
hari ini vania akan menemui seseorang...di sebuah restaurant di sebuah hotel berbintang,mereka janji akan bertemu.
"vania..."panggil seorang pria berkemeja yang tengah duduk di salah satu meja sambil melambaikan tangannya pada vania.
vania lalu menghampiri pria yang memanggilnya tersebut.
"pak sandy?" tanya vania pada pria itu.
"silahkan duduk."ucap laki laki itu sambil mempersilahkan vania duduk.
"saya sudah membaca lamaran kamu.jadi kamu siap selama kontrak pekerjaan ini kamu tidak menikah?"tanya laki laki itu.
"ya pak.saya siap..."jawab vania.
"baiklah...anda kami terima bekerja di perusahaan kami."jawab laki laki itu mantap.
"terimakasih pak.."jawab vania dengan senang.
pak sandy hanya mengangguk.setelah mengobrol beberapa waktu akhirnya vania pun berniat pamit.
"mari saya antar."ucap pak sandy.
"enggak usah pak..saya naik bus saja...ga enak kalo merepotkan bapak."jawab vania menolak ajakan pak sandy.
__ADS_1
"ga merepotkan,toh nanti saya juga akan menjadi atasan kamu.dan sebagai atasan,saya juga kepengen tahu rumah kamu dimana."jawab pak sandy.
akhirnya karena tak enak hati menolak ajakan pak sandy,vania pun menuruti ajakan dari calon bos nya itu.
beberapa menit mereka berada di dalam mobil,hanya beberapa kali saja mereka saling berbicara.tentang masalah pekerjaan,kadang tentang arah rumah vania.sampai akhirnya vania sadar ada yang tidak beres,karena jalan yang diambil pak sandy bukan jalan menuju rumahnya.
"gak papa kan van mampir ke rumah temen aku dulu,aku mau ngambil berkas kantor yang ketinggalan.cuma bentar doang kok."kata pak sandy.
"iya pak.gak apa apa."jawab vania..
akhirnya tibalah mereka di sebuah rumah dengan pintu gerbang yang tinggi dan halaman yang sangat luas.rumah itu terlihat megah,rumah dua lantai yang memiliki taman bunga di depan rumahnya membuat suasananya semakin asri.
"ayo masuk dulu bentar."ajak pak sandy pada vania.
vania akhirnya mengikuti pak sandy masuk ke dalam rumah itu tanpa rasa curiga.seorang laki laki berbadan kekar membukakan pintu untuk mereka dan mempersilahkan vania duduk.
"baik pak."jawab vania
beberapa saat kemudian ada seorang wanita paruh baya yang nampaknya pembantu di rumah itu mengantarkan minuman untuk vania.
"diminum dulu minuman nya neng."wanita itu mempersilahkan vania minum.
"terimakasih bi..."ucap vania sopan,sambil meminum es syrup yang sudah disediakan di mejanya.
__ADS_1
setelah menunggu beberapa lama...pak sandy belum juga turun.
"katanya cuma sebentar."batin vania.
tiba tiba vania merasa kepalanya pusing dan terasa berat.vania mencoba untuk memegangi kepalanya,pandangannya mulai berputar.vania mencoba berdiri namun dia tak kuasa menahan berat badannya..akhirnya dia pingsan.
************
betapa kagetnya vania,setelah tersadar..dia berada di sebuah kamar.rambutnya acak acakan,bajunya sudah berserakan di bawah lantai,badannya yang telanjang hanya di tutupi oleh selimut.
vania lebih kaget lagi karena pak sandy tiba tiba keluar dari kamar mandi dengan keadaan setangah telanjang.hanya memakai celana pendek saja.
"apa yang kamu lakukan padaku.dasar brengsxk!"teriak vania marah.air matanya mengalir membasahi pipinya...dia mengumpat laki laki yang dianggap sebagai bos nya itu.
"halah,jangan munafik kamu.bukannya kamu sebenarnya juga menginginkan hal itu.semalam kamu menikmatinya bukan?berkali kali kamu mendesah..sayang."ucap laki laki itu hendak membelai wajah vania,namun tangan itu di tepis kasar oleh vania.
"jangan sentuh aku.dasar laki laki bej*t!"umpat vania kasar.
"hei...jaga mulutmu!dasar wanita jal*ng...!kau sekarang sudah tak ada harganya lagi.kau tahu itu!aku sudah mengambil keper*wananmu..jadi kau hanya wanita jal*ng sekarang."ucap laki laki itu sambil mengenakan pakaian nya kembali.
vania tak bisa apa apa.ingin rasanya ia memukul pria itu,menjambaknya,meludahinya...atau apa saja yang bisa ia lakukan.tapi mengingat keadaannya yang masih telanjang bulat,ia pun tak bisa melakukan apa apa.dia hanya bisa menangis sambil menyesal atas apa yang telah terjadi.dia marah...
marah pada laki laki itu,juga marah pada dirinya sendiri karena telah begitu gampang percaya pada seseorang.vania sungguh sungguh menyesal,dia merasa dirinya sungguh bodoh.bagian yang paling berharga dalam dirinya telah direnggut oleh seorang pria yang tak ia cintai,bahkan belum dia kenal.
__ADS_1
vania merasa kalau hidupnya sudah tak ada gunanya lagi.
"maafin aku mas barra..."batin vania sambil terus menangis i nasib nya