Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Masa Lalu


__ADS_3

Diandra benar benar Tidka habis pikir dengan semua ini, Ternyata Selama Jaka adalah ketua Genk dari kedua anak nya.


Shei dan Sheel ternyata berguru dengan Jaka, Pantas saja mulut lemez nya seperti itu ,Dan terbukti memang seperti itu.


" Ternyata selama ini kamu ketua nya ya Jaka, " Diandra sengaja menyindir Jaka seperti ini, Apalagi kini mereka semua berada di dalam satu mobil, Karena Memang Matheo juga ikut mengantarkan mereka ke sekolah hari ini.


" Maaf Nya, Maksud saja gak gitu, Saya gak pernah ngajari yang begimana mana kok ke sih kembar, Dasar nya mereka aja yang memang suka jailin saja, Kemaren juga mereka kasih tau ke Miss Via kalau kolor saja bunga bunga, Kan malu Nya. " Diandra hanya bisa menepuk jidat nya karena perkataan Jaka, Anak anak nya ini luar biasa sekali bukan ?


Sementara Bapak nya dari dua anak bule itu hanya bisa tersenyum sambil menutup bibir nya dengan tangan.


Jika dia ketahuan terang terangan tersenyum, Bisa habis dia kena amukan Princess nya itu.


" Kamu ketawa kan sayang ??" Matheo yang sejak tadi hanya menatap keluar jendela hanya bisa menggelengkan kepala nya saja.


Dia bingung harus menjawab apa, Karena memang ini sangat lucu bukan ??


" Paman Jaka jangan seperti itu, Kak Husein bilang, Tidak boleh bohong, Apapun itu agama nya, Kita tidak boleh berbohong, Karena jika kita berbohong, Itu akan berdosa, Dan tuhan akan marah nanti. " Lagi lagi Jaka yang bersalah disini.


Dia bingung harus mengatakan apa lagi ? Karena mang kolor nya bunga bunga, Tapi yang menjadi masalah disini adalah kenapa sih kembar harus mengatakan nya pada Mis Via ?


Wanita yang di sukai nya, Dan Miss Via juga seperti nya menerima sinyal dari nya.


" Sudah sudah, Jangan berdebat lagi, Ini sudah hampir sampai, Dan kamu Jaka, Setelah mengantarkan saja, Langsung kembali ke sekolah, Jangan banyak bertingkah dan singgah singgah kamu !"


" Siap Pak " Diandra dan anak anak nya sudah sampai di sekolah, Dan hari ini, Diandra benar benar di suruh dandan oleh kedua anak kembar nya itu.


Dimana dia mengenakan make up, Dan pakaian bagus, Tidak seperti yang dirumah di pakai nya.


Daster Bali, Jika media tau dia memakai daster Bali, Daster Ekskutif dari brand ternama SWSR milik Sarah.


" Hati hati princess, Aku mencintai mu. "


Cup...


Diandra mengangguk dan kembali mengatakan cinta untuk suami nya, Karena memang Matheo selalu begitu.


Mencium nya dimana pun, Tapi biarkan saja.


Lagi pula mereka suami istri sah, Dimata hukum dan agama, Bukan pasangan mesum, Apalagi pasangan gelap.


" Hati hati, Jangan menggatal mata kamu. !" Ancam Diandra.

__ADS_1


Bahkan kedua tangan nya di peragakan seperti memeras pakaian yang hendak di bilas.


" Tidak ada wanita selain kamu Princess, You only one. " Boleh kah Jaka muntah saat ini ?


Lama lama dia bisa terkena diabetes melihat keromantisan Nyonya dan Tuan bos nya ini.


Rasa nya Jaka ingin pergi tinggal atau ngekos ke Merkurius saja alah.


Jika di Jupiter dan Mars nanti bertemu adik nya pak bos pula.


Bukan kah nama nya Jupiter Mars Alexander ?


" Bisa kah kita akhiri drama Korea ini ? Ini sudah di halaman sekolah Dad, Mom. Kita hampir terlambat. " Matheo dan Diandra merasa mu karena teguran Sheila.


Sementara Jaka, Dia ingin sekali berterima kasih pada anak didik nya ini, Ci ile, Segala anak didik gak tuh ?


" Ya sudah, Jangan nakal dengan Mommy baby, Daddy berangkat oke. " Kecupan di kedua pipi putri kembar nya mengakhiri drama romantis pagi ini.


Mobil yang di kendarai Jaka sudah melaju meninggalkan halaman sekolah.


Kini, Diandra menuntun anak anak nya untuk masuk ke kelas mereka, Karena nanti dia akan ikut menghadiri acara gathering sekolah, Dimana hari ini adalah hati ulang tahun sekolah internasional ini.


Bahkan Diandra sudah sangat bersyukur karena tidak pernah bertemu lagi dengan pria itu, Tapi kenapa saat ini malah bisa bertemu ?


Diandra yang malas pun, Pura pura tidak melihat pria yang paling di benci nya itu.


Namun, Nasib tidak berbaik hati pada nya, Pria itu malah berani mencegat jalan nya.


" Permisi, Saya ingin lewat. " Sebisa mungkin Diandra bersikap sopan.


Tapi seperti nya pria di depan nya ini tidak bisa di ajak bersopan santun atau pun baik baik.


Ingin sekali rasa nya Diandra memaki pria ini.


" Permisi Tuan, Saya ingin lewat. " Sekali lagi Diandra bicara sopan.


Namun pria itu tetap berdiri di depan nya, Bahkan dengan lancang nya juga ingin menyentuh pipi nya.



" Jangan kurang ajar ya dengan saya !! " Diandra memundurkan langkah nya saat pria ini ingin menyentuh nya.

__ADS_1


Menyentuh pipi nya, .


" Aku hanya ingin menyentuh apa yang pernah ku sentuh ! Hanya itu saja. "


" Stop ! Tolong jaga bicara anda Tuan ! Saya tidak mengenal anda ! Jadi bersikap lah sopan dengan saya !" Bahkan Diandra dengan Berani menunjuk pria kurang ajar ini dengan jari lentik nya yang mengandung di depan wajah pria itu.


" Jangan berlagak tidak mengenal ku Di, Kamu tau betul siapa aku, Bahkan dulu kau sangat mencintai ku, Dan rela menjadi pengurus ku, Tapi sayang, Belum sempat aku mencicipi tubuh mu, Kau sudaha---"


Bugh !!


" Prince !!!" Pekik Diandra saat tau anak nya datang memukul pria kurang ajar itu.


" Jangan pernah merendahkan Mommy ku ! Kau tidak pantas mengatakan hal buruk pada Mommy ku !!" Prince sudah emosi saat ini.


Diandra mencoba menahan putra nya agar tidak terlibat terlalu jauh disini, Diandra juga berharap agar kejadian ini tidak sampai pada suami nya, Tapi itu tidak akan mungkin terjadi.


Karena pasti akan sampai pada suami nya nanti.


" Kakak, Sudah kak, Jangan seperti ini, Mommy baik baik saja sayang. "


" Dia kurang ajar My ! Dia berani berkata buruk pada Mymy, Pria ini harus di beri pelajaran !" Ucap nya penuh amarah,.


Siapa yang tidak marah jika Mommy yang kita cintai dan kita sayangi di rendahkan oleh pria yang sama sekali tidak kita kenal sebelum nya.


" Ck, Ternyata ini kah anak mu Di ? Kau cukup tampan anak muda. " Morgan bangkit dari lantai karena dia terjerembab begitu saja saat tiba tiba seorang anak remaja memukul nya dengan keras hingga membuat nya limbung.


" Patahkan saja tangan nya Al, Tadi aku lihat dia ingin menyentuh Mommy mu, " Dasar biang kerok sih Arka.


Mulus lemez nya tidak bisa di kondisikan sama sekali.


Kurang ajar sekali memang sih Arka ini.


" Kau selamat kali ini, Tapi aku pastikan pada mu, Jika berita ini sampai pada Daddy ku, Maka aku tidak tau apa yang di lakukan nya pada mu !" Diandra langsung membawa putra nya pergi dari sana.


Sementara Arka masih menatap pria yang habis di pukul teman nya itu.


" Sekaya apa sih om ? Berani bangat ganggu Aunty Dydy, Kalau udah melebihi kekayaan nya Uncle Matt, Atau lebih kaya dari Papi baru datang dan ganggu Aunty Dydy. Ini masih kaya monyet juga ! Belagu banget sih !" Kau yang terhebat Arkana !


Mulut lemez mu berguna di saat yang tepat anak muda !


...🌼🌼🌼...

__ADS_1


__ADS_2