
"Walaupun terlambat mengatakannya. Ekspresi yang tuan muda tunjukan sekarang tampak berbeda dibandingkan sebelumnya. Seolah Anda menemukan sesuatu yang merubah karakter Anda sendiri." Kaisar surga dengan bingung bicara, ia menatap Qin Chen begitu berbeda dari pertemuan pertamanya.
Qin Chen tersenyum tipis memalingkan wajahnya kesamping. "Entahlah, aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi sekarang, semuanya terlihat seperti kenyataan yang di rekayasa. Tapi aku sudah memutuskan untuk kembali pada diriku yang dulu."
Kaisar surga membeku.
"Begitu rupanya ... "
Dari samping, seorang prajurit membawa gerbong kereta turun ke bawah.
"Kaisar, prajurit sudah membawakan gerbong kereta yang Anda minta." Venerable Saint memberitahukan Kaisar surga tentang sampainya gerbong kereta.
Qin Chen mengangguk setelah melihat kaisar memintanya untuk masuk kedalam, di belakangnya ada Kaisar dan Venerable. Sementara Hang Ma memilih untuk berada di luar bersama prajurit, karena di dalam adalah tempat bagi orang hebat.
"Tentang kita akan pergi sekarang berada di bagian timur daratan ini." Kaisar menujuk kebawah, tepatnya di atas peta daratan ini. "Tempat ini adalah Fairy Cave."
Dengan penasaran ia menyentuh dagunya, kebiasaan Qin Chen. "Fairy Cave? Begitu rupanya, apa di sana terdapat ras lain yang terhubung dengan surga?"
"Anda benar, ada ras yang menguasai tempat tersebut mereka adalah ras peri yang hidup di bawah naungan Spirit King. Tempat mereka merupakan pusat esensi kayu yang melimpah di daratan ini, meskipun hubungan kami tidak sebaik yang di kira, saya mengenal beberapa ras peri sehingga mendapatkan informasi tentang mereka. Selama perjalanan ke sana, saya akan menegosiasi dengan para tetua untuk menjalin hubungan baik— Sementara tuan muda dapat menyelesaikan masalah pribadi Anda."
Qin Chen mengerutkan keningnya, "Begitu rupanya, kurang lebih aku paham kenapa kau ikut dalam hal ini." Ucap Qin Chen.
Kaisar surga tersenyum tipis tidak dapat menghindari hal tersebut, dia sudah ketahuan akan rencananya dari percakapan singkat yang bahkan tidak pernah mengungkapkan tujuannya.
"Dengan gelar Divine Calamity, mereka seharusnya akan patuh. Tapi tidak masalah menggunakan namaku, meskipun mereka menolaknya, aku mempunyai seseorang yang aku kenal bisa membantu negosiasi." Qin Chen memalingkan wajahnya kesamping. "Tidak mungkin bagi mereka yang merupakan ras peri dengan lapang dada memberikan kesempatan orang luar mendapatkan Esensi Kayu."
"Sepertinya ... Saya tidak dapat menyembunyikan hal tersebut lebih lama. Dengan bantuan Anda sebagai Divine Calamity, mereka akan memikirkan negosiasi ini dua kali untuk menolaknya. Disamping itu, Spirit King termasuk dalam hubungan darah, karena dia terlahir murni dari energi yang melimpah di suatu tempat hingga membuatnya menjadi Spirit King."
"Apa maksudmu?"
__ADS_1
Kaisar surga memiringkan kepalanya dengan bingung. "Tuan muda akan segera mengetahuinya, dan ngomong-ngomong sepertinya kita akan sampai sebentar lagi."
Sementara di luar angin bertiup kencang menyapu debu-debu menggeser awan besar, Qin Chen melihat daratan seluas ratusan ribu kilometer membentang luas dengan berbagai macam tanaman herbal dan liar di sepanjang mata memandang. Qin Chen terpukau akan pemandangan ini, tetapi tanpa Chu Qincheng semuanya terasa hambar.
"Pemandangan ini tidak akan berlangsung lama, perang besar tidak lama lagi akan membuat kehancuran di mana-mana. Kehidupan manusia dan abadi akan di pertanyakan keberadaannya. Para Dewa yang berkuasa sepenuhnya atas langit dan bumi mengabaikan mereka." Gumamnya.
Keduanya terdiam mendengar hal tersebut terucapkan langsung dari mulutnya, Divine Calamity. Dimatanya terpancar sorotan tiran yang berkuasa, akan mengatur kehidupan di bawah tangannya.
Sesaat kemudian, mereka tiba di tempat terpencil di daratan besar Dinasti Chu. Tempat tersebut berada di luar daratan, yang dimana terdapat pulau terapung yang besar di atas permukaan laut.
Sebuah gerbong kereta turun ke tepian pulau, di mana mereka tidak di sambut dengan hangat. Qin Chen mengabaikan hal tersebut, dan turun dari gerbong kereta dengan tatapan dingin begitu tajam memberikan kesenjangan di antara langit dan bumi. Kaisar surga tertawa canggung, karena Qin Chen baru turun membuat ras peri ketakutan.
Tak lama kemudian, para tetua peri datang dengan rombongan prajurit tangguhnya. Qin Chen tersenyum tipis, karena aura yang di pancarkan mereka mempunyai hubungan dengan seseorang yang ia kenal sebelum ke Heaven Domain.
"Spirit King Kuarter!" Ucap Qin Chen.
"Apa yang kau katakan! Jangan menyebutkan nama beliau dengan mudahnya! Berlutut dan minta maaf pada leluhur!" Ucap tetua itu dengan kasar.
"Begitukah?" Qin Chen melangkah kedepan mendekatinya, para prajurit menodongkan senjata di saat aura Spirit King Kuarter mendominasi tempat tersebut.
Semua ras peri ketakutan, berlutut tanpa bantahan menghadapi Qin Chen.
"Sekarang, siapa yang harus berlutut di hadapan leluhur ini? Aku atau kalian yang berada di tempat ini?" Tanya Qin Chen.
Nadanya begitu menyeramkan, tetapi aura keberadaannya tidak dapat di sangkal bahwa dia adalah Spirit King Kuarter! Karena dia meminjam aura Spirit King Kuarter yang pernah bersumpah setia kepadanya di dunia atas, hal tersebut dapat membantu Qin Chen menundukkan ras peri.
Tetua yang sebelumnya menodongkan senjatanya, sekarang berlutut dengan ketakutan. Tubuhnya gemeteran menatap matanya, kaisar surga merasakan aura asing akan tetapi mempunyai hubungan dengan alam.
"Sekarang, aku tanyakan padamu, apa aku harus berlutut pada diriku sendiri atau kau seorang tetua di tempat ini?" Tanya Qin Chen.
__ADS_1
"Ti– Tidak ... "
Qin Chen memalingkan wajahnya kesamping melihat pohon besar di sana. "Spirit King Kuarter, kau dapat keluar." Ucapnya.
Seketika badai di langit berputar dengan cahaya kehidupan menerangi pulau terapung. Muncul sebagai cahaya yang membentuk tubuhnya, Spirit King Kuarter berlutut di hadapannya.
Semua orang tercengang!
"Aku tidak mempunyai waktu untuk berurusan dengan mereka, bisa kau selesaikan ini. Aku hendak mencari Esensi Kayu." Ucap Qin Chen.
"Serahkan pada saya, Yang mulia." Balasnya.
Qin Chen mengangguk.
"Aku serahkan tempat ini padamu, kedua orang di belakangku adalah sekutu. Seharusnya kau tahu apa tujuanku." Ucap Qin Chen.
Spirit King Kuarter mengangguk, ia melihat Qin Chen meninggalkan tempat tersebut bersama dengan Hang Ma di belakangnya menuju tempat Esensi Kayu berada.
Dengan ketakutan, mereka berlutut di bawah aura Spirit King Kuarter.
"Kaisar surga, bukan? Saya Spirit King Kuarter yang mengabdi pada Yang mulia untuk mengungkapkan kebenaran dunia, saya akan membantu menyelesaikan ini, mohon bantuannya." Ucapnya.
Kaisar surga canggung, ia mengangguk kecil membalasnya. Tetua tersebut tengah gemeteran menatap Spirit King Kuarter berada di hadapannya langsung.
Meskipun tubuhnya hanya sementara, terbentuk dari cahaya kehidupan membuatnya dapat berinteraksi seperti dulu hanya dengan waktu yang sudah di tentukan.
...
*Bersambung ...
__ADS_1