Lembaran Baru

Lembaran Baru
terbongkar


__ADS_3

hari ini barra sedang berada di sebuah restaurant bersama nada.mereka berdua sedang makan siang bersama karena nada mengajak barra untuk makan di luar.terpaksa barra menyetujui permintaan nada tersebut.


"aku ke toilet dulu ya mas..."ucap nada meminta izin.


barra pun mengangguk.segera nada pergi menuju ke toilet wanita.


"barra..."teriak seorang wanita yang membuat barra segera menoleh ke arah nya.


"alexa,,,kamu alexa kan?apa kabar...udah lama ga ketemu sejak lulus sma."ucap barra sembari menjabat tangan alexa.


"kabar aku baik.aku seneng banget lihat kamu disini...emmh,,vania mana?kok ga kelihatan?"tanya alexa.


"vania...aku udah putus kok sama dia.dia gak sama aku lagi.aku juga ga tahu dimana dia sekarang."jawab barra.


"oh gitu,sebenarnya aku mau minta maaf sama dia.aku udah mencari dia sejak aku bebas dari penjara...."ucapan alexa terpotong.

__ADS_1


"penjara?kok bisa kamu dipenjara...emang kasus apa?"tanya barra menyelidik.


"aku....aku minta maaf sama kamu barr,,,sama vania juga.aku kira kamu masih sama sama dia.aku bener bener menyesal atas apa yang udah aku lakuin sama dia.aku nyari dia ke mana mana tapi ga ketemu.aku cuma ingin minta maaf sama vania.biar aku ngerasa tenang."tangan alexa menggenggam barra,matanya mulai berkaca kaca.


"emang kamu ada salah apa sama vania?"tanya barra.


"gara gara aku..."alexa menunduk.


"aku yang buat dia jadi wanita malam barr...aku ngejebak dia,gara gara rasa cemburuku...aku sampai membuat vania hilang kehormatan nya."hiks....hiks...alexa mulai menangis.


barra menatap alexa dengan emosi.bagaimana bisa alexa melakukan semua itu,hanya didasari rasa cemburu.


"aku sungguh menyesal barra...aku benar benar ingin meminta maaf padanya.aku akan berlutut di depannya...kumohon maafkan aku.aku sudah dipenjara untuk menebus kesalahanku."ucap alexa penuh penyesalan.


"apa kau tahu....karena ulahmu ini,aku dan vania jadi putus?"barra mengepalkan tangannya...

__ADS_1


"kalau saja kau bukan wanita,aku pasti akan menghabisimu saat ini juga.tapi aku bukanlah lelaki yang bisa kasar pada seorang wanita.jadi sebelum aku bertambah marah..lebih baik kau segera pergi dari sini."ucap barra tegas.


"tapi barr...."alexa tak melanjutkan kata katanya.dia terlalu takut melihat emosi di wajah barra.


"tolong sampaikan maafku pada vania...aku sungguh menyesal."ucap alexa sambil pergi meninggalkan barra begitu saja.


hati barra bergejolak.ternyata vania bukanlah wanita yang selama ini dia fikirkan.ternyata semua hanya salah faham.ingin rasanya barra segera pulang ke Indonesia,tapi dia pun tidak tahu sekarang vania berada di mana.ada kekecewaan di hati barra.bagaimana bisa dia tidak mempercayai wanita yang teramat dicintainya,rasa kecewa itu kian bertambah karena dia kini telah menikah.meskipun pernikahan nya bukanlah atas dasar cinta.


"bagaimanapun juga aku harus menemukanmu vania...aku bersalah padamu.aku tahu mungkin semua sudah terlambat,tapi aku hanya ingin agar kau memaafkanku.dan aku tak akan tenang sebelum mendapatkan maaf darimu vania."batin barra penuh penyesalan.


tiba tiba muncullah nada setelah selesai dari toilet.


"maaf ya lama..."ucap nada.


"aku ingin pulang..."ucap barra tiba tiba.

__ADS_1


"tapi kan makanannya belum datang mas."cegah nada.


"di bungkus saja.aku sudah tidak berselera makan."jawab barra..mulai beranjak meninggalkan nada


__ADS_2