
Dalam ruangan, "Begitu rupanya." Spirit King Kuarter mengangguk setelah mendengar penjelasan tentang kedatangan Kaisar surga. "Sekarang saya mengerti kenapa mereka menolak kedatangan Anda. Di masa lalu, ada satu ras yang hanya mempunyai kekuatan rata-rata, mereka bertahan di bawah naungan Spirit King Kuarter. Mengabaikan dunia luar, dan menyembunyikan keberadaan mereka untuk waktu yang lama hingga Spirit King Kuarter yang baru terlahir kembali."
Kaisar surga mengerutkan keningnya.
Spirit King Kuarter menoleh kesamping melihat para tetua di sana, ia menutup matanya. "Masalah ini lebih baik di putuskan sekarang, aku mengerti kekhwatiran kalian terhadap dunia luar, ada banyak orang jahat dan kuat yang dapat menekan ras lain. Tapi—"
Dia menatapnya dengan tajam, "Apa kalian melupakan dari siapa kalian terlahir ke dunia ini dengan berkah keabadian dan sumber daya melimpah seperti sekarang?" Ucapnya.
Tetua berlutut di sampingnya, ia dengan gemetaran mengakui kesalahannya.
"Sekitar miliaran tahun yang lalu atau sebelum alam semesta ini di ciptakan, perang besar ras naga pecah melawan ras tertinggi, energi mereka meluap-luap memenuhi alam semesta dan seisinya hingga dapat menghancurkan apapun termasuk dimensi ini. Disamping perang besar itu, ras baru tercipta dari energinya, itu adalah kalian para ras peri yang di berkati berkah akan sumber daya tak terbatas, kekuatan akan kehidupan abadi, dan berkah pengetahuan rata-rata darinya."
"Setelah perang besar itu, ras naga menghilang dari peradaban. Entah apa penyebabnya, sampai sekarang masih di pertanyakan dan para abadi yang tidak mengetahui masa lalu mengada-ada membuat legenda ras naga yang punah karena perang besar tersebut. Legenda itu hingga sekarang di percaya—"
"Aku secara langsung di ciptakan ras naga setelah perang besar usai sebagai pelindung ras baru di dunia tidak dapat mempercayai legenda tersebut. Selama beberapa abad berganti, kami para Spirit King Kuarter akan bereinkarnasi bergantian melindungi ras baru hingga sekarang. Mereka dapat mati dengan banyak alasan dan bereinkarnasi, hingga sekarang reinkarnasi Spirit King Kuarter belum di temukan karena aku sendiri penyebabnya—"
"Yang mulia membunuhku, namun aku mengabdikan diriku padanya sebagai pelayannya sehingga keberadaanku di pertanyakan dunia. Karena hal tersebut, Spirit King Kuarter yang baru tidak pernah terlahir kembali ke dunia, karena masih ada aku sebagai Spirit King Kuarter di masa lalu." Ucapnya.
Tetua para peri mendengar seluruh ceritanya hingga tidak bergerak, Kaisar surga dan Venerable Saint yang baru mengetahui hal tersebut terdiam.
"Spirit King Kuarter, ada yang ingin saya tanyakan." Ucap Venerable Saint.
"Katakanlah."
"Jika ras naga merupakan pencipta ras peri dan mulainya era sekarang, apa artinya Tuan muda Qin merupakan salah-satunya? Kekuatan dia murni sebagai ras naga, dapat memerintahkan kawanan naga." Ucapnya.
"Yang mulia?" Spirit King Kuarter menatap langit, "Yang mulia mempunyai garis darah naga azure, itu murni dari penguasa para naga. Kemungkinan besar, dia adalah keturunan Azure Dragon. Karena itu, para naga akan mematuhi perintahnya. Disamping itu, dia adalah tuan para peri dunia, karena dia mempunyai garis darahnya."
Venerable Saint membeku sesaat, dengan kekuatan itu sudah cukup untuk menggertak keempat kaisar. Jika salah langkah mengambilnya sebagai musuh, sudah di pastikan mereka akan hancur sebelum bergerak melawan.
__ADS_1
"Sekarang, di bawah naunganku sebagai Spirit King Kuarter di masa lalu, aku memberikan perintah mutlak bagi seluruh ras peri untuk menjalin hubungan baik dengan Dinasti Chu. Jika ada yang keberatan langsung katakan padaku!"
"Baik!"
Para tetua langsung menyetujuinya, di sana Spirit King Kuarter memudar. "Sepertinya waktuku sudah selesai, sisanya aku serahkan kepada kalian semua. Jangan mengecewakanku."
Kaisar surga menoleh kesamping melihat para tetua peri memberikan hormatnya, dia ikut memberi hormat kepada Spirit King Kuarter sebagai kehormatan Penguasa.
***
Sementara itu, di tempat Qin Chen berada tengah melangkah memasuki Fairy Cave di bawah pohon besar. Di kedalaman pohon tersebut, Qin Chen berhenti di tengah-tengah danau besar di depannya terdapat pohon besar dengan cahaya terang di ruangan gelap tersebut.
"Seharusnya tempat ini adalah tempat Esensi Kayu berada. Hang Ma, tunggu di tempat ini karena di depan cukup berbahaya." Katanya.
Hang Ma mengangguk mundur kebelakang.
Qin Chen melangkah ke depan, masuk kedalam cahaya terang tersebut.
"Selamat datang, Yang mulia."
Qin Chen tertegun, dia bersikap tenang. "Dimana ini? Dan siapa kau?"
"Saya salah satu penunggu tempat ini, keberadaan saya hadir untuk memenuhi kebutuhan Anda." Jelasnya.
"Begitu rupanya, lalu di mana aku bisa mendapatkan Esensi Kayu. Semakin cepat akan semakin baik, aku tidak mempunyai waktu untuk melakukan hal bodoh lainnya." Balas Qin Chen.
Dia tersenyum, lalu mengeluarkan sebuah kristal esensi kayu di dalamnya.
"Didalam kristal ini terdapat eseni kayu, Yang mulia dapat menggunakannya."
__ADS_1
Dengan ragu mengambilnya, sistem mengkonfirmasi bahwa ini adalah Esensi Kayu. Qin Chen mengangguk kecil, "Entah siapa kau sebenarnya, karena aku mendapatkan apa yang aku butuhkan, katakan padaku apa yang bisa aku lakukan untuk membalas ini?"
"Tidak ada."
Menyipitkan matanya, Qin Chen bingung menanggapinya.
Tanpa mengatakan apapun, dia memudar meninggalkan tempat tersebut dengan senyuman puas. Qin Chen dengan bingung menanggapinya, tetapi ia mengangguk kecil membuatnya tenang.
"Dia seorang ... " Qin Chen berhenti dan mengingat sesuatu. "Begitu rupanya." Kemudian dia tersenyum puas.
"Tuan muda?" Hang Ma buru-buru mendekatinya. "Bagaimana tuan muda, apa Anda mendapatkan Esensi Kayu yang Anda butuhkan?"
"Ya, ayo kembali karena tidak ada yang bisa aku lakukan di tempat ini." Qin Chen membalasnya.
Setelah semua itu, ia keluar dari tempat tersebut dengan di sambut rombongan kaisar di permukaan. Qin Chen mengangguk kecil memberikan ucapan bahwa dia sudah menyelesaikan urusannya, meskipun mereka bingung karena membutuhkan waktu untuk mendapatkan Esensi tersebut, Qin Chen hanya membutuhkan beberapa menit setelah masuk kedalam dan mendapatkan esensi.
"Apa ada lagi yang Anda butuhkan di tempat ini, Kaisar?" Tanya Qin Chen.
"Tidak ada, saya sudah menyelesaikan apa yang hendak saya lakukan." Balasnya.
"Baguslah, kita kembali. Dan untuk ras peri yang hidup di tempat ini, pulau terapung akan mengalami perubahan besar, aura langit dan bumi di tempat ini akan meningkat, dan luas pulau akan bertambah. Sisanya, lakukan apa yang kalian anggap benar dan salah, aku hanya datang untuk mendapatkan esensi kayu." Jelasnya.
"Baik."
Qin Chen meninggalkan tempat tersebut dengan tenang, ia masuk kedalam gerbong kereta tanpa mengatakan apapun lagi. Sisanya, dia hanya berharap pada mereka untuk memasuki kebenaran dunia dan menjalankan kehidupan sebagai ras peri seperti biasanya.
Didalam gerbong kereta, keduanya mengamati Qin Chen seperti menyembunyikan sesuatu, karena itu tampak begitu jelas tidak dapat di sembunyikan dari mata mereka berdua.
...
__ADS_1
*Bersambung ...