
handphone vania bergetar.nomor asing yang tak dikenal di layar handphone nya...
"assalammualaikum..."jawab vania memberi salam pada orang yang meneleponnya.
"van,ini bik siti...ibumu sakit van,,sekarang dia dirawat di rumah sakit.dia nanyain kamu terus,kami cepetan pulang yah."kata bik siti,tetangga vania di solo.
vania terkejut tak percaya dengan apa yang dia dengar.sekarang ibunya dirawat di rumah sakit,memang akhir akhir ini kondisi ibunya sedikit kurang sehat.dikarenakan fisiknya yang lemah karena sudah tua,ibunya juga mempunyai riwayat penyakit jantung.sebenarnya vania tak tega meninggalkan ibunya seorang diri di solo,namun ibunya selalu saja menolak saat vania memintanya untuk menetap di yogya bersamanya.vania juga tak mungkin meninggalkan kuliahnya di yogya karena ibunya tak mengizinkannya.
jadi saat mendengar kabar ibunya sakit,vania merasa sangat cemas...dia segera mengemasi barang barangnya hendak pulang ke solo.dia menelepon rita,teman nya satu kelas untuk menyampaikan pada dosen karena tidak bisa masuk kuliah dikarenakan harus menengok ibunya yang sedang sakit.
vania segera mencari bus menuju ke arah solo,sesampainya di rumah sakit vania sangat sedih karena mengetahui ibunya di ruang ICU,,disana ada bik siti dan suaminya yang sedang menunggu di depan kamar ibunya vania.
bik siti menjelaskan bahwa ibu vania harus segera dioperasi.karena penyakit jantung yang dideritanya,dan itu harus segera dilakukan.kalau tidak,mungkin nyawa ibu vania tak akan selamat.
mendengar penjelasan bu siti,kaki vania lemas...ia tak tahu apa yang harus dia lakukan.dapat dari mana dia uang untuk operasi jantung ibunya,apalagi pasti uang untuk operasi jantung sangatlah mahal biayanya.ingin rasanya saat ini ia meminta bantuan barra,namun itu diurungkannya.dia takut kalau hal itu merepotkan barra,belum lagi fikiran keluarga barra nanti.belum jadi istri tapi sudah berani pinjam uang,vania takut jika dia dicap cewek matre yang hanya mengejar harta barra saja.
__ADS_1
vania ingin meminta tolong pada zidan,namun hal itu juga tak mungkin.mengingat zidan pernah menyukainya,vania takut kalau nanti barra mengetahuinya dan salah faham karrna lebih memilih meminjam uang pada zidan daripada pacarnya sendiri.vania juga tak mau merepotkan zidan dan membuat zidan menaruh harapan padanya...vania benar benar bingung....
tiba tiba dokter keluar dari kamar ICU,
dokter menjelaskan bahwa ibunya vania harus segera dioperasi malam ini juga.dokter meminta vania untuk menandatangi persetujuan dan membayar setengah dari biaya operasi tersebut di bagian administrasi.
vania terlihat semakin cemas...bahkan sekarang ia tak memegang uang untuk biaya kamar ICU ibunya.apalagi operasi,,,fikirannya benar benar buntu...
"kenapa vania,kamu kelihatannya cemas..kamu lagi apa disini.siapa yang sakit?"tiba tiba seseorang memegang punggung vania.
vania menoleh kebelakang dan mendapati tante siska,tantenya barra di belakangnya.
"ini tante habis nengokin teman tante yang sakit.kamu yang sabar ya vania,,,kamu harus kuat.demi ibumu,,,terus kenapa masih berdiri saja disini..ayo tante antar ke bagian administrasi buat ngurus semuanya."ajak tante siska ramah.
"anu ....tante,,vania belum pegang uang buat biaya operasinya ibuk."jawab vania lirih...ia sebenarnya mau menutupi hal itu dari tante siska,namun tak tahu kenapa ia berkata jujur pada tante siska.mungkin karena terlalu memikirkan kondisi ibunya saat ini.
__ADS_1
"oh..soal uang ga usah difikirin.tante bakalan bantu kamu.yang penting ibu kamu segera dioperasi secepatnya."jawab tante siska.
"tapi tant....aku,,,"vania tak meneruskan kata katanya.
"udah gapapa van..kamu ga ngerepotin tante kok.kamu kan pacarnya barra,ponakan tante.ini kan tante cuman bantu kamu,tante pinjamin uang.kalau sudah ada uangnya kamu bisa ganti.tante janji kok ga bakalan ngomong ke barra kalau kamu pinjam duit tante.yang terpenting keselamatan ibu kamu van."ucap tante siska sedikit mendesak.
"benar juga ucapan tante siska,mungkin tante siska adalah malaikat penolong yang dikirim Tuhan untuk membantunya saat ini.lagipula vania tak tega melihat kondisi ibunya sekarang.ternyata tante siska cuma kelihatan galak di luar,tapi sebenarnya hatinya sangat baik."batin vania.
akhirnya tante siska dan vania berjalan ke ruang administrasi mengurus biaya operasi ibu vania.semuanya sudah dibayar lunas termasuk biaya obat dan juga kamar ICU...
"makasih ya tante..vania bakalan ganti uang tante.vania bakalan kerja keras buat gantiin uang tante itu."ucap vania tak henti hentinya berterimakasih pada tante siska.
"udah ga perlu difikirin,yang penting ibu kamu segera dioperasi.semoga operasinya berjalan lancar.tapi maaf tante siska ga bisa nemenin lebih lama.soalnya tante musti buru buru ke kantor.ada klien tante yang nunggu.kamu gapapa kan ditinggal sama tante?"ucap tante siska.
"gak papa kok tante.lagipula ada tetangga vania yang nemenin vania disini..."jawab vania.
__ADS_1
akhirnya tante siska pergi dari rumah sakit menuju ke mobilnya meninggalkan vania.vania merasa lega karena ibunya akan segera bisa dioperasi..
"terimakasih tante siska....."batin nya.