
Merasa keberuntungannya meningkat belakang ini, Qin Chen hanya tertawa tipis membayangkan bagaimana kesempatan untuk menyempurnakan Bloodline Phoniex ada di depan matanya. Disampingnya, Lian Lan dengan bingung menatap Qin Chen, ia bertanya-tanya dalam hatinya tentang apa yang di benak Qin Chen.
Keduanya di hutan tengah mencari hewan surgawi bersama-sama. Dengan bantuan Lian Lan, Qin Chen akan mudah menemukan tempatnya bersembunyi, bagaimanapun dia lah orang yang melihat hewan surgawi terbang di atas kota menuju hutan tanpa alasan khusus.
Dengan mendapatkan satu petunjuk, Qin Chen dapat menemukan hewan surgawi tengah bersembunyi di mana.
Setibanya mereka di hutan, tempat Lian Lan terakhir kalinya melihat hewan surgawi.
Qin Chen menemukan bekas cakaran di tanah dan beberapa pohon yang terbakar. "Cakaran ini bukan di buat monster di hutan, ini lebih ke cakaran seekor burung."
Kemungkinan besar hewan surgawi tengah berburu dan tanpa sengaja meninggalkan jejak sewaktu memangsa buruan. Karena hanya ini tanggapan yang benar sempurna, bagaimanapun hewan surgawi tidak akan seceroboh ini meninggalkan jejaknya di mana-mana yang memudahkan orang untuk menangkapnya.
Qin Chen menggunakan kesadarannya, ia mencari keberadaan hewan surgawi dan ia menemukan aura hewan surgawi berada di bagian timur. "Hewan Surgawi tidak jauh dari tempat ini, kita dapat ke sana untuk melihatnya langsung."
Qin Chen membawanya, ia melesat menuju tempat hewan surgawi berada. Dengan kecepatan luar biasa, ia sampai dalam waktu yang singkat. Lian Lan mengambil napas terburu-buru, ia merasa mual karena Qin Chen tiba-tiba membawanya terbang dengan kecepatan tinggi.
Setelah beberapa saat, ia merasa baikan dan bisa melanjutkan pencarian.
"Seharusnya dia ada di sana."
Reruntuhan besar di puncak pegunungan!
"Aku tidak pernah dengar ada reruntuhan di hutan. Bagaimana bisa reruntuhan ini muncul dalam semalam, bahkan para abadi di kota yang sudah menelusuri hutan tidak pernah menemukan reruntuhan ini." Ucapnya, dia sangat terkejut mengetahui ada reruntuhan.
Qin Chen membalasnya. "Sebenarnya ada dimensi yang memisahkan dunia luar dan dunia ini, aku menerobos masuk kedalam saat terbang, dan memecahkan ilusi yang membuat siapapun masuk tidak akan pernah bisa menemukannya, mungkin sebentar lagi keberadaan kita akan segera di ketahui hewan surgawi." Jelasnya.
Mengetahuinya tempat ini mempunyai semacam batas, ia penasaran dengan kekuatan Qin Chen. Bagaimanapun, mengetahui batas yang memisahkan dua dunia ini bukanlah orang sembarangan, bahkan keberadaan seorang True Emptiness tidak dapat menemukan tempat ini dengan kekuatannya.
Qin Chen membawa melompat masuk kedalam reruntuhan, ia merasa ada gerakan aneh di lempengan bumi. Dan terdengar gempa maupun suara air yang mengalir, ia yang di dalam sana melihat sekitarnya begitu berbeda dengan reruntuhan yang pernah ia masuki.
__ADS_1
"Bagaimana sekarang? Apa kau mau berpisah mencarinya, ada dua lorong yang masing-masing mempunyai banyak jebakan." Ucap Qin Chen.
"Bagaimana untuk tetap bersama? Aku merasa lorong bagian kanan adalah tempatnya, karena ada beberapa aura tertinggal berwarna kemerahan, dan hawa hangat keluar dari sana."
Qin Chen mengangguk menerima sarannya, ia membuat pertahanan hawa panas dengan kemampuan hawa dingin. Lian Lan merasa nyaman, itu perasaan yang luar biasa sewaktu melihat fenomena dua elemen bertabrakan menciptakan kunang-kunang.
Sepanjang lorong, hanya ada hawa panas dan beberapa monster yang tergeletak. Kemungkinan mereka adalah monster yang hendak mencari keabadian melalui bertarung melawan hewan surgawi, Phoenix.
Tempatnya begitu gelap, karena itu ia menghidupkan lentera.
"Tempat ini mempunyai mekanisme yang cukup merepotkan, ada banyak jebakan dan ilusi bergabung. Salah langkah saja bisa membuat kita berpisah ketempat yang berbeda-beda, jadi ikuti aku dari belakang."
"Baik."
Qin Chen memasang mata, ia menggunakan mata kehancuran untuk meniadakan segala mekanisme dalam ruangan. Sampai mereka berada di dalam ruangan, ada monster dengan basis True Universe, mereka tampak seperti harimau, namun dengan elemen petir dan api.
"Kau urus yang api, aku akan mengurus satunya."
Sementara sisi lain, ia melepaskan cakram emas kearah monster, itu langsung membunuhnya tanpa mengatakan apapun. Lian Lan tertegun, kekuatan Qin Chen berada di atas True Universe! Bagaimanapun, dia begitu misterius.
Qin Chen membantunya, ia melepaskan cakram emas ke tempatnya berputar menyerupai baling-baling yang di kendalikan.
Slash!
Lian Lan langsung membakar monster tersebut dengan apinya, Qin Chen tertegun merasakan keberadaan api yang hampir setingkat dengan kelas apinya. "Heaven domain bukan omong kosong, ada kelas api yang hampir setingkat denganku." Gumam Qin Chen.
"Tuan, anda dapat membunuh True Universe hanya dengan satu serangan. Apa anda setingkat True Emptiness?" Lian Lan langsung bertanya, dia penasaran karena Qin Chen masih muda namun mempunyai kekuatan luar biasa.
"True Universe lapisan awal." Balas Qin Chen.
__ADS_1
Lian Lan menyipitkan matanya, ia tidak percaya dengan omongan Qin Chen. Bagaimanapun, membunuh dengan satu serangan hanya dapat di lakukan oleh orang dengan kekuatan True Emptiness!
Namun, kalau dia mempunyai item kelas surga dan sebagainya, dia dapat membunuh lawannya yang setara dengan satu serangan.
Qin Chen mengabaikan tatapan penasaran itu, ia masuk kedalam ruangan lain untuk mencari hewan surgawi, karena itu yang terpenting sekarang daripada rasa penasaran Lian Lan.
***
Saat dia berada di luar ruangan, Qin Chen menemukan tempat lain. Tempat tersebut menyerupai menara di dalam reruntuhan, dan di samping menara terdapat danau luas yang membuatnya berada di tengah-tengah danau dengan ketinggian ratusan meter menembus puncak ketinggian langit.
Lian Lan bahkan menatap dengan terpukau, Qin Chen menatap puncak menara terdapat aura keberadaan yang sangat kuat.
"Seharusnya ini tempatnya." Ucap Qin Chen.
"Bagaimana sekarang tuan? Menara itu sangat misterius, di dalamnya belum tentu akan aman. Mungkin sama seperti di luar, ada banyak perangkap dan monster penjaga." Ujarnya.
"Lupakan masalah perangkap dan apapun itu, aku datang untuk mendapatkan jawaban dari hewan surgawi. Terlepas dari semua tantangan mendaki menara, aku tidak keberatan untuk menyelesaikannya satu-persatu."
Mendengar balasan Qin Chen, Lian Lan duduk sampingnya. "Aku tidak keberatan, aku datang untuk mendapatkan bulunya."
"Bagus, untuk sekarang bermeditasi di tempat ini dapat membuat seseorang menembus lapisan selanjutnya, itupun kalau kau mempunyai keberuntungan."
Tentunya, ia ikut menyerap hawa panas ini untuk meningkatkan kebangkitan Bloodline Phoenix.
Lian Lan melihat Qin Chen sudah mulai menyerap aura di sini, ia ikut menyerapnya sembari menjaga jarak agar tidak terjadi benturan saat melakukan proses penyerapan.
Selama berjam-jam, keduanya menyerap aura panas itu kedalam tubuh masing-masing, itu mengandung kekuatan surga dan bumi membuat siapapun dapat menembus lapisan selanjutnya dengan keberuntungan kuat.
...
__ADS_1
*Bersambung ...
1 hari ini, kepala sedang kacau