MAFIA KEJAM

MAFIA KEJAM
MaFia KeJam | Part 57 - Melepaskan Hati Alex


__ADS_3

Suara ketukan Pintu terdengar, Lolita menatap pintu kamar mandi yang masih tertutup. Ia merasa bersalah tapi tak bisa mengungkapnya.


Sejak tadi Alex belum juga keluar dari sana. Sepertinya Pria itu benar-benar marah padanya.


Mengalihkan pikiran tentang Alex, Lolita berjalan menuju Pintu kamar Hotelnya. Siapa tahu itu Jhon.


Membuka Pintu, seketika Lolita terkejut dengan kehadiran Denis. Wanita itu langsung menelan salvinahnya pelan. Denis belum mengetahui mereka sekamar.


Wajah Denis seketika berubah mengeras, "Aku sudah curiga, saat kau tidak mau di antar olehku. Aku mencari kamarmu dan kamar ini hanya atas namanya. Tidak ada namamu." ujar Denis, marah.


"Denis ... " Lolita langsung gelagapan. Ia bingung harus menjawab apa.


"Kau bilang akan menjadikannya cinta palsumu, tapi apa ini kau sampai sejauh ini Lolita?!" teriak Denis tak terima.


"Ssrtt!!" Lolita langsung panik, ia segera menarik paksa Denis agar menjauh dari pintu, "Jangan berteriak, nanti Alex dengar!" ucap Lolita kesal pada Pria itu.


"Kau peduli karena kasus ini akan kacau atau karena kau takut Pria itu marah?" pilihan dengan nada sindiran itu dilayangkan Denis pada Lolita.


"Apaan sih! Tentu saja karena kasus ini. Jangan berfikiran macam-macam Denis!!" sangkal Lolita selanjutnya.


"Lalu dengan kau sekamar dengan Pria itu namanya bukan macam-macam begitu?!" tanya Denis akan naik pitam.


Lolita kemudian menghela nafas, ia dengan penuh hati-hati menjelaskan, "Ini hanya demi misi Denis. Aku tidak melakukan apapun dengannya." Lolita memegang pipi Denis dan mengelusnya.


"Aku hanya mencintaimu." lanjut Lolita penuh kesungguhan menatap mata Pria itu.


Tanpa sadar Alex mendengar semua itu di balik pintu. Pria itu mengepalkan tangannya, marah.


"Mulai sekarang sejak hari ini, aku mohon jangan mempertanyakan apapun padaku. Aku milikmu dan akan selamanya menjadi milikmu. Kau mengerti kan?" tanya Lolita lagi.


Merasa kesal, marah dan emosi menjadi satu, Denis langsung membawa Lolita ke dalam pelukannya. Pria itu semakin mengeratkan pelukannya.


"Aku tahu kau hanya bisa di sentuh olehku. Bukan yang lain. Itulah mengapa aku percaya padamu." beberapa kali Denis mengecupi puncuk kepala Lolita.


Ia bersumpah tidak akan membiarkan siapapun memiliki Lolita. Ia sudah banyak melakukan cara agar wanita itu mejadi miliknya. Sekarang walapun Boss kriminal itu ingin merebut Lolita. Ia tidak akan membiarkannya.


Melihat hal itu, Alex langsung masuk ke dalam. Sekarang Pria itu tahu, kenapa tadi Lolita tidak mau di sentuh olehnya. 'kau hanya bisa di sentuh olehku.' perkataan Denis tadi itu memperjelas semuanya. Lolita hanya ingin di sentuh oleh Denis dan bukan dirinya.


Beberapa menit kemudian setelah Alex masuk, ia melihat Lolita Kembali. Menyadari itu, Alex segera mengambil baju dan hendak pergi dari sana. Ia sedang emosi. Lolita tidak ingin ia sentuh jadi buat apa lagi ia tetap di kamar ini.


"Tunggu dulu Alex!" Lolita langsung mengejar.


Wanita itu melihat luka cambukan di tubuh Alex yang belum di obati. Jadi Pria itu mandi tapi tidak mengobati lukanya. Terus ngapain saja Pria itu di kamar mandi sampai selama itu?

__ADS_1


"Biar aku obati lukamu." Lolita segera megang tangan Alex untuk menuntutnya ke kasur. Tapi Pria itu langsung menarik tangannya kembali dengan kasar.


Lolita langsung terkejut.


"Aku akan tidur di kamar Jhon." ucap Alex dingin.


Kebiasaan. Pria itu pasti sedang marah padanya, itulah mengapa sikap dinginnya kembali lagi. Ini pasti tentang kejadian tadi.


"Aku tidak bermaksud menghindari sentuhanmu Alex. Aku hanya ... Sedang ... " Bagaimana caranya menjelaskannya pada Pria itu? Lolita mendadak gugup lagi.


"Yah kau hanya tidak ingin disentuh olehku. Aku paham." sesudah mengatakan itu Alex pergi dari sana.


"Alex bukan seperti itu!" teriak Lolita langsung mengejar Pria itu keluar dari kamar.


"Tidak papah, walapun kau tidur sendiri, aku akan terus menjagamu dari kamar Jhon." terlihat jelas Alex yang sedang tak ingin di ganggu. Sesudah diam sejenak, Pria itu pergi lagi.


Lolita pun tidak bisa memaksa lagi. Wajahnya langsung lemas, ada apa sebenarnya dengan dirinya?


Dari jauh Denis menyaksikan pertunjukan itu tanpa sengaja. Tadinya ia berniat mengembalikan Anting Lolita yang terjatuh di jaketnya. Sekarang ia hanya bisa memandang Lolita sambil mencengkram anting ditangannya.


Denis tak buta, ia bisa melihat semuanya. Cinta Lolita telah terbagi dengan orang lain.


"Lolita!!" Pria itu segera berlari dan memanggil wanita itu sebelum masuk ke kamarnya lagi.


"Antingmu ketinggalan." ucap Denis langsung mengembalikan Anting itu ke tangan pemiliknya.


"Lolita." Tiba-tiba Denis meremas tangan wanita itu. Seakan takut kehilangan.


"Kita sudah banyak melalui banyak masalah. Semua rintangan sudah kita lewati. Sekarang aku ingin setalah misi ini selesai kita menikah. Kau ingatkan kau pernah bilang tidak akan pernah membagi cintamu dengan siapapun?"


Seketika ucapan Denis itu langsung menusuk hati Lolita. Mata wanita itu langsung berkaca-kaca. Ia mengingat perkataannya dulu kepada Pria itu.


"Aku janji walaupun Pria itu kembali aku hanya untukmu Denis. Aku tidak akan membagi cintaku pada siapapun. Kau percayakan?"


Setetes air mata jatuh ke pipi Lolita. Sekarang ia sadar, Denis mengetahui semuanya.


"Maaf." hanya kata itu yang bisa dikatakan Lolita sambil menangis. Denis mengetahui segalanya. Bahkan untuk urusan hati pun Pria itu bisa mengetahuinya walau ia berusaha untuk menutupinya.


Karena tumbuh bersama dan sudah melalui banyak hal bersama. Mereka sudah mengetahui satu sama lain. Untuk itu Lolita akan memperbaikinya segalanya. Cintanya akan ia kembalikan lagi.


...


Beberapa hari kemudian. Lolita merenung di sebuah bangku Taman seorang diri. Musim gugur akan segera berakhir, mereka akan menghadapi musim dingin setalah ini.

__ADS_1


Dedaunan yang berserakan di tanah bisa Lolita lihat di bawah kakinya. Lolita tak berniat pergi dari sini, semenjak empat jam lalu ia hanya diam dan terus memandang daun itu tanpa mau beranjak dari tempat duduknya.


Sebuah sepatu hitam tiba-tiba muncul di depan matanya. Lolita menaikan kepalnya ke atas lalu sedikit tersenyum kepada orang itu.


"Lama tidak bertemu ..." Lolita langsung menerima uluran tangan Pria itu untuk berdiri.


"Anak buahku mencarimu dan kau duduk di sini?" Alex berkata dengan kesal.


Lolita masih ingat, hubungan mereka masih tidak baik-baik saja semenjak malam itu. Pria itu bahkan meninggalkannya di Dubai bersama Jhon.


Setalah kembali ke Italia pun, Lolita tak menemukan Alex di manapun. Pria itu menghilang bak di telan bumi. Tidak ada yang mau memberitahunya. Tapi setidaknya dengan ini Lolita bisa berfikir dan menata hatinya kembali.


Lolita semakin yakin sekarang, keputusan yang akan di ambilnya adalah keputusan yang paling tepat.


Lalu bersama senyumannya yang masih Lolita pertahankan, ia menatap Pria itu, "Katakan sekarang tentang dirimu Alex dan setalah itu kita akhiri semuanya." lanjut Lolita, lembut.


Alex langsung terdiam kaku. Apakah sikap marahnya ini salah? Ia kira dengan ini Lolita akan merajuk seperti biasanya. Tapi semenjak seminggu ini, Alex sadar tidak ada usaha apapun untuk Lolita ingin menemuinya.


Lolita yang menggoda dirinya sudah hilang. Hanya Freya yang tersenyum padanya saat ini.


...


Tiba di Rumah, Alex langsung mengepak baju Lolita ke dalam koper.


Lolita bingung, ia hanya ingin Alex mengungkap jati diri Pria itu sebenarnya. Kenapa menjadi seperti ini?


"Apa yang kau lakukan Alex, kita akan kemana?" tanya Lolita tak tahan lagi. Pria itu mengajaknya ke rumah tanpa mengatakan apapun.


"Kau ingin mengetahui diriku yang sesungguhnya bukan?" Alex menghampiri Lolita.


Wanita itu hanya menatap Alex dalam kebingungan.


"Diriku yang sebenarnya hanya ada di Amerika Lolita." jelas Alex, serius.


Mereka saling berpandangan.


Amerika? Mendengar kata itu langsung membuat Lolita gemetar ketakutan. Telapak tangannya langsung berkeringat dingin.


Sementara Alex memutuskan akan mengungkapkan semuanya di sana. Ia berharap Lolita bisa kembali padanya setelah itu.


***


hallo semua... up lebih cepet kan?

__ADS_1


malam mau up lagi, insyallah yh. krna itu banyakin komenan dari kalian, Biar aku gk lupa😂


rencana seseon 2 mau up di NT, nantikan yh stlh MK 1 tamat🤗


__ADS_2