
Gemuruh! Gemuruh! Gemuruh!
Semua orang merangkak keluar dari domain kekacauan.
Keduanya hanya diam menatap kesunyian dunia, lalu cahaya hitam dan biru melintas dari masing-masing tempat saling menukar serangan mematikan di luar surga. Angin berhembus kencang selepas ledakan dahsyat menyapu debu bintang keluar teritorial surga.
"Divine Calamity. Seperti namanya, mempunyai kekuatan untuk menghancurkan."
Qin Chen menggelengkan kepalanya, "Sebelumnya kau bersikap arogan di depanku. Dan sekarang, aku akan membalasnya."
Semua orang merasakan aura yang sangat besar di atas keluar dari dalam kekosongan. Senjata pedang bencana surga yang ia gunakan sekarang merupakan hadiah dari Chu Qincheng sewaktu di alam bawah.
"Seseorang yang aku cintai memberikan pedang ini sewaktu aku lemah dulu, aku akan menggunakannya sekarang untuk membunuhmu dengan satu gerakan mengakhiri sikap aroganmu yang memperlihatkan seseorang yang seharusnya tidak kau singgung." Ucapnya, itu membuat kesenjangan dingin di antara misteri dunia dan langit.
[Tuan, basis kekuatan tuan belum mampu untuk membunuh seorang Kaisar dengan satu gerakan, itu akan membahayakan tubuh anda sendiri.]
Qin Chen yang tahu akan konsekuensinya, ia melakukan ini untuk membalas dendam karena memperlihatkan keadaan istrinya yang terluka tepat di depan matanya secara langsung.
'Gunakan seluruh sumber energi yang aku dapatkan dari Alam Semesta. Aku akan memaksakan tubuhku untuk menerima kekuatan tersebut.' Batinnya membalas sistem di benaknya.
[...]
[Sistem akan menjalankan tugas, untuk mengingat tuan. Sistem akan bertindak secara otomatis mencegah ancaman kematian tuan sekarang.]
"Bukan masalah." Gumamnya, ia sudah mengerti kenapa sistem bertindak otomatis nantinya untuk menyelamatkan nyawanya yang terancam.
"Aku bukan dia yang mempunyai kekuatan untuk menentang surga, tetapi aku Qin Chen. Mempunyai tekad seorang Raja, mempunyai warisan dunia untuk mengubah sejarah dan ceritanya." Ucap Qin Chen, ia membuat Kaisar Surga bingung.
[Alam semesta tengah di operasi, energi kehidupan dan kematian di sumbangkan kedalam tubuh utama. Sistem mengevaluasi, sumber energi sekarang memadai untuk menggunakan kekuatan secara mutlak memotong surga.]
[Fitur Pemberontak, memasuki fase bersiap. Halangan di luar surga di tiadakan, surga secara alami tidak dapat ikut campur dalam skenarionya sendiri, tuan dapat menggunakan sedikit kekuatan tubuh utama anda.]
__ADS_1
[Regenerasi dan penyembuhan tuan secara alami akan di tanggung Origin Tree. Tuan dapat memanfaatkan kesempatan untuk membunuhnya, balaskan dendam karena memperlihatkan penderitaan istri tuan.]
[Gluttony memasuki fase bersiap memangsa energi kaisar surga. Setelah kematiannya, benih surga akan tumbuh dalam diri tuan menciptakan domain kekuasaan anda di surga. Harvest Festival telah menyerap energi kematian dan kehidupan di dunia, dan hampir mencapai batasan kenaikan tuan.]
[Sistem secara penuh mendukung, segala konsekuensinya telah di pertimbangkan. Dan secara alami telah di atur untuk mencegah kematian.]
Sepanjang waktu ia mendengar sistem bicara mengatur kemenangan mutlaknya. Dengan kekuatan Qin Chen sekarang, ia belum mampu mengalahkan satu kaisar surga, tetapi cukup mampu memberikan tekanan pada mereka.
Dan sekarang ia memaksakan dirinya untuk membunuh setidaknya satu Kaisar Surga karena memperlihatkan penderitaan istrinya di depan matanya.
"Bersiaplah kaisar surga."
Aura di pedangnya semakin ganas setiap waktunya, ia meningkatkan sumberdaya dalam pedang hingga kepuncak kekuatannya.
Sembilan Keajaiban Dunia - Pedang Ajaib Bunga Malam - Pedang Iblis Bulan - Pedang Penghancur Jiwa - Pedang Sembilan Bentuk Surgawi - Pedang Pembelah Ruang - Pedang Pembelah Langit dan Bumi.
Semuanya pada akhirnya hanya satu ketrampilan teratas!
Semua orang merasakan kekuatan mereka tertekan, bahkan Kaisar Surga merasakan ancaman yang besar berada di depan matanya tengah menunggu.
Melihat hal tersebut, Qin Chen tidak pikir panjang melepaskan kekuatan yang ia dapatkan dari seluruh penciptaan alam semesta selama ini.
Seluruh kemampuan adalah aku, All In One!
Suaranya terdengar keras hingga memecahkan keheningan, perasaan amarah den penyesalan menyebar luas. Semuanya tergabung dalam satu keinginan untuk membunuh kaisar, seluruh kemampuan bersatu hingga mengguncang surga.
Amarah yang ia pendam selama ini ia lepaskan hingga meledak-ledak tak terkendali memancarkan guntur-guntur menyambar daratan di bawahnya. Mengetahui istrinya mengalami penderitaan di luar sana membuat kemarahannya tidak dapat di bendung lagi.
Semuanya berubah abu-abu di matanya, di benaknya hanya ada keinginan menyelamatkan istrinya dan membawanya kembali kedalam pelukannya. Sementara yang mengganggunya, ia mengabaikannya seperti burung di dalam sangkar.
Mau itu dunia di hancurkan sepenuhnya mengabaikan tugasnya, ia akan melakukan semua itu selama kekuatan yang ia punya mampu untuk melakukan hal tersebut. Sayangnya, ia tidak mempunyai kekuatan untuk mengubah sejarah sepenuhnya untuk sekarang, tapi tidak di masa depan.
__ADS_1
Semuanya tampak biasa sewaktu ia melepaskan serangannya, tetapi berubah di tengah jalan membuat semua orang tercengang dengan ketakutan, itu kiamat bagi surga dan bumi, bagaimana bisa kekuatan besar itu ada di sini?
Secara alami mengundang musuh Qin Chen, para monster dari Ocean Eternity yang mengintip dari kejauhan tidak berani mendekatinya sewaktu serangan itu melesat mendekati Kaisar.
Dalam penyesalan hidupnya, ia tenggelam dalam keputusasaan menghadapi kenyataan. Tubuhnya berhenti bergerak, dengan detak jantung tidak stabil setelah melepaskan kekuatan tertingginya secara terang-terangan di saat tubuhnya masih sangat lemah untuk menggunakannya.
Seluruh alam semesta yang ia ciptakan mengalami keruntuhan, energi mereka terhisap habis membuat keseimbangan tatanan alam terganggu dan perlahan runtuh kedalam kekacauan.
Untungnya ia mempunyai tubuh yang secara khusus kuat untuk menahan kerusakan besar yang datang padanya, tetapi tidak dengan di luar tubuhnya.
Sistem di benaknya bersuara terus-menerus memperbaiki kerusakan, pada tubuhnya seperti mesin yang kehilangan sebagian komponen.
Mu Xuayin meneteskan air matanya, ia membuat semua orang di samping kebingungan. Bagaimanapun, ia melihat kejadian yang sama untuk kedua kalinya. Dimana Qin Chen melepaskan kekuatan terbesarnya yang membebani dirinya hingga mendapatkan luka parah.
Serangannya seperti mimpi, meniadakan segalanya di bawah langit ataupun di atasnya. Tiada yang dapat menghentikannya, sekalipun surga bertindak menghalanginya, itu akan tetap percuma untuk sekarang.
Dunia yang ia tempati seperti belenggu baginya, mengekang dirinya untuk terus mendapatkan penderitaan tanpa kebahagiaan. Disaat itu pula ia menyadari, bahwa keberadaan dia hanya untuk membuat surga tertawa.
Dipermainkan surga dalam skenarionya, ia membuat banyak skema untuk mendorong Qin Chen masuk kedalam keputusasaan atas kesenangan surga.
Entah berapa lama surga mempermainkan dirinya, ia tidak tahu sampai sekarang ia baru menyadari semua itu. Meskipun ia tenang sekarang, air matanya menetes deras dengan kemarahan tanpa suara, ia memendam dendam pada surga dan orang suci yang berada di belakang rencana kehilangan istrinya.
Pada saat bersamaan, serangan Kaisar Surga mendominasi kekuasaannya menciptakan domain besar membentang luas membentuk lonceng surgawi menahan serangan Qin Chen.
Momentum ledakan tersebut menghancurkan bintang-bintang dan ruang yang ada membuat retakan pada lonceng surgawi, keseimbangan surga terganggu mendapatkan akhir yang buruk. Kemunculan kekuatan Qin Chen membuka mata semua orang tentang seberapa mengerikan Divine Calamity sewaktu serius melawan Kaisar Surga.
Tidak hanya itu, guncangan dan kehancuran yang diciptakan sangat besar membuat samudra di surga hampir mengering karenanya.
Tatanan alam menjadi terganggu, ribuan dunia mengalami kemunduran, ada kekacauan primal terbentuk di atas langit menelan bintang-bintang.
...
__ADS_1
*Bersambung ...