MAFIA KEJAM

MAFIA KEJAM
Nathan cemburu part 1


__ADS_3

" hehe mana mungkin aku lupa sama kakak kelas favorit aku, kakak tahu nggak ? aku dulu ngefans banget tahu sama kakak" ucap nayla.


" oh ya? kok bisa kamu ngefans sama kakak? emang kakak kenapa? " ucap dokter tian sebari menghinfus tangan nayla dan mengajaknya ngobrol supaya mengalihkan perhatiannya.


" aku dengar dari teman teman ku , kakak orang keren gitu , apalagi ya , aku juga denger dari temen temenku kakak orangnya cuek dan galak ya? " ucap nayla.


" hahahaha kamu bisa ngelawak juga ya ternyata" ucap dokter tian.


" aku tidak sedang ngelawak tapi ini memang fakta" ucap kekeh nayla.


" iya deh, kk juga kenal kamu dari teman kakak" ucap dokter tian.


" oh iya iya , aku baru nyadar kalo kakak tadi lebih dulu ngenalin aku hehe" ucap cengegesan nayla sebab ia baru menyadari jika dokter tianah yang menyapanya lebih dulu.


" yehhhh baru peka nich" ucap dokter tian.


" hehe maaf tadi aku baru ngeh 😭👍" ucap nayla.


beberapa menit pun berlalu , nayla dan dokter tian terus saja bercerita cerita tentang jaman mereka SMA hingga nayla tak menyadari jika dokter tian terus saja melaksanakan tugasnya sebagai dokter sebari mengajak nayla berbicara untuk mengalihkan perhatian gadis cantik tersebut.


" selesai" ucap dokter tian.


" apanya yang sudah selesai kak?" tanya nayla.


" ini tadi kakak ngegantiin infus kamu sama beberapa hal lain yang harus di ganti nay" ucap dokter tian.

__ADS_1


" kok cepet banget?" ucap nayla.


" yah cepatlah, kan tadi sambil ngomong" ucap dokter tian.


" oh iya ya , tapi kok nggak sakit ya kak? soalnya tadi pas dokter pertama sakit kak" ucap nayla , karena memang sebelum dokter tian, ada dokter lain yang menangani nayla tetapi karena nayla terus memberontak hal hasil dokter pertama itu pun menggunakan sedikit kekerasan pada nayla, yaitu tetap menghinpus tangan nayla tanpa memperdulikan kesakitan yang nayla alami.


" oh dokter yang itu ya?, dia sudah di pecat" ucap dokter tian.


" hah? gimana gimana? di pecat?" ucap tanya nayla.


" iyaaa di pecat" ucap santai dokter tian.


" kok bisa sih? semudah itu memecatnya?" ucap bingung nayla.


" siapa ? " tanya nayla.


dokter tian pun tak menjawab pertanyaan nayla ia hanya tersenyum menampilkan lesung pipinya yang manis.


" tugas ku sudah selesai , aku pergi dulu ya nay soalnya masih ada pasien yang harus aku tangani" ucap tian sembari tersenyum dan meninggalkan ruangan nayla.


" yah pergi " ucap lesu laura.


" oh jadi kamu mau dia ada di sini gitu" ucap leon sembari menatap tajam laura.


laura yang melihat leon yang menatapnya tajam pun terkejut ia lupa bahwa di ruangan ini ada leon.

__ADS_1


" eh bukan gitu " ucap lembut laura .


" terus" ucap leon sembari masih menatapnya tajam.


" hehe nggak kok sayang, jangan marah ya nanti gantengnya ilang loh wkwkwkwk" goda laura.


" Lah aku memang udah ganteng kali dari lahir" ucap ketus leon.


" oh" ucap laura.


" kok oh sih" ucap leon.


" Lah terus aku harus apa?" tanya laura.


" tahu ah gelap" ucap ketus leon.


sedangkan nayla dan natan...........


"gimana senang nggak ketemu kakak kelas ganteng kamu terus yang ngerawat kamu juga dia? " ucap dingin nathan.


" seneng dong , apalagi ya dia itu waktu SMA dingin banget tapi kalo sama aku nggak tahu kenapa baik banget orangnya" ucap nayla.


" terus ya, kadang kadang temen temen aku waktu SMA sering ngira kalo kita ini pacaran padahal mah nggak" ucap nayla dengan semangat sehingga ia tak menyadari jika nathan sedang marah dan cemburu.


" terus kalo dia nembak kamu , kamu terima nggak?" ucap tanya nathan

__ADS_1


__ADS_2