
" terus kalo dia nembak kamu , kamu terima nggak?" ucap tanya nathan sebari menahan amarahnya yang mungkin sedikit lagi meledak.
" kalo dia mau sih aku juga mau" ucap santai nayla.
"NAYLA!!!!!!"ucap bentak nathan sembari menatap sangat tajam pada nayla , ia benar benar sudah kehabisan kesabaran.
nayla yang mendengar nathan membentaknya pun terkejut setengah mati ia tak menyaka bahwa nathan sangat menyeramkan ketika ia sedang marah dan tanpa sadar nayla pun meneteskan air matanya.
" apa kau benar benar menyukai dokter itu" ucap dingin nathan sembari menatap tajam ke arah nayla.
" a-k-u hemm a-k-u" ucap nayla sambil terbata bata.
Brak.......
" JAWAB!!!!" ucap bentak nathan sambil memukul meja yang ada di samping nayla dan menatap nayla dengan sangat tajam.
nayla terkejut dengan bentakan nathan dan suara meja yang nathan pukul, ia pun menangis ketakutan sambil memegang bantalnya.
Leon yang melihat itu pun langsung menarik nathan menjauhi ruangan nayla.
" nayla" ucap lembut laura sembari menghampiri nayla dan memeluknya.
" hiks hiks ra apa salah aku ? hiks hiks kenapa mas nathan jadi marah " ucap nayla.
" hush sudah , kamu tenang ya , mas nathan nggak marah kok , jangan pikirin dia dulu ya: ucap lembut laura sembari menenangkan nayla.
" i-ya tapi aku nggak mau ketemu lagi sama dia , aku takut ra hiks hiks " ucap nayla.
" iyaaa sudah ya , kamu istirahat sekarang" ucap lembut laura , sembari membantu membaringkan nayla.
__ADS_1
di tempat lain....
Leon menarik nathan keluar dari rumah sakit menuju taman yang ada di sana....
" lepasin sakit tahu" ucap ketus nathan.
leon pun melepaskan tangannya yang menarik lengan nathan.
" bro lu napa dah? " tanya leon.
" maksudnya?" tanya nathan.
" alah pura pura lupa , amesian loh ?, lu kenapa tadi bentak nayla? " ucap tanya leon.
" oh itu, gue kesel , soalnya nayla mau sama dokter ingusnya tadi" ucap nathan.
" yak elah gitu doang , biarin aja apa " ucap santai leon.
" kok lu jawabnya gitu sih ? kok lu dukung mereka" ucap ketus nathan.
" yah kan nayla jomblo dia kan belum punya pacar , toh untuk apa dia menolaknya? bukannya dia udah deket ya sama dokter tampan itu ?" ucap leon.
" nggak gitu konsepnya bambang" ucap kesal nathan.
" nat sekarang lo jujur sama gue , lu suka sama nayla?" ucap tanya leon dengan serius.
nathan yang mendengar ucapan leon pun terdiam seribu bahasa.....
" jujur nat " ucap leon.
__ADS_1
" sebenarnya gue bukan suka doang , tapi gue cinta sama dia , gue sayang sama dia , tapi gue bingung harus berbuat apa" ucap sedih nathan.
" lu tembak dia aja " ucap santai leon.
" oke , nich pistolnya" ucap nathan sembari mengeluarkan pistol yang ada di dalam saku celananya.
leon yang melihat itu pun melototkan matanya dan menjitak kening nathan
platak...
" auw sakit tahu " ucap nathan.
" lu yang bener aja dong, bukan gitu atuh kang" ucap leon.
" ya terus gimana?" ucap tanya nathan.
" nih gue contohin" ucap leon.
" yaudah coba gimana tunjukin" ucap nathan.
" Kuring geus ditahan tapi teu ditahan. Abdi gaduh perasaan cinta sareng cinta anu ageung pikeun kuring. Kirimkeun jawaban anu jujur, naha anjeun bakal janten pamajikan kuring" ucap leon.
nathan mengerut keningnya sebab ia tak mengerti dengan apa yang di katakan oleh leon.
" lu ngomong apaan sih?" ucap tanya nathan.
" lu ngomong aja kaya gitu " ucap leon.
" nggak ada yang lebih simple apa?" ucap nathan
__ADS_1
" ada " ucap leon.