
"ros...aku sudah sampai nih...kalian di mana?"vania mengirimkan pesan whatsapp pada sahabatnya rossa.hari ini mereka akan mengadakan reuni di sekolah sma mereka,,
"bentar lagi sampe van...tunggu ya.ni aku berangkat bareng adel."balas rossa pada sahabatnya itu.
terlihat sudah banyak anak anak berkumpul di lapangan sekolah.disana sudah disediakan tempat duduk,juga panggung hiburan.
terlihat juga disana zidan dan beberapa kawan laki lakinya yang terlihat sibuk mengecek kelengkapan acara.
"huft...andai barra juga bisa ikut.pasti sangat menyenangkan."batin vania.
memang barra tak bisa ikut dalam reuni sekolah kali ini karena kuliah nya di amerika yang tak dapat ditinggalkan..sebenarnya vania juga malas datang ke acara ini tanpa barra,pasti disana dia akan ketemu alexa.tapi karena rindu ingin bertemu dengan rossa dan adel yang sudah hampir 2 tahun tak bertemu mereka,membuat vania sangat rindu..
"hai van..."teriak rossa dan adel sambil melambaikan tangannya.
"hai rosss...hai del,kalian apa kabar?tambah cantik aja nih..."jawab vania sambil memeluk kedua temannya itu..
"elo kali yang tambah cantik...sampe pangling aku."canda rossa.
"barra ga ikut van?"tanya adel sambil clingak clinguk mencari keberadaan barra.
"enggak...dia ga bisa datang...masih di amerika."jawab vania pada kedua temannya itu.
"yah..ga seru dong kalo ga ada barra...pantes aja tadi ada yang kelihatan sedih.ternyata ga didampingin cowoknya."canda adel sambil melirik vania...
__ADS_1
"apaan sih."jawab vania sambil mencubit pinggang adel pelan.
"eh..si nenek lampir ga datang nih?"tanya rossa pada kedua temannya.
"siapa?"jawab vania dan adel barengan.
"itu si alexa."ucap rossa.
"kayaknya ga ada deh.dari tadi aku ga lihat dia."jawab vania.
akhirnya mereka bertiga duduk di tempat yang telah disediakan.menikmati acara demi acara yang ditampilkan sampai selesai...
acara pun selesai.semua guru dan siswa sudah pada pulang ke rumahnya masing masing.hanya beberapa saja yang masih berada di sekolah,sambil ngobrol melepas kerinduan mereka pada teman teman yang lain.termasuk juga adel,rossa,vania,dan zidan.
"oke..jangan lama lama ya."jawab rossa sambil meneruskan obrolannya dengan adel.
vania segera masuk ke toilet untuk buang air kecil.setelah selesai,ia membuka pintu toilet dengan terkejut karena tiba tiba ada pria yang mendorongnya dan memepetkan tubuhnya hingga ke tembok.pria itu membungkam mulut vania supaya dia tak bisa berteriak.sambil tangannya yang lain memegangi tangan vania yang mulai memberontak...
pria itu bersikap tak sopan padanya.dia meraba bagian dada vania,sedangkan mulutnya menciumi pipi dan leher vania..vania mencoba memberontak namun ia tak cukup tenaga untuk melawan pria itu.pria itu terus saja menciumi pipi vania dan menarik baju vania hingga kancing baju vania terlepas dan memperlihatkan bra nya.vania menangis namun ia tak bisa berbuat apa apa karena pria itu terus saja memegangi vania dan tak membiarkannya pergi.
tiba tiba saja vania merasa handphone nya berdering..vania segera mendorong pria itu dan mencoba mengangkat teleponnya.panggilan dari zidan,,
vania segera mengangakat telepon itu cepat..
__ADS_1
"zidan..tolong aku..."suara vania terputus karena pria itu merebut handphone vania dan membantingnya sampai hancur di lantai.vania merasa sangat ketakutan...
pria itu terus saja mendekati vania dengan senyum menyeringai memperlihatkan wajahnya yang penuh nafsu...
pria itu mencoba mencium vania kembali...namun vania mengelak,,satu tamparan didaratkan di pipi vania membuat pipinya terasa panas dan langsung memerah.
"tolong lepaskan aku...aku ga kenal kamu..."tangis vania semakin keras..
namun pria itu tak menghiraukan vania,tangannya mencengkeram bahu vania kuat dan hendak mendekatkan bibirnya untuk mencium bibir vania.
"plaaak..."tiba tiba zidan datang dari arah belakang memukuli pria itu.dicengkeramnya krah baju pria itu lalu memukul wajahnya berulang ulang..pria itu akhirnya kabur karena tahu bahwa zidan bukan lawannya...
zidan membangunkan tubuh vania yang terduduk ketakutan di dinding kamar mandi.air mata membasahi pipinya dan bajunya sudah robek di beberapa bagian.
zidan lalu menutupi tubuh vania dengan jaket dan menuntunnya keluar dari kamar mandi.tanpa mereka sadari ada seseorang yang memotret mereka berdua.
rossa dan juga adel terkejut melihat keadaan vania.mereka lalu membantu menenangkan vania...untung saja zidan datang tepat waktu..kalau tidak entah apa yang akan terjadi.
sebelumnya zidan berniat untuk mengajak vania pulang bareng dengannya.karena tak melihat keberadaan vania,zidan berinisiatif meneleponnya dan mendengar suara vania minta tolong.zidan lalu bertanya pada adel dan rossa dimana vania berada.mereka bertiga lalu menyusul vania pergi ke toilet untuk mencari vania.dan mereka terkejut karena ada pria yang berniat melakukan hal yang tak senonoh terhadapnya.
akhirnya vania diantar pulang oleh zidan dengan mobilnya.sedangkan adel dan rossa pulang ke rumahnya masing masing...
Siapakah pria yang telah melecehkan vania?dan siapa yang sudah memotret vania saat zidan memakaikan jaket dan memeluknya?
__ADS_1
bersambung....