Lembaran Baru

Lembaran Baru
pekerjaan


__ADS_3

hari ini vania tampil tak seperti biasanya.gadis itu tampil dengan busana sopan dengan kerudung di kepalanya.ya,semenjak kejadian yang menimpanya kemarin,ia merasa hidupnya harus berbenah.berusaha memperbaiki dirinya bukan hanya dari segi penampilan nya saja.dan vania merasakan hati nya lebih tenang saat ia mengenakan hijab.


"kau terlihat berbeda dengan hijab mu itu.kau terlihat semakin cantik."ucap zidan saat pertama kali melihat vania.gadis itu hanya tersenyum mendengar pujian kepadanya.


mobil pun melaju,ke sebuah ruko pakaian tiga lantai yang terlihat cukup mewah.toko ini menjual baju baju.mulai dari baju anak,baju pria juga wanita.zidan mengantarkan vania menuju ke ruangan dimana dia membuat janji dengan teman nya kemarin.disana sudah duduk seorang wanita yang ternyata sudah menunggu kedatangan mereka berdua.


"silahkan duduk..."memandang vania dan zidan bergantian sambil mempersilahkan mereka berdua untuk duduk.kemudian berjalan ke arah kulkas di ruangan tersebut dan mengambil 3 botol teh kotak dingin.


"mmm...jadi anda vania,teman nya zidan?"ucap wanita itu.pandangannya tertuju pada vania.


"iya...mbak...saya vania..."ucap vania menjawab pertanyaan gadis di depannya.


"namaku lisa,zidan sudah bercerita banyak tentangmu.jadi kapan bisa mulai bekerja?"kata wanita itu mantap.

__ADS_1


"bekerja?apa aku tidak di tes dulu mbak?"tanya vania heran.


"hahaha...aku sudah berteman lama dengan zidan.aku tahu,apa yang direkomendasikan olehnya tak akan membuatku kecewa.benarkan?"sambil melirik zidan yang duduk di depannya.


"te...terimakasih mbak,saya merasa sangat senang karena anda sangat percaya pada saya.saya berjanji akan bekerja dengan sungguh sungguh dan membuat toko mbak semakin maju."ucap vania mantap.


"hahaha...tokoku?ini bukan tokoku van.aku hanya bawahan pemilik toko ini saja.ya bisa dibilang orang kepercayaan nya sih.karena beliau sedang tidak ada di Indonesia sekarang,jadi aku yang mengurus toko miliknya ini.mungkin beliau masih sibuk,jadi belum bisa datang berkunjung ke toko."ucap lisa menjelaskan.


"besok kau sudah mulai bisa bekerja.kau bisa menggantikan posisi nadira,karena dia harus mengundurkan diri untuk persiapan melahirkan."ucap lisa menjelaskan.


"terima kasih mbak..terimakasih banyak."ucap vania sambil menjabat tangan lisa.kemudian zidan dan vania pamit untuk pulang..


di depan toko...

__ADS_1


"cantik....jadi kapan rencana kau akan melamarnya?"ucap lisa pada zidan yang hendak berjalan menuju mobilnya.sementara vania sudah berjalan terlebih dulu mendahului mereka.


"aku akan menunggu sampai vania siap.karena kejadian kemarin,aku rasa dia masih terlalu syok untuk menerima lamaran seseorang."ucap zidan sambil memandang wajah lisa.di bibirnya tersungging sebuah senyuman.


sementara di dalam mobil vania memandang lisa dan zidan yang tampak dari kejauhan sedang mengobrol.sesekali dilihatnya lisa tertawa.


"ah senangnya melihat mereka berdua,lisa dan zidan nampaknya terlihat begitu akrab.apakah mereka pacaran?"gumam vania.


zidan masuk ke dalam mobil.mobil itupun melaju di keramaian,vania hanya terdiam dengan fikirannya yang melayang entah kemana.dia merasa senang karena zidan sudah menemukan wanita yang baik.tapi entah kenapa dia merasa sedih melihat lisa dan juga zidan.andai dia dan barra bisa kembali lagi seperti dulu.tapi,,ah..itu tak mungkin.sesaat dia tersadar dari lamunannya dan menyemangati dirinya sendiri.


"aku harus melupakan nya,,ya..besok aku akan bekerja.aku tak akan punya waktu untuk memikirkan nya lagi."batin nya.


vania akan melupakan semua kenangan nya bersama barra mulai dari sekarang.

__ADS_1


__ADS_2