
hari ini barra bersiap siap akan terbang ke Indonesia.bagaimanapun juga,dia tetap harus menemukan di mana vania,gadis pujaan nya itu.dia harus segera meminta maaf pada gadis itu.entah maafnya akan diterima atau tidak,baginya itu tidak masalah.
"kau sudah siap?"tanya barra pada nada yang masih terlihat sibuk dengan koper nya.
"hu um..."jawab nada singkat.
"ayo kita berangkat..."barra membantu mengangkat koper di tangan nada.mereka bergegas menuju bandara.
hari ini nada juga akan ikut pulang ke Indonesia.sudah sejak lama ia tidak meninjau langsung usahanya di Indonesia.jadi saat barra bilang padanya kalau ingin ke Indonesia dalam waktu yang lama,nada antusias untuk ikut.
Sesampainya di Indonesia...
"mas,kita langsung pulang aja ya.aku capek banget."ucap nada sambil menuju taksi.
"kamu langsung aja pulang ke rumah mama ya.mungkin beberapa hari aku nanti ga bisa pulang.aku ada urusan penting soalnya."jawab barra yang membuat nada kecewa.
"tapi kita kan baru sampai mas.masa aku harus pulang sendiri."ucap nada cemberut.
"maaf ya nad...tapi kerjaanku sangat penting banget.tolong bilang ke mama aku ga akan pulang beberapa hari.jadi ga usah nungguin aku."jawab barra sambil memasukkan koper nada ke dalam mobil.
"kamu ga apa apa kan pulang sendiri.please...."pinta barra.
__ADS_1
nada pun akhirnya mengangguk.meski wajahnya sedikit cemberut karena barra tak mau menemaninya.taksi itu pun bergegas pergi meninggalkan barra yang masih berada di bandara.
"aku akan mencari hotel sekarang.lalu aku akan mencari vania..."gumam barra.
*******
Setelah hampir seminggu mencari keberadaan vania,barra akhirnya pulang ke rumahnya dengan rasa kecewa.bagaimana tidak,dia sudah mencari vania di kampus,di kostnya bahkan di rumah ibunya.namun tidak ada jejak tentang wanita itu.membuat barra semakin frustasi..
"mas,nanti malam temenin aku ya mas."ucap nada bergelayut manja di tangan suaminya.
"ke mana?aku lagi ga kepengen pergi ke mana mana nih.aku capek banget."barra memberikan alasan.
"ayolah mas...aku cuma minta ditemenin makan malam aja kok mas.sama rekan kerja aku.sekalian ngenalin mas sama lisa.please...."mata nada berkaca kaca,wajahnya penuh harap.
**********
nada berjalan tergesa gesa meninggalkan barra yang masih asyik menelepon seseorang.
"mas,meja 20 ya."memberi kode pada barra lalu segera beranjak pergi masuk ke dalam restaurant.
"hai..maaf sudah lama menunggu."nada menjabat tangan lisa dan vania secara bergantian.
__ADS_1
"iya mbak.ga apa apa kok..kita juga baru saja sampai."ucap lisa sambil tersenyum ke arah nada.merekapun segera memesan makanan kepada pelayan restaurant.
"jadi ini yang namanya vania?"ucap nada.
"aku sangat bersemangat loh mbak saat lisa mau ngenalin aku sama kamu.desain baju kamu itu bagus bagus banget.aku berterimakasih banyak sama kamu."ucap nada sambil tersenyum ke arah vania.
"ah,mbak bisa aja.aku yang makasih sama mbak.karena mbak udah ngasih kepercayaan aku lewat mbak lisa buat desain baju baju di toko mbak."jawab vania singkat.
"iya mbak...aku dulu ga nyangka kalau vania ini pinter nge desain baju.tau gitu dari awal ga aku tempatin di bagian admin.hahaha...."lisa pun ikut nimbrung di obrolan mereka bertiga.
ketiganya asyik dengan pembicaraan mereka,baru pertama kali bertemu.tapi nada dan vania sudah mulai akrab.
barra yang sudah selesai menelepon langsung mencari keberadaan nada.setelah melihat nada yang berbincang dengan dua orang gadis.barra segera menghampirinya.
"maaf ya saya terlambat."ucap barra sambil menarik kursinya untuk duduk.namun dia kaget melihat wanita yang duduk di sebelah nada.
deg...dada barra bergejolak.jantungnya berdetak dengan cepat,wajahnya terlihat kaget,rasa senang,bahagia,canggung.terlihat di wajah barra saat ini.wanita yang ia rindukan,kini ada di hadapannya.meskipun vania kini sudah memakai hijab,membuat penampilannya kini berbeda dengan dirinya yang dulu.vania juga merasakan kekagetan yang sama.saling lama mata mereka bersitatap.
"mas...ayo duduk."ucapan nada mengagetkan keduanya.
barra pun akhirnya duduk.matanya masih menatap tajam ke arah vania,sementara vania mulai bingung.apa yang harus dia lakukan.ingin rasanya saat ini juga ia pergi dari tempat itu.tapi dia merasa tak enak pada nada dan juga lisa,bos nya.
__ADS_1
vania hanya mencoba tersenyum kaku.berusaha mengalihkan pandangan nya dari tatapan tajam pria di depan nya.