
" Princess..."
" Ihh...Jangan terus di lihat seperti itu, Maluu..." Diandra tertunduk malu saat Matheo terus saja menatap nya dan senyuman Matheo membuat nya salah tingkah.
" Why ?" Tanya Matheo.
Diandra tidak bisa menjawab nya, Siapa yang tahan jika di tatap dan di perhatian seperti itu ?
Mata abu abu itu terus saja menatap nya tanpa berkedip dan kelakuan nya membuat hati,otak dan seluruh organ Diandra tak karuan jadi nya.
" Princess..."
Plak !
" Kau sudah berani memukul ku ya, Apa semenjak melihat kamu mulai berani ?"
" Maaf..." Diandra tertunduk karena merasa bersalah pada Matheo karena telah memukul lengan berotot nya.
Sementara Matheo, Dia semakin gemas dengan tingkah Diandra saat ini.
" Kaki kamu sudah semakin membaik, Apa kita sudah bisa menikah ?" Diandra sudah tidak kaget lagi.
Karena setiap hari nya Matheo pasti akan bercerita soal pernikahan pernikahan dan pernikahan saja.
" Apa sih kak ? Kenapa terus terusan bahas soal nikah ? Aku mau nikah nanti kalau udah bisa jalan. " Matheo menggeleng.
" No ! Kita akan menikah secepat nya. Dan soal Resepsi kita bisa menunda nya saat sampai kamu bisa berjalan nanti. Tidak Masalah. "
" Tapi kak--"
" Tidak ada tapi tapian Princess, Ayo makan lagi. Habiskan ini. "
" Kenyang ih..." Matheo tersenyum saat melihat wajah cemberut Diandra pada nya.
Terlihat cantik,imut,menggemaskan dan membuat nya ingin selalu berada di dekat nya tanpa ingin berjauhan lagi.
Bukan karena rasa bersalah nya, Tolong jangan katakan apapun tentang perasaan bersalah .
Memang Matheo sangat merasa bersalah dengan kejadian apa yang telah menimpa mereka, Tapi perasaan nya terhadap Diandra bukan lah sebatas rasa bersalah.
Jika di tanya apa Matheo mencintai Diandra ? Dengan tegas Matheo akan menjawab nya bahwa dia benar benar mencintai wanita nya.
Diandra lah cinta wanita pertama yang di cintai nya ,Dan Matheo ingin selau bisa dan berada di dekat nya.
Namun tiba tiba ponsel Matheo berdering dan itu panggilan dari Orion asisten nya.
Orion menghubungi ponsel pribadi nya ? Bukan ponsel kerja nya, Dan itu berarti bukan pekerjaan kantor nya.
__ADS_1
" Sus, Tolong bawa Princess ke kamar nya, Aku ada urusan sebentar. " Suster Ani mengangguk dan kembali membawa Mawar ke ruang perawatan nya.
Dia masih berada dirumah sakit karena semua atas permintaan Matheo.
Maka dati itu dia dan suster Ani berada dirumah sakit ini, Saat Diandra udah di bawa masuk ke kamar nya, Matheo kembali menghubungi Orion.
" Ya ?" Kata pertama yang kuat dari bibir Matheo saat sambungan telepon mereka tersambung.
" Robert Dowshon adalah mantan suami Nyonya Diana sebelum mereka memutuskan untuk bercerai, Karena perceraian itu mereka mempunyai Seorang putri yang bernama Dilara Dowshon, Yang kini menjadi Diandra Anindita. "
Deg !
Dilara Downshon ? Robert Downshon dan Diandra apa hubungan nya ?
" Kenapa ?"
" Menurut infomasi yang saya dapat, Robert Downshon menuduh Nyonya Diana berselingkuh dengan Sahabat nya sendiri. Dan Beliau mengusir Nyonya Diana dan Bayi mereka yang bernama Dilara itu. Dan yang membuat nya semakin murka adalah saat tes DNA yang keluar menyatakan bahwa Baby Dilara bukan lah anak biologis nya. Maka sejak saat itu, Tuan Robert langsung menceraikan Nyonya Diana dan kembali menikah dengan Wanita Bernama Nathlie dan mereka memutuskan untuk tinggal di Singapura. " Matheo mulai merancang berita berita yang di berikan Orion pada nya.
Yang membuat nya heran adalah, Kenapa Nyonya Diana tidak menuntut Pria itu ? Dan membiarkan kesalahpahaman terus melingkupi diri nya.
" Lalu ?" Tanya Matheo lagi.
Dan Orion melanjut kan nya.
" Lalu, Setahun berlalu, Nyonya Diana memtuskan menikah dengan sahabat mantan suami nya itu dan semakin menjadi saja tuduhan Tuan Robert hingga membuat nya semakin murka dan membenci Nyonya Diana dan bayi cantik nya. Apa anda tau siapa yang menjadi Suami Nyonya Diana saat itu ?"
" Ya ! Tebakan anda benar Mr. Dan sejak mereka menikah dan memutuskan untuk mengganti nama Dilara menjadi Diandra. yang berarti Diana dan Andra. " Matheo memejamkan kedua mata nya saat kepala nya mulai pusing memikirkan semua nya..
" Lalu bagaimana bisa sampai tuan Robert mendonorkan kedua mata nya ?"
" Seminggu setelah kecelakaan yang anda alami bersama Nona Diandra, Tuan Ribet bertemu dengan Ayah Andra di Supermarket, Dan disana lah ayah Andra mulai menceritakan semua nya. Tentang Diana dan Diandra. " Matheo tidak lagi bisa membendung perasan nya .
Bagaimana bisa ? Seorang ayah menelantarkan anak nya sendiri ? Apa dia sudah gila ?
Matheo benar benar tidak habis pikir, Kenapa ada konflik rumah tangga seberat ini ??
Dan kenapa juga harus Diandra yang mengalami nya ?
" Singkat cerita, Tuan Robert merasa sangat bersalah, Dan mereka bertiga melakukan test DNA yang sama. Dengan sampel milik Diandra. Begitulah Mr. " Matheo sudah paham saat ini.
Bahwa Disini hanya lah kesalahpahaman saja yang berakibat fatal.
" Dan semua itu di dalangi oleh Ayah Tuan Robert dan istri kedua nya Nathlie. "
" Cukup ! Kirimkan alamat Pria yang bernama Robert Pada ku ! aku akan datang menemui nya dan berterima kasih langsung pada nya. !" Sambungan telepon terputus dan Orion langsung mendapatkan alamat lengkap dimana rumah Robert.
Tak perlu menunggu lama, Matheo langsung menuju kediaman Tuan Robert.
Dia akan mencari jawaban nya secara langsung apa yang di inginkan nya.
__ADS_1
Jawaban semua nya, Semua yang berkecamuk di dalam diri nya.
Mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang, Kini Matheo sudah sampai di rumah mewah.
Walau tidak semewah rumah milik nya yang di berikan Papa nya dan menjadi hak milik nya, Tapi rumah ini termasuk golongan rumah mewah karena berada di kawasan elit ibu kota.
" Maaf cari siapa ?" Tanya satpam penjaga rumah besar itu.
" Saya ingin bertemu dengan Tuan Robert. "
" Dengan siapa ?" Tanya Satpam lagi.
" Matheo King Alexander. !" Sang satpam terkejut.
Dia bukan tidak pernah mendengar nama itu, Namun saat kembali melihat nya itu benar benar salah satu pria terkaya di Negara ini.
" Silahkan Mr. Nanti akan ada yang membimbing anda. " Matheo melanjutkan kembali mobil nya dan memasuki halaman rumah besar itu.
Dan tepat saat dia memarkirkan mobil nya, Dia sudah di sambut salah satu pelayan rumah Tuan Robert.
Dan betapa kaget nya Matheo saat dia sampai disana ayah Andra juga berada di sana.
" Nak..." Ayah Andra bangkit dari duduk nya.
Dia datang Menyambut kedatangan Matheo dan membimbing nya untuk duduk.
Aura Matheo memang tidka main main lagi, Dia bisa melihat pria buta yang kini sedang duduk si kursi roda yang seperti nya tengah penasaran dengan diri nya.
" Langsung saja ! Nama saya Matheo King Alexander ! Saya akan menikahi Diandra kekasih saya, Dan mengucapkan banyak terima kasih atas apa yang telah anda lakukan dan korban kan untuk Diandra ku. Saya harap, Anda akan Sudi dan bersedia menghadiri pernikahan kami nanti. "
Nyes...
Nyeri sekali rasa nya Dada Tuan Robert saat mendapatkan kata kata penuh dengan penekanan disini.
Dia tidak ingin berpikir dari mana Pria itu mendapatkan alamat rumah nya.
Tapi satu hal yang pasti, Bukan hal mudah bagi mereka mereka para orang berdompet tebal untuk hanya mencari sebuah informasi kecil seperti ini.
Tentu sangat mudah !.
" Sebagai calon suami yang baik, Saya mengundang anda secara langsung untuk menghadiri acara pernikahan kami nanti nya."
" Baik itu saja. Saya ucapkan terima kasih, Dan Asisten saya akan memindah kan 7 persen saham di perusahaan saya atas nama anda Tuan Robert Downshon, Dan menjadi slaah satu investor tetap di perusahaan Milik anda. " Matheo bersiap meninggalkan kediaman mewah milik Robert Downshon namun baru berapa langkah saja, suara Tuan Robert menghentikan nya.
" Saya tidak butuh semua uang anda Mr. Karena seluruh harta saya juga akan saya serahkan kepada Dilara ku. " Alis Matheo terangkat sebelah saat mendengar nama Dilara.
" Aku rasa aku lebih menyukai nama Diandra dari pada Dilara, Karena aku tidak akan membiarkan Lara menghampiri Diandra ku ! Permisi !"
...🌼🌼🌼...
__ADS_1