
Diandra benar benar tidak habis sama kedua anak kembar nya itu, Baru saja kemarin anak anak itu berjanji untuk tidak nakal atau apapun itu pada Daddy nya.
Tapi kini sudah berulah lagi, Kali ini apa yang di lakukan mereka ?
Anak anak itu memecahkan kaca mobil Milik teman sekolah nya.
Maka dari itu lah Diandra harus kembali ke sekolah saat ini juga.
Beruntung saat dia sampai di sekolah, Suami nya sudah menunggu nya sejak tadi.
" Princess tolong jangan--"
" Tidak bisa ! Kali ini anak anak tidak bisa di biarkan lagi ! Mereka sudah keterlaluan sayang ! Dan kamu jangan membela mereka lagi. "
" Aku bukan membela sayang, Tapi tidak perlu memarahi mereka juga, Itu akan berakibat buruk pada mental mereka sayang. " Bagaimana pun mereka tetap anak anak yang belum terlalu paham dan mengerti dengan semua ini, Dimana apa yang mereka lakukan akan berakibat buruk atau tidak.
Dan kini memang, Anak anak nya itu sudah berada di luar batas.
Anak anak nya memecahkan kaca mobil teman sekelas nya bukan hanya itu saja, tapi mereka juga membuat body mobil nya lecet tak karuan.
Jika bukan Jaka yang menjaga mereka, Entah jari apa anak mereka di hakimi oleh pemilik mobil nya.
" Ingat, Kontrol emosi kamu, Jaga emosi kamu sayang, " Diandra tidak lagi memperdulikan apa yang di katakan suami nya.
Bahkan dia juga tidak mendengar nya sama sekali.
Namun, Saat mereka sampai di ruangan kepala sekolah, Raut wajah Diandra langsung berubah seketika.
Apalagi saat melihat anak anak nya di tunjuk begitu saja, Dan hal itu membuat nya marah !
Emosi nya yang sejak tadi di redam nya untuk anak anak nya, Kini tak tertahan nya lagi, Diandra marah saat anak anak nya di salah kan begitu saja.
" Dasar anak anak nakal ! Anak anak tidak pernah di atur , Pantas saja kalian--"
__ADS_1
" Hey !!! Berani sekali kau mengatakan anak ku nakal ! Bahkan aku saja ibu nya tidak pernah mengatakan hak itu. " Matheo langsung mencegah istri nya.
Diandra adalah sosok yang lembut, Namun bisa brigas seketika jika daerah teritorial nya di ganggu.
Karena Diandra adalah macan Asia yang bisa menghabisi mangsa nya jika anak anak nya di usik nya.
" Kenapa ? Memang anak anak anda nakal ! jika tidak nakal anak anak ini tidak akan menghancurkan mobil ku !"
" Hey kau ! Berapa harga mobil mu hah ? aku bahkan bisa mengganti nya hanya dengan sekali pemotretan saja ! Mobil mu seperti itu, Itu hanya mobil untuk ku pergi ke pasar bersama para pelayan dirumah ku ! Kau ingin apa ? Ingin mobil baru ? Iya sebut kan saja mobil apa yang kau inginkan ? Tapi jangan pernah mengatakan anak anak ku nakal. !!' Anak anak nya langsung memeluk Mommy nya.
Jika saja Tania teman sekolah nya itu tidak nakal dan menarik rambut Kak Shei nya ,Maka Sheel juga tidak akan melakukan hal itu.
" Anak anak mu memang nakal ! mereka ---"
" Cukup ! Aku bilang cukup ! Lantas dasar anda berani mengatakan anak anak ku nakal ? Bahkan suami ku saja marah pada ku jika aku marah pada mereka ! Dan kau mengatakan anak ku nakal ? Hebat sekali kau. " Kali ini Diandra benar benar tidak sabar saat ini.
Dia saja sangat di larang suami nya menyatakan anak anak nya nakal, Tapi orang lain seenak nya saja mengatakan anak nya nakal.
Luar biasa sekali orang ini pikir Diandra.
" Yas Mom ?"
" Princess No ! Jangan macam macam sayang. " Matheo takut Diandra melakukan hal yang lebih parah lagi.
Maka dia langsung berusaha mencegah istri nya untuk berbuat lebih, Karena bagiamana pun Matheo tidak ingin istri nya di cap tidak baik oleh orang lain.
" Biar ku tunjukan pada nya ! Anak anak ku tidak akan barulah jika tidak di pancing lebih dulu. !"
" Shei, Apa yang di lakukan mereka sama kamu nak ??" Tanya Diandra menatap tajam pada wanita berpakaian seksi di depan nya.
Sementara Matheo sibuk menangkan istri nya yang terlihat sangat emosi.
" Tania menjambak rambut Kak Shei ! Tapi kak Shei gak mau balas, Tapi dia kembali membuat kegaduhan, Dia mengotori baju Kak Shei, Jadi Sheep kesal ! Sheel lempar saja kaca mobil nya !" Diandra tersenyum simpul menatap lawan bicara nya saat ini yang begitu menatap nya.
__ADS_1
" Shei, Jambak gantian rambut anak yang menjambak mu tadi sayang ! Jangan takut. Jika mereka marah, Mommy yang akan memarahi nya. "
"Princess, No, Jangan seperti itu sayang. Itu tidak baik. "
" Shei ! Lakukan sekarang sayang, Mommy sudah membayar mahal untuk ini, Jadi Jambak dia sekarang nak. !"
" Aakkkk !" Teriak Tania saat merasa rambut kepang dua nya di Jambak oleh Arsheila, Anak paling pintar dan paling cantik di kelas mereka.
Apalagi Banyak anak anak yang berteman dnegan mereka karena sikap lembut dan cerita nya Arsheila dan Arsheela yang mudah bergaul dan tidak pandang bulu soal pertemanan mereka.
" Hey, Lepaskan anak ku !!"
' Itu balasan nya ! Dan nantikan saja mobil baru mu ! Sekarang ayo pulang sayang. Udara disini sesak !" Diandra langsung merangkul kedua anak nya keluar dari ruangan kepala sekolah ini.
Dan tinggal lah Matheo dan orang tua lawan nya Sheila tadi bersama Kepala sekolah yang tidak bisa melakukan apapun lagi.
Di tatap nya Wanita yang sejak tadi terus saja bicara menjelekan anak anak nya dan istri nya.
" Anak anak ku adalah anak yang terbaik ! Kau ! Jangan Berani berani nya mengatakan anak anak ku anak nakal. Kau tidak berhak mengatakan hal itu pada mereka ! Aku bisa belikan mu seratus mobil yang seperti itu lagi ! Tapi aku tidak akan pernah mendapatkan anak anak seperti mereka lagi ! Jadi jika kau tidak ingin jatuh miskin ! maka Jaga lidah mu saat berbicara Nyonya !" Setelah mengatakan hal itu dan meninggalkan tatapan tajam nya, Matheo langsung pergi dari ruangan itu.
Dia bergegas menyusul anak istri nya ke mobil, Dimana saat dia sampai di mobil anak anak nya tengah menangis sambil memeluk Mommy mereka.
" Bawa anak dan istri ku rumah Ka, Saya akan pergi kembali ke kantor. " Jaka mengangguk dengan perintah Tuan nya.
" Aku akan segera pulang Princess, Jaga anak anak ya, Aku akan segera pulang setelah pekerjaan ku selesai sayang. " Diandra mengangguk, Matheo meninggalkan kecupan kasih sayang nya pada Diandra .
Bukan hanya Diandra, Tapi anak anak nya juga.
Setelah memastikan mobil yang di bawa Jaka pergi, Matheo pun masuk ke dalam mobil nya, Dia kembali menuju kantor nya, Karena pekerjaan nya cukup banyak hari ini, Maka tidak bisa di tinggalkan nya lagi.
" Semoga Alta bisa menjaga adik adik nya nanti. Aku berharap banyak pada mu untuk itu Tuhan..." Ucap Matheo dalam hati nya.
Pandangan nya tertuju keluar, Bahkan Gedung gedung yang menjulang tinggi tidak mengusik nya sedikit pun.
__ADS_1
...🌼🌼🌼...