ledakan itu, mereka yang mempunyai jiwa lemah akan langsung mati dan ada yang pingsan bagi yang jiwanya kuat.


Pasukan yang mencoba menghentikan serangan Qin Chen lenyap dalam nyala api yang mengamuk, dan hanya meninggalkan debu dan puing-puing bintang yang meledak.


Setengah pasukan di lenyapkan, dan sisanya merasa putus asa. Bahkan kekuatan jenderal dewa tidak sekuat serangan Qin Chen sebelumnya.


"Bagaimana mungkin, kekuatan yang menghancurkan itu setidaknya di level Dewa yang mendekati dirinya dengan surga. Bagaimana bisa di lapisan pertama ada seseorang yang mempunyai kekuatan itu."


"Diamlah, keberadaan yang kita lawan adalah Divine Calamity. Bagaimanapun kekuatannya memang tidak ada otak untuk sekelas Dewa, bahkan di masa lampau dapat menyebabkan guncangan besar di surga."


Seluruh pasukan mengangguk karena memang tidak masuk akal, bagaimanapun ada hukum ketertiban di setiap lapisan dimana kekuatan yang dapat menyebabkan kehancuran total pada lapisan pertama akan mendapatkan tekanan sehingga tidak dapat mengerahkan kekuatan penuhnya.


Dan sekarang, mereka semua sebelum ke lapisan pertama akan di tekan Kekuatannya. Namun dengan bantuan orang dalam, mereka dapat memberontak hukum itu!


Qin Chen menggerutu karena itu, bagaimanapun dia tidak di hukum karena mempunyai fitur pemberontak sehingga tidak terikat apapun di dunia, mau itu hukum, konsep ataupun tatanan dunia itu sendiri.


Saat menatap lebih jauh, kekuatan serangan itu lebih sulit diatasi karena mengandung kehancuran murni itu sendiri sehingga sangat kuat.

__ADS_1


Retakan besar muncul di langit malam seolah-olah alam semesta itu sendiri merasakan goncangan. Saat ia menyadari bahwa Qin Chen energi kehancuran yang dia lepaskan terlalu kuat, hingga di mana dia hampir melepaskan kekuatan yang tak terukurnya di sana.


[ ... ]


[Saya tahu bahwa Anda bersemangat. Tapi tolong antisipasi dengan kekuatan yang Anda kendalikan sekarang, kalau tidak akan menyebabkan sebuah kehancuran totalnya.]


Ma— Maaf ...


Qin Chen dengan cepat menahan energi kehancuran itu, tetapi sudah terlambat karena Alam semesta bergetar, dan jurang kosmik muncul di langit.


Energi kehancuran masuk, dan cahaya merah muncul di sekelilingnya.


Glutony!


Qin Chen berseru, kemudian memusatkan kekuatan tubuhnya untuk melahap energi kehancuran kedalam tubuh kosong yang tidak mempunyai batasan di dalamnya.


Seperti bayangan hitam besar menelan energi seperti monster kehausan, Qin Chen berhasil mengendalikan kekuatan itu, dan menghindarkan alam semesta dari kehancuran yang pasti.


Selama proses itu, ada banyak pasukan Dewa mendapatkan luka besar, dan sebagian menyerang Qin Chen dengan kekuatan penuh mereka, tetapi perlindungan Absolute Qin Chen di lepaskan sehingga tidak dapat menyentuh Qin Chen.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2