Lembaran Baru

Lembaran Baru
jebakan


__ADS_3

nada tersenyum penuh kemenangan.wajahnya bersemu sangat gembira.malam ini ia mempunyai rencana yang sangat matang yang membuat barra akan mencintainya selama lamanya."hanya perlu anggukan setuju dari barra,maka semua rencananya akan berjalan dengan mulus"begitu fikirnya.


barra yang baru pulang dari kantor langsung merebahkan tubuhnya di sofa.badannya sangat pegal karena banyaknya pekerjaan yang harus ia selesaikan hari ini.


"mas,nanti malem dinner ber dua yuk."ajak nada sambil mendekati suaminya,duduk di samping barra.


"aku capek banget nad.kerjaan aku aja ini belum selesai."sambil menunjuk beberapa dokumen yang dia bawa dari kantor nya.


"ayolah mas,sekali ini aja nurutin maunya aku.aku lagi pengen makan di luar nih."nada mulai merebahkan kepalanya di bahu barra.tangannya meraba dada bidang barra,mengelusnya pelan membuat pria itu merasa risih.


"oke oke...kamu lepasin aku sekarang...biar aku selesaikan pekerjaan aku dulu."menepis tangan nada yang bermain main di dada nya,lalu beranjak dari sofa tempatnya duduk.Mau tak mau dia harus mengikuti kemauan nada agar wanita itu tidak terus terusan mengganggunya.barra segera beranjak menuju kamarnya di lantai dua.


"makasih ya mas.jangan lupa ntar malem."sahut nada dari bawah.tak mendapat jawaban dari suaminya.nada tersenyum licik karena barra menyetujui ajakan nya.

__ADS_1


barra segera menuju kamar mandi.melepaskan kepenatan dari pekerjaan yang menumpuk seharian ini sangat melelahkan.rasanya mandi dengan air hangat akan membuat tubuhnya sedikit lebih rileks..selang beberapa menit barra keluar dari kamar mandi.


"huft..masih banyak dokumen yang harus dia kerjakan..."barra menatap tumpukan dokumen di meja nya.ia merebahkan tubuhnya di kasur.memejamkan matanya berusaha untuk tidur."nanti saja akan ku kerjakan,aku butuh istirahat sebentar."gumam nya dan mulai terlelap.


nada berdandan lebih cantik dari biasanya,dipakainya gaun seksi warna hitam memperlihatkan punggungnya yang terbuka.di depan cermin dia berkaca sambil tersenyum menyeringai.entah apa yang dia fikirkan.


"udah siap mas.kamu kelihatan ganteng banget."nada menggandeng tangan barra yang sudah berpakaian rapi ke arah mobil nya.menuju restaurant yang nada inginkan.


"aku ke toilet bentar ya mas."nada pamit ke pada barra.barra hanya menjawabnya dengan anggukan.tapi bukannya pergi ke toilet,nada malah menemui salah satu pelayan di restaurant itu.memberikannya sebuah bungkusan kecil dan juga amplop coklat.berisikan uang tentunya.


"maaf mas,nunggu lama...makanan nya belum dateng?"tanya nada pada suaminya.


belum juga barra menjawab,pelayan datang membawa makanan yang mereka pesan dan segera menghidangkannya di meja.nada tersenyum penuh kelicikan.

__ADS_1


"ayo dimakan mas..."ucap nada sembari menyodorkan makanannya ke arah barra.mereka pun asyik makan berdua,sesekali nada berusaha menyuapi barra namun ditolaknya,membuat wajah perempuan itu terlihat kecewa.


"minumnya dihabisin mas.mubadzir.."memaksa barra meminum jus jeruk yang ia pesan sebelumnya.barra pun segera menenggak habis minuman nya.


tiba tiba barra merasa badannya terasa panas,tubuhnya mulai berkeringat,,padahal di restaurant itu terdapat ac ruangan yang menyala.barra merasa sedikit curiga karena panas yang menjalar di tubuhnya secara tiba tiba.hal aneh yang tak biasa ia rasakan,apalagi sesuatu di balik celananya yang mengeras begitu saja tanpa aba aba darinya.


barra mulai curiga melihat nada yang berusaha untuk menggodanya,dengan menurunkan sedikit tali gaun nya yang membuat bahu dan belahan dada nya sedikit tersingkap."wanita itu terus tersenyum bahagia dari tadi."fikirnya.


merasa ada yang tak beres,barra meraih handphone nya,mencoba mengetikkan sesuatu di google.mencari tahu apa yang terjadi pada tubuhnya."obat perangsang."batin nya...


"sial,jadi nada sengaja melakukan ini semua."batin barra kesal.


namun ia mencoba menutupi semua dari wanita itu.dirinya bahkan merasa semakin tidak nyaman dengan tubuhnya saat ini."harus segera dilampiaskan."fikir nya.

__ADS_1


__ADS_2