
Seharian mencari menara namun tidak menemukannya, dan paginya ia hendak bertanya kepada orang yang mempunyai beberapa informasi tentang menara. Sebelum itu, berita tentang keluarga bangsawan Yang di kota di bantai terdengar hingga ke telinga orang-orang kota di mana saat ini mereka berteriak keras mengutuk keluarga bangsawan karena tindakan mereka sudah membuat banyak keluarga hancur.
Tentang istrinya, Yang Yowen. Beritanya, mereka mendengar bahwa wanita itu di mainkan secara bergantian oleh banyak pria kota. Kedua wanita itu mendapatkan balasan apa yang mereka buat di masa lalu kepada orang-orang di kota, dan sekarang mereka dipermainkan oleh orang yang mereka anggap rendah.
Qin Chen berhenti di depan kediaman bangsawan Yang, ada banyak orang mengantri di kediaman bangsawan. "Apa mereka mengantri untuk memainkan dua wanita? Sangat menghibur, akan aku bantu dengan memasang perangsang kepadanya." Dengan hati-hati melepaskan ketrampilan hawa nafsu kepada orang-orang di kediaman bangsawan, di mana saat ini mata mereka di kendalikan nafsu.
"Sekarang, satu kota akan menanamkan benih cinta dan kebencian kepada kalian berdua! Dan Yang Yowen, aku harap kau menikmati pertunjukan yang mengagumkan ini." Qin Chen meninggalkan tempat tersebut, ia hendak ketempat orang yang tahu akan menara.
Sesaat ia berhenti di kedai, di sana orang yang Qin Chen cari berada tengah melayani pelanggan.
"Tuan muda mau pesan apa?"
"Aku pesan informasi tentang menara yang di maksud Yang Yowen. Apa kau mengetahuinya? Jika benar, aku pesan itu dan membayarnya berapapun biayanya." Qin Chen langsung pada intinya bertanya kepada pria di hadapannya.
Pria itu menatapnya dengan tajam, ia dengan tenang membutakan secangkir kopi untuk Qin Chen sembari bicara. "Menara ini bersifat rahasia bagi beberapa orang luar, apa tuan muda mempunyai izin untuk masuk kedalam dan mengakses informasi?"
Qin Chen langsung mengeluarkan kuncinya, itu hanya ada satu dan yang mempunyai kunci tersebut hanya penguasa kota. Pria itu dengan kebingungan menatapnya, tetapi dia menyadari bahwa keadaan sekarang karena pemuda di hadapannya. "Karena tuan muda mempunyai kuncinya, maka saya dapat memberitahukan informasi ini dengan bayaran cukup."
Qin Chen langsung menurunkan sekantong Primordial Stone. "Bagaimana dengan ini? Jika kurang, aku dapat memberikannya lebih." Qin Chen membalasnya, ia menyudutkan pria tersebut dengan tindakan langsung.
"Sudah cukup, mari saya antara tuan muda kedalam untuk membicarakannya." Dengan sopan menuntunnya masuk kedalam, di sana ia duduk sembari menyeduh secangkir kopi.
Sesaat kemudian, dia duduk di depan Qin Chen. "Saya langsung ke intinya, kapan tuan muda akan ke menara? Karena keadaan kota sekarang kacau, akan ada banyak orang yang memata-matai tempat tersebut untuk mendapatkan informasi berharga."
__ADS_1
"Secepatnya." Balas Qin Chen.
Mendengar itu, ia langsung membalasnya. "Bagaimana kalau malam ini? Karena saya tidak mempunyai tanggungan lagi di tempat ini saat malam, bagaimana tuan muda?" Ucapnya.
Qin Chen mengangguk. "Temuin aku di depan penginapan, kita akan berangkat saat kau ada di sana." Balas Qin Chen.
Setelah bicara, ia pergi dari tempat tersebut ketempat lain sembari memantau kediaman bangsawan di meriahkan orang-orang yang berpesta di dalamnya. Qin Chen pergi ke penginapan, dia menyewa untuk satu malam di mana ia tengah tidur di pagi hari menunggu malamnya.
Malamnya— orang itu ada di depan penginapan, Qin Chen turun kebawah sembari menguap mengantuk. "Bagaimana dengan orang-orang yang mencoba memata-matai? Apa sudah di urus semuanya." Tanya Qin Chen, karena ia merasakan ada beberapa orang mengintainya.
"Seperti yang tuan muda rasakan sekarang, saya sudah memaksimalkan menghentikan mata-mata yang mengikuti saya. Tetapi mereka ada banyak, dan tersembunyi di kerumunan orang-orang membuat saya kewalahan mencarinya."
"Begitu rupanya," Qin Chen menutupi keberadaannya, dan pria itu dengan auranya membuat hilang dari pandangan orang-orang di kota secara keseluruhan dan tidak dapat di temukan oleh siapapun. "Sekarang kita dapat melanjutkan perjalanan ke menara, aku sudah menciptakan bendungan yang menutupi keberadaan kita."
Saat di dalam, sebuah pintu ada di depan matanya. Sementara mereka berada di suatu tempat tidak di ketahui di mana, tetapi Qin Chen dengan tenang memasukan kuncinya kedalam pintu tersebut. Secara mengejutkan pintu mulai terbuka, cahaya menyilaukan membutakan mata.
Qin Chen dapat menatap dengan ragu, ada banyak suara di dalam sana seperti merangkul pengetahuan dan informasi. Saat ia masuk kedalam, Qin Chen merasakannya tekanan mental secara langsung, dan lembaran buku-buku beterbangan di sekitarnya.
Sesaat kemudian, lembaran buku-buku itu tersusun kembali di lemari buku. Qin Chen membaca data laporan yang berhubungan dengan orang suci dan orang-orang yang pernah melewati kota tersebut sebelum berpetualang di dunia yang luas seperti sekarang.
"Heavenly Ancestor." Qin Chen menemukan tempatnya. "Bagus, aku mendapatkan tempatnya. Selanjutnya orang suci yang pernah lewat tempat ini, seharusnya data mereka ada dan apa saja kejahatan mereka tersimpan."
Ruangan itu hanya persegi, dengan lemari buku di sampingnya, ada tempat duduk dan meja persegi di samping. Qin Chen membaca satu-persatu hingga beberapa jam terlewatkan.
__ADS_1
Setelah beberapa jam berlalu, ia keluar dari tempat tersebut, dia membakar tempat menara dan meruntuhkan bangunan itu.
"Kau dapat kembali, aku langsung pergi."
Dia mengangguk, mereka berdua berpisah di mana Qin Chen langsung melesat ke utara dengan kecepatan tinggi. Sementara dia langsung kembali ke kedai untuk beristirahat setelah mengantar Qin Chen ke dalam menara.
Tempat tersebut tersembunyi dan hanya beberapa orang yang tahu, namun sekarang sudah hancur karena Qin Chen. Dia tidak menahannya, karena keberadaan menara ini sama dengan bencana besar, di mana ada banyak informasi yang tidak seharusnya ada.
Pedagang budak, obat-obatan terlarang, dan bisnis gelap lainnya ada di sana. Semua informasi tentang mereka Qin Chen dapatkan, dan ia hendak ke Utara berurusan dengan Heavenly Ancestor yang mengangkat bendera perang.
Tengah malam, ada bintang melesat dengan kecepatan tinggi di atas langit. Semua orang tercengang, ada fenomena alam yang luar biasa yang sebenarnya adalah Qin Chen. Orang-orang langsung membicarakan hal ini, di mana mereka berharap akan mendapatkan keberuntungan besoknya.
Huh?
Qin Chen menatap ke bawah, ada banyak orang-orang keluar rumah hanya untuk melihat cahaya yang tertinggal di belakang Qin Chen berwarna keemasan Aurora.
"Apa mereka menganggapku bintang jatuh? Jangan berharap mendapatkan keberuntungan, karena besok ada bencana besar dari barat menyerang kota." Gumamnya.
Karena akan ada tsunami besok akibat dua monster laut bertarung.
...
*Bersambung ...
__ADS_1