
"Tidak usah kamu pikirkan perkataan aku Aisyah, pokoknya nanti setelah lahiran kamu ceraikan suami kamu itu dan menikah dengan aku," jawab Reno dengan terkekeh.
Aisyah menatap Reno dengan tatapan yang tak biasa, apa maksud Reno? apa benar dia akan menikahinya setelah lahiran.
"Ren, kamu nggak serius kan?" tanya Aisyah dengan tatapan menyelidik.
"Tergantung kamu menanggapinya bagiamana Aisyah," jawab Reno ambigu.
"Maksudnya?" tanya Aisyah lagi.
"Udah udah nggak usah dibahas," kata Reno mencoba mengalihkan pembicaraan mereka.
Reno tau kalau Aisyah mungkin belum siap untuk membuka hatinya, luka yang Celo torehkan mungkin terlalu dalam sehingga membuatnya trauma untuk menerima cinta lain.
Reno mengambil berkas di dalam laci, dia meminta Aisyah untuk mempelajarinya.
Mungkin untuk saat ini cukup berada di samping Aisyah sudah cukup.
"Ren kenapa ada adegan ciumannya?" tanya Aisyah.
"Namanya juga akting biar feel nya dapat dan penonton greget ya memang harus ada adegan itu," jawab Reno.
Reno bisa dibilang licik, dia meminta pembuat skenario untuk membuat adegan yang hot dengan Aisyah, dia juga meminta adegan Aisyah dengan Reza Rahadurian biasa-biasa saja, adegan Reza lebih banyak hot dengan pelakor Anya Neuralgin.
Aisyah menatap Reno dengan tatapan yang tak biasa lalu melanjutkan membaca skenarionya.
__ADS_1
Di akhir bab ada adegan ranjang di Cappadocia antara dirinya dan juga Reno.
"Astagfirullah Reno, ini apa harus polos?" tanya Aisyah lagi.
"Kan itu adegan kita saat kamu ingin bulan madu kedua di sana saat kamu hamil," jawab Reno dengan terkekeh.
"Bisa nggak ada wanita penggantinya?" tawar Aisyah.
"Nggak ada, itu harus murni kamu. Pas saat kita nikah nanti kamu pakai baju yang longgar jadi nggak kelihatan kalau kamu hamil," sahut Reno.
"Tunggu-tunggu ini kok seakan udah kamu atur seperti ini ya," protes Aisyah.
"Memang," ucap Reno dalam hati.
Reno terkekeh mendengar kata Aisyah, memang semua udah diatur sedemikian rupa supaya Aisyah dekat dengahnya, dengan adegan yang seperti itu dia berharap muncul kemistri dan cinta diantara mereka.
Aisyah menghela nafas.
***********
Waktu terus berlalu, waktu syuting mereka berjalan hampir seperempat naskah, kini sudah dalam proses Reza Rahadurian ketahuan selingkuh.
"Keterlaluan kamu mas," kata Aisyah dalam aktingnya.
Akting Aisyah sungguh memukau, caranya menangis sungguh seperti nyata bahkan sekelas artis papan nama Reza Rahadurian bisa dibilang kurang bisa menandingi akting Aisyah.
__ADS_1
Tangisan Aisyah sungguh membuat Reza bergetar, dia dengan rasa bersalah memeluk Aisyah.
"Maafkan aku Aisyah," kata Reza Rahadurian.
Aisyah terus menangis dalam pelukan Reza, dalam naskah Aisyah menolak pelukan Reza namun ini Aisyah malah memeluk Reza, Aisyah menghayati dan dia kini memeluk Reza seakan dia memeluk Celo suami aslinya.
"Cut cut," teriakan sutradara.
"Hey Aisyah, kamu kenapa?" tanya Reza dengan heran.
Aisyah segera melepas pelukan Reza lalu menatap sekelilingnya dia dasar dia malah masuk dalam masalahnya.
"Astaga maafkan aku mas Reza," kata Aisyah.
Di sisi lain Reno menggelengkan kepala.
"Kenapa malah Reza yang dapat pelukannya?" batinnya dengan kesal.
Setalah syuting semua berkumpul untuk melakukan evaluasi, sang sutradara sungguh senang dengan akting semua pemainnya.
"Semoga film gelas Ambayar bisa menandingi film layangan pedot," katanya.
"Pasti itu," kata Reno.
"Oh ya untuk syuting bulan depan kita terbang ke Turki," imbuh Reno.
__ADS_1
Semua nampak senang karena bisa sekalian jalan-jalan ke Capadokia melihat balon terbang.