Maduku ternyata Readerku

Maduku ternyata Readerku
Akting ciuman


__ADS_3

Di sakiti terus menerus membuat Cinta Aisyah pada Celo semakin berkurang bahkan melihat Celo membuat Aisyah muak.


Pagi ini Aisyah pergi untuk syuting, scene kali ini adalah dimana Aisyah dan Reno berciuman.


Aisyah memohon pada Reno peran pengganti namun Reno menolak.


"Tidak ada peran pengganti untuk adegan seperti ini karena inilah momen yang tunggu penonton," kata Reno.


Aisyah tidak bisa berbuat apa-apa selain menerima peran yang diberikan.


Asiyah menghela nafas saat Reno sudah di depannya.


"Pergilah aku ini wanita yang telah terluka aku tidak membutuhkan pria," teriak Aisyah.


"Tidak, sampai kapan pun aku akan mengejar kamu Aisyah cintaku untuk kamu tulus tidak seperti suami kamu yang gila itu," sahut Reno,


"Cut," teriak Sutradara.


Sang sutradara sangat memuji akting Reno dan Aisyah, dia yakin film gelas Ambyar akan melejit seperti layanan pedot.


"Kita akting lagi, pak Reno Bu Aisyah semangat yang totalitas ini adalah yang ditunggu oleh penonton lagi.


Reno dan Aisyah sudah di depan kamera, mereka sangat dekat.


Reno memeluk Aisyah dari belakang sembari berkata.


"I love you, i love you Aisyah," kata Reno.


"Tidak Reno, aku tidak mencintai kamu," sahut Aisyah.

__ADS_1


"Tatap aku dan katakan kalau kamu tidak mencintai aku," kata Reno.


Tanpa banyak cincong Reno langsung melahap bibir Aisyah, Aisyah terus saja mematung padahal di adegan mereka di akhir adegan Aisyah menerima ciuman dari reno.


"Cut!" teriak Sutradara.


"Aisyah totalitas ok!" kata Sutradara.


"Ok," sahut Aisyah.


Reno tersenyum licik seharian ini mengulang berkali kali juga gak papa kapan lagi bisa mencium Aisyah.


Reno mencium Aisyah dengan panas dan ini membuat Aisyah lagi-lagi bingung.


"Cut,"


"Cut,"


"Cut,"


"Kita istirahat dulu lah," kata Sutradara.


Aisyah sungguh frustasi bagaimana membalas ciuman Reno.


"Aisyah, kalo kamu nggak totalitas kini kapan selesainya, apa kamu mau sepanjang hari akting ciuman ma aku," kata Reno dengan tersenyum licik dan itulah yang diinginkan Reno.


"Entahlah Ren, aku bingung," sahut Aisyah.


"Udah kalo syuting ya syuting aja jangan baper, jangan ingat Celo ingat aku saja ok," pesan Reno.

__ADS_1


"Mau latihan dulu nggak," kata Reno.


"Nggak nggak ciuman aja latihan kaya mau lomba aja," ucap Aisyah.


"Kamu kan nggak ahli malah ahlian aku," sahut Reno.


Aisyah melirik Celo dengan tatapan tajamnya, bisa bisanya bilang nggak ahli padahal jelas-jelas dia yang berpengalaman dalam pernikahan.


Aisyah dan Reno mulai akting lagi, kali ini Aisyah akan totalitas daripada berkali-kali disuruh ciuman dengan Reno.


Reno mencium Aisyah dengan panas, sesuai naskah kalau awalnya Aisyah namun di akhir dia juga membalas ciuman panas Reno.


Benar saja Aisyah membalas ciuman Reno dengan panas, bukannya mengakhiri ciumannya mereka malah hanyut dalam kenikmatan, semua yang ada di sana hanya diam, berkali-kali sutradara bilang, "cut," api tidak digubris oleh Reno dan Aisyah.


Paus berciuman mereka mengakhiri ciumannya dengan nafas terengah-engah.


"Gimana Ren?" tanya Aisyah.


"Terlalu totalitas Aisyah, hingga kita harus mengulang lagi," jawab Reno.


Sungguh Aisyah melemas dia sudah totalitas tapi saja disuruh ngulang lagi.


"Udahlah aku menyerah," kata Aisyah melambaikan tangan.


"Ya sudah besok lagi," sahut Reno dan meminta kru nya untuk break.


Dia tdiak ingin terlalu memaksa Aisyah mengingat kondisi aisyah yang tengah hamil muda.


Halo kak gimana kabarnya?

__ADS_1


maaf ya jarang menyapa dan balas komennya lama, kerjaan RL sungguh banyak belum lagi ngurusin bocil dan lain-lain. maapin ya kak tapi percayalah kalian tetap bestie aku๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿคงโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธ


Makasih ya kak udah ngikutin ceritanya sampai episode ini, i love you ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2