Maduku ternyata Readerku

Maduku ternyata Readerku
Latihan


__ADS_3

Celo menatap Citra penuh keheranan apa yang diucapkan Citra seperti menyindir dirinya.


"Kamu nyindir aku," kata Celo.


"Nyindir apaan sih mas," sahut Citra.


"Sudahlah lupakan," timpal Celo.


Memang benar apa kata pepatah, gajah di pelupuk mata tak nampak sedangkan semut di seberang nampak.


Kesalahan sendiri yang begitu besar tidak nampak dan tidak diketahui sedangkan kesalahan orang lain meskipun kecil kita akan tau.


Hari terus berlalu cinta Aisyah terurai dengan sendirinya karena rasa kecewa yang selalu Celo torehkan. Celo menginginkan rumah tangganya utuh tapi apa yang dilakukannya justru malah membuat rumah tangganya semakin hancur.


"Kamu kenapa sih sayang kamu selalu pergi dengan Reno ingat kamu itu istri aku," kata Celo.


Aisyah hanya tertawa mendengar perkataan Celo. Menurut Aisyah Celo sangat lucu.


"Kamu juga sama kan? kamu malah tidur dengan Citra padahal jelas-jelas kamu masih suami aku," balas Aisyah.


Celo menatap Aisyah dengan tatapan sedihnya tapi semua itu tidak membuat Aisyah iba tau berbaik hati pada Celo.


"Bedakan lah sayang pria dan wanita," sahut Celo.

__ADS_1


"Apa! bedakan.Jadi menurut kamu aku harus memaklumi kamu yang berhubungan dengan citra gitu, legowo dan menerima dia dan kamu gitu," timpal Aisyah.


"Gila mas kamu," imbuh Aisyah.


"Aku tau aku gila tapi aku tidak suka kamu pergi dengan pria lain," teriak Celo.


"Kalau kamu tidak suka seharunya kamu juga mikir sebelum kamu memutuskan untuk menjalin hubungan dengan Citra," kata Aisyah.


Celo nampak frustasi, Aisyah benar-benar tidak mau dibujuk entah bagaimana cara untuk membuat Aisyah mau hidup bertiga dengannya dan Citra.


Aisyah yang ada janji dengan Reno memutuskan untuk segera pergi. Dia tidak mau debat lagi dengan Celo karena itu akan mengganggu perkembangan anak yang ada di dalam kandungannya.


Aisyah telah datang ke rumah studio milik Reno, disana sudah ada tim yang menunggu kedatangannya dengan beberapa Artis yang akan menjadi bagian dari film baru Aisyah yang berjudul Gelas ambyar.


Dan untuk madunya sendiri diperankan oleh Anya Neuralgin. Setelah saling ketemu dan kenal sutradara memberikan naskah yang harus dihafal setiap setiap pemain.


Setelah mendapatkan naskah masing-masing mereka mulai pemanasan sedikit dengan adegan Reza Rahadurian dan Aisyah bertemu.


Aisyah yang sangat senang bertemu dengan aktor favoritnya menatap Reza dengan senang tanpa kedip.


"Mimpi apa aku bisa ketemu dengan mas Reza, astaga aslinya lebih tampan daripada aslinya," batin Aisyah yang terus menatap Reza.


"Di film layangan pedot aku hanya bisa mengaguminya lewat layar kaca tapi sekarang dia berdiri di hadapanku." Aisyah bermonolog dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


Reza menepuk bahu Aisyah dan ini membuat Aisyah kaget.


"Malah melamun," kata Reza.


"Iya maaf," sahut Aisyah.


Setelah latihan pra syuting Aisyah mengobrol dengan Reno di taman.


"Dalam cerita ini aku dan kamu bersatu," kata Reno.


"Endingnya kita menikah," imbuhnya.


Aisyah tersenyum dengan apa yang dikatakan Reno.


"Entahlah Ren, semua yang aku tulis hanya dari kepala aku saja, akhirnya aku buat happy ending karena aku tidak ingin hidupku berakhir dengan kesedihan," kata Aisyah.


"Aku janji Aisyah akan menyempurnakan hidup kamu seperti yang kamu tulis di novel kamu," sahut Reno.


"Aku masih ingat dengan tulisan kamu di akhir bab," kata Reno.


"Apa?" tanya Aisyah dengan menantang Reno.


"Akhirnya aku menemukan kebahagiaan dengan lelaki yang sangat mencintai aku," jawab Reno.

__ADS_1


"Semoga saja Ren," sahut Aisyah dengan tersenyum.


__ADS_2