
Ini adalah pertama kali nya Diandra pergi sejauh ini menggunakan pesawat, Dan bukan pesawat komersil biasa, melainkan pesawat pribadi.
Selama perjalanan, Diandra terus berada di dalam dekapan suami nya, Duduk di dekat suami nya dan bahkan tidur nya pun suami nya yang menyiapkan dan menemani nya.
Kini, Kedua nya sudah mendarat di Kota London, Kota dimana awal kehidupan nya berubah saat bertemu dengan Papa angkat nya.
" Ayo aku gendong Princess..."
" Aku bisa sendiri kak, Lagian aku udah bisa jalan..." Ucap nya manja penuh semangat.
Gaya Diandra memang sungguh luar biasa, dia bisa menyesuaikan diri nya dimana pun berada.
Maklum mantan model bukan ?
" Kak--"
" Sayang Princess...." Tak pernah bisa. Matheo mengingat kan istri nya untuk selalu memanggil nya sayang.
Karena mana ada istri yang memanggil suami nya kakak, Ada, Bukan tidak ada, Tapi rasa nya gimana gitu !
Seperti kurang pas saja !
" Sayang..."
" Ya, Seperti itu Princess..." Matheo tersenyum puas saat dia berhasil membuat Diandra tersipu malu.
Apalagi saat ini Matheo menggandeng tangan. ya dan menciumi puncak kepala istri nya, Sungguh perbuatan yang sangat sangat romantis dan luar biasa.
" Sebelah sana Princess .." Matheo membawa Istri nya menuju mobil yang sudah di siapkan Papa nya untuk menjemput mereka di bandara.
Dan saat sudah berada di dekat mobil, Diandra kaget saat ada beberapa orang membungkukkan badan mereka semua pada nya dan suami nya.
Diandra semakin penasaran, Siapa keluarga suami nya ini ? Apa salah satu anggota kerajaan ? Atau Bangsawan ? Atau ??
" Kami hanya orang biasa princess, Ayo masuk, Aku rasa Papa sudah menunggu kita di rumah. " Diandra mengangguk dan mereka memasuki mobil yang sudah di siapkan para pria menyeramkan tadi.
__ADS_1
Jika di hitung mereka semua berjumlah 12 orang dengan di bagi menjadi 3 mobil selain mobil yang mereka naiki.
Diandra begitu kagum dengan apa yang di lihat nya saat ini, Bangunan bangunan bersejarah dengan arsitektur nya yang sangat terkenal dan mendunia, Kini dapat di lihat nya secara langsung keindahan dan kemewahan kota besar ini, Apalagi saat ini dia bisa melihat langsung Sky Eye raksasa yang ternyata sangat besar.
Kapan Matheo akan mengajak nya kesana ? Dia ingin jalan jalan dan berswa foto lalu mengunggah nya di akun Instagram pribadi milik nya.
Dia ingin memamerkan pada Pria brengsek itu, Bahwa hidup nya lebih baik dan lebih bahagia saat ini bersama Matheo suami nya.
" Kau lelah Princess ?" Diandra menggeleng.
Dia melihat ke arah suami nya sebentar lalu kembali fokus pada jalanan yang mereka lewati saat ini, Katakan lah dia kuno atau norak, Karena memang ini lah pertama kali nya dia keluar negeri, Dan itu langsung ke London dengan penerbangan pribadi bersama suami nya.
" Apa pemandangan itu lebih penting dari suami mu heum ?" Matheo menarik lengan Diandra hingga kini sang istri melihat ke arah nya.
Di tatap seperti itu membuat Diandra salah tingkah, Kenapa pesona suami nya seperti itu ? Luar biasa sekali, Apalagi Mata suami nya yang menatap nya begitu memuja, dan lagi, Saat mereka bercinta, Diandra masih ingat bagaimana tatapan memuja itu menatap pada nya penuh cinta dan kasih sayang yang sangat luar biasa besar nya.
Diandra merasa begitu berharga di dalam hidup suami nya.
" Maaf, Tapi---" Diandra baru sadar, Bahwa mereka mulai memasuki gerbang besar dan seperti nya ini jalan pribadi, Karena Jalanan ini seperti jalan sebuah bukit milik pribadi, Diandra begitu menikmati nya, Hingga mereka kembali tiba di gerbang besar yang langsung terbuka secara langsung saat mobil mereka masuk.
" Sayang...Ini rumah keluarga kamu ?" Matheo mengangguk.
" Iya Princess, Ini rumah keluarga ku, Dan rumah keluarga kamu juga saat kamu menjadi istri ku. "
" Apa penampilan ku buruk ? Bagaimana jika keluarga kamu kayak di tv tv itu ? Gimana kalau aku di ???"
" Tidak ada yang perlu di khawatirkan, Semua nya baik baik saja. Lagi pula ini sudah malam Princess, Kamu masih canti, Dan Ayo, Kita masuk..." Matheo tersenyum saja saat merasakan tangan istri nya yang berkeringat dingin.
Bagaimana tidak, Ini adalah pertama kali nya dia menginjakan kedua kaki nya di Kota besar ini, Dan mengunjungi suami nya.
Apa yang di bawa nya untuk menjadi buah tangan untuk keluarga suami nya ? Hanya Buah salak dan buah Durian, Entah apa maksud nya, Tapi itu adalah permintaan adik bungsu suami nya.
" Selamat datang kembali Tuan Theo, Nona Diandra...." Matheo membalas nya, Begitu juga Diandra .
Dia juga membalas sapaan mereka dengan tersenyum, Matheo melewati mereka semua sampai dia mendengar sebuah suara seorang wanita yang memanggil nama suami nya dengan penuh kerinduan.
__ADS_1
" Matheo, Nak..."
" Mama..." Matheo menyambut kedatangan wanita yang saat ini di ketahui nya sedang dalam duka yang mendalam.
Pasti karena langit di keluarga nya.
" Jangan menangis lagi, Theo sudah disini, Theo juga membawa istri Theo Ma. " Wanita cantik itu melepaskan pelukan nya dan menyambut kedatangan nya.
" Oh, Maaf, Mama melupakan nya Nak. "
" Ma--mama ?" Diandra merasa sangat gugup saat memeluk wanita cantik itu, Dan saat mereka melepaskan pelukan nya, Kedua mata indah nya menangkap sosok pria Bule, Bertubuh tinggi dan lebih besar dari suami nya, Jika Wanita cantik yang di ketahui nya tadi adalah Mama mertua nya bersanding di samping Pria menyeramkan itu, Pasti akan terlihat seperti kurcaci, Begitu pun juga dia.
" Tidak perlu memikirkan apapun yang tidak ada kepentingan nya ! Bersihkan diri kalian dan Papa menunggu kalian di Meja makan !"
Glug !
Diandra menelan ludah nya kasar saat mendengar suara pria menyeramkan tadi, Bukan hanya rupa nya saja yang menyeramkan, Suara nya pun tak kalah menyeramkan nya.
Apalagi sorot mata tajam nya membuat Nyali Diandra menciut seketika.
" Iya Pa, Izin untuk membersihkan diri dulu. " Lalu Matheo membawa istri nya menuju kamar mereka untuk membersihkan diri karena kata nya tadi Papa mertua nya itu sudah menunggu mereka di meja makan.
" Kak, Eh, Sayang-- Apa tadi itu Papa mertua ?" Matheo mengangguk
Diandra pun paham, Ternyata angan nya selama ini tidak sesuai dengan kenyataan nya, Karena Papa mertua nya itu sangat menyeramkan sekali, Tapi Mama mertua nya ? Sangat cantik dan berhati lembut,.
" Iya Princess, Itu Papa mertua kamu, Kenapa ?"
" Gak, Kaget aja. " Jawab nya dengan polos mendapatkan senyuman saja dari suami nya.
" Sudah jangan memikirkan apapun lagi, Ayo mandi bersama, Agar menghemat waktu. "
" No !!!" Otak Diandra langsung merespon dengan cepat, Dia tidak ingin mengulang lagi kejadian pertama mereka di dalam kamar mandi kamar mereka, Apalagi di Bathup, Saat Matheo membuat nya lelah karena selama hampir satu jam mereka lebih tepat nya dia menyusui Suami nya hingga pucuk keindahan milik nya begitu panas dan memerah setelah Matheo menyelesaikan kegiatan nya yang membuat Diandra tak habis pikir lagi.
" Aku tidak akan melakukan apapun Princess, Karena kita sudah di tunggu Papa di bawah, Aku bersumpah tidak akan melakukan apapun pada mu, Karena kita harus menghemat waktu, Mandi di Shower saja. " Matheo langsung membawa istri nya ke dalam kamar mandi dan langsung melucuti seluruh pakaian yang melekat di tubuh istri nya hingga full Naked, Begitu pun juga dia .
...🌼🌼🌼...
__ADS_1