MAFIA KEJAM

MAFIA KEJAM
penyiksaan part 2


__ADS_3

25 menit kemudian , sari sudah berdandan cantik , ia segera turun dari lantai atas menuju ke lantai bawah.


" selamat malam tuan leon " ucap sari dengan gaya yang sombong.


" cih rasanya aku malas sekali bertemu dengannya" ucap batin leon.


" ada apa tuan datang kerumah saya" ucap lagi sari dengan gaya yang lebih sombong.


" sejak kapan markas ke dua ku ini jadi rumahnya , menjijikan sekali " ucap batin leon.


" saya tahu anda pasti terpesonakan dengan kecantikan saya" ucap goda sari dengan percaya diri dan sombong.


" cih , cantik? kau lebih cocok jadi makanan buaya ku, laura lebih cantik dan lebih seksi dari mu " ucap batin leon.


" oh iya nona , anda memang sangat cantik, bahkan saya saja terpesona dengan anda " ucap leon.


" tentu saja " ucap sombong sari.


" nona sari mari ikuti saya , pasti anda akan senang jika melihat bahkan merasakannya" ucap leon.


" baiklah" ucap antusias sari.


5 menit kemudia ,,,, leon mengajak sari ke ruang bawah tanah yang mana ternyata di sanalah tempat penyiksaan.


" tuan kenapa anda mengajak saya kesini" ucap sari .


" tidak apa apa , jika kita melakukannya , tidak akan ada yang mengintip nantinya " ucap leon.


" bener juga ya , hah aku sudah tidak sabar " ucap batin sari seraya mengikuti leon masuk.

__ADS_1


" sari kamu duduk sini ya , aku mau ke toilet dulu" ucap leon sembari menggalang sari.


" baik tapi jangan lama lama" ucap teriak sari.


10 menit kemudian, leon tak kunjung menampakkan batang hidung nya sehingga sari merasa jenuh di ruangan itu , tetapi tiba tiba.


ceklek.....


" siapa kamu " tanya sari pada seorang pria baruh baya yang berumur 60 tahun ke atas.


" halo cantik, aku mau kamu memuaskan ku malam ini " ucap pria baruh baya tersebut sembari mendekat ke arah sari.


" jangan tolong, siapa pun tolong akuuuu" ucap sari dengan ketakutan.


" hahahahaha tidak ada yang mendengarkan mu , sini kamu!!!!!" ucap pria baruh baya tersebut sembari menyerah sari.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


" huh akhirnya aku lepas juga dari wanita itu " ucap leon.


" jika bukan karena nathan aku tak sudi dengan di sentuh dengan wanita itu hiiii" ucap leon sambil bergindik jijik.


" lebih baik kan di sentuh sama istriku ajaaaa hahahahahahaha" ucap girang leon sampai tertawa terbahak bahak seperti orang gila.


Di telepon.


dret,,,,,dret,,,,,,dret.


" halo " ucap leon

__ADS_1


" bagaimana rencananya?" tanya nathan.


" berhasil tapi lain kali gua nggak mau lagi ah, lu tahu nggak sih , gue tuh jijik sama wanita ituuu" ucap leon.


" yaudah sih , nggak usah marah " ketus nathan.


" gimana nggak marah juga" ucap leon.


" ouh tututututuuuuu bayi badak ku masih marah ternyataaaa, mau cucu?" goda nathan.


" sialan lohhh , awas loh ye , gue cincang lu nanti terus gua kasih tahu nayla kalo lu jahat sama gue " ucap ngambek leon sembari mematikan teleponnya.


" hahahahahahaha " ucap nathan sembari tertawa terbahak bahak kaya orang gila.


" mas nathan kenapa ya?" tanya bisik nayla pada leonor yang ada di sampingnya.


" biasalah nay, dia itu udah gila sebenarnya , apalagi kalo udah mendapatkan sesuatu otaknya pasti sudah tidak berfungsi lagi " ucap bisik leonor.


" oalah , piye toh " ucap nayla.


" kalian ini bisikin apaan sih?" tanya laura dengan penasaran.


" nggak kok ra, bukan apa apa " ucap nayla.


" bener ra, oh yaaa , es krimnya masih ada nggak ? " tanya leonor .


" ada kok , tuh ambil aja di kulkas" ucap laura.


" danke raaa" ucap leonor.

__ADS_1


" bitte" ucap laura .


__ADS_2