
" Mommy, Daddy..." Teriak Sheila dan Sheela.
Dan begitu lah memang mereka jika sudah pulang sekolah, maupun dirumah .Luar biasa sekali memang kedua nya, Tidak ada sedikit pun keanggunan dari kedua nya.
Entah lah, Terkadang Diandra juga bingung, Padahal selama mengandung mereka, Matheo lah yang mengidam dan manja pada nya.
Tapi kenapa tidak ada satu pun sifat Matheo yang turun pada anak anak nya ?
Hanya cassing nya lah yang mirip suami nya, Bule.
" Mommy, Daddy where aye you ??" Sekali lagi, Teriakan dari kedua nya membuat Matheo yang beru saja keluar dari kamar mandi pun menatap pada kedua putri nya yang baru saja memasuki kamar mereka.
Tapi tunggu, Kenapa wajah mereka tidak sedap untuk di pandang saat ini ?
Matheo yang masih mengenakan handuk pun langsung menghampiri kedua nya yang terlihat cemberut menatap ke arah nya yang baru saja keluar dari kamar mandi, Apalagi saat melihat Diandra juga baru keluar setelah nya.
Semakin menjadi saja wajah kedua anak nya itu.
Mereka yang baru bangun tidur pun langsung merebahkan diri mereka di sofa kamar Mommy dan Daddy nya.
" Kenapa belum mandi Baby ??" Tanya Daddy nya yang menghampiri mereka.
Sementara Diandra, Dia langsung ke ruang ganti untuk berpakaian dan mengurus kedua perusuh itu.
" Kami tidak ingin sekolah ! Kami malas. " Kaget ?
Tentu tidak ! Matheo sudah tidak heran lagi dengan kedua anak nya ini, Akan seperti itu setiap pagi nya dan itu sebab nya juga Prince kakak mereka selalu kesal setiap hari nya
" Why ? Kenapa tidak ingin sekolah Baby ? Kalian harus sekolah sayang. "
" Pr kami belum selesai, Kami tidak ingin di hukum oleh Miss Bell. " Jawab Sheila sang kakak.
" Kenapa bisa belum selesai ? Bukan kah tadi malam Daddy tanya sudah selesai ?"
" Sheela salah, Bukan pr yang itu, Tapi pr Bahasa. " Matheo hanya bisa menghela nafas nya berat.
Dia harus ekstra sabar menghadapi kedua tuan putri nya ini, Tak lama istri nya datang untuk mengambil alih kedua anak nya ini.
" Kenapa tidak ingin sekolah ?" Tanya Diandra yang mulai berkancak pinggang menatap kedua putri nya.
" Pr nya belum siap Mom. " Jawab Sheela yang sedikit takut dengan Mommy nya dari pada Daddy nya
__ADS_1
Terbalik bukan ? Jika biasa nya anak anak akan takut pada Daddy nya, Maka Sheila dan Sheela akan takut pada Mommy nya.
" Mandi sekarang dan sekolah atau Tidak ada makan bermain, Tidak ada ke mall, Tidak ada Shopping dan beli mainan selama sebulan !" Kedua nya saling tatap dan langsung bangkit dari rebahan mereka dan bergegas pergi meninggalkan kamar kedua orang tua nya.
Matheo tersenyum saat melihat bagaimana cara Diandra menangani kedua tuan putri mereka.
Cup...
" Kamu yang terhebat Princess. " Kata Matheo yang langsung memeluk tubuh istri nya yang sudah berpakaian hanya belum make up Saja.
" Jangan mulai lagi, Tadi di kamar mandi sudah, Aku heran, Semakin tua kamu semakin luar biasa. Gak habis habis. !" Diandra langsung melepas belitan tangan Matheo yang melingkar di pinggang nya dan meninggalkan suami bule nya itu.
Jika di biarkan terus menerus, Semua akan bahaya.
" Kamu semakin seksi Princess, Panas dan menggairahkan. "
" Dasar !" Kata Diandra yang menatap bosan pada suami nya.
Sementara Matheo kembali ke ruang ganti untuk segera bersiap, Karena dia harus menyelesaikan pr sih kembar pagi ini agar semua nya baik baik saja.
Diandra langsung ke kamar anak anak nya setelah membantu suami nya bersiap.
" Cepat ! ambil seragam nya dan bersiap ! Hari ini mau di apakan rambut nya ?" Tanya Diandra pada kedua anak kembar nya.
" Shei ingin di kepang dua. "
" Sheel ingin di kepang Frozen. " Kedua nya bergantian menjawab sambil memakai seragam nya.
" Eh, Shei itu dalaman Sheel, Itu Frozen milik Sheel. "
" Ihh...Shei pinjam, Shei tidak melihat milik Shei. "
" Tapi itu punya Sheel, Jadi Sheel pakai apa ??" Diandra hanya bisa mendesah Frustasi.
Anak anak nya ini ada saja yang di ributkan, Dan setiap pagi selalu dalaman yang di ributkan mereka berdua.
" Pakai yang ada ! Jangan yang tidak ada yang di cari ! Lagi pula, Bukan kah semua sudah di tata masing masing, Lalu kenapa masih bisa berantakan ??"
" Kak Shei yang membuat nya berantakan Mom, Bukan Sheel. " Sheila yang di salahkan adik nya merasa tidak terima.
" Tapi kamu juga mengambil pensil ku, Dan hilang. " Ini lah yang di hadapi Diandra setiap pagi nya, Perdebatan yang entah apa yang di debat kan kedua anak kembar nya ini.
" Masih mau berlanjut ??" Kedua nya langsung menggelengkan kepala nya saat mendengar suara mommy nya sudah berbeda dan perdebatan pun selesai.
__ADS_1
Kedua nya sudah siap berpakaian dan di dandani Mommy nya, Saat mereka keluar dari ruang ganti, Disana mereka melihat ada Daddy nya yang duduk di meja belajar mereka dan juga ada kakak nya.
" Menyusahkan saja ! Pr itu di kerjakan malam hari, Bukan kami yang harus mengerjakan nya ! Jika seperti ini terus, Kakak bisa terlambat !" Prince mukai kesal, Lebih tepat nya selalu kesal pada adik adik nya setiap pagi seperti ini.
Ya karena selain sarapan nya tertunda, Sekolah nya juga hampir terlambat setiap hari nya.
" Awas saja kalau siang nanti tidak mengerjakan pr,!" Prince langsung pergi dari sana dan menuju meja makan.
Sementara Matheo, Dia pun memaklumi anak sulung nya itu, yang memang selalu di repotkan oleh adik adik nya.
" Lihat, Kakak sudah marah bukan ? Kapan kalian tidak membuat kakak marah ??" Kedua nya langsung menundukan pandangan mereka saat melihat Mommy mereka marah.
Apalagi memang mereka selalu berbuat salah dan membuat Mommy dan kakak nya marah.
" Maaf Mom, Dad..." Matheo bangkit dan langsung memeluk kedua putri nya dnegan tersenyum
" Sudah ayo, Kita sarapan. Jika terus disini kita akan di marah oleh Kakak kalian, Jika terlambat lagi, Kakak akan semakin marah nanti nya. Maka jangan membuat kakak menjadi kesal lagi dan marah pada kalian Baby..."
" Yes Dad, " Jawab kedua nya sambil menganggukkan kepala mereka dan mengambil tas mereka masing masing.
Matheo juga merangkul istri tercinta nya terlihat menghembuskan nafas nya berat setiap pagi nya karena menghadapi sih kembar.
" Sabar Princess, Anak anak harus di beri pengertian, Bukan bentakan atau kekerasan. "
" Aku heran, Kamu yang ngidam kamu yang manja, Tapi kenapa tidak ada satu pun yang mereka turuni dari kamu ? Selain gen bule kamu ??" Matheo hanya tersenyum saja.
Apa juga yang harus di jawab nya jika sudah begini ??
Dia juga bingung harus menjawab apa pada istri tercinta nya ini
Cup...
Di ambil Matheo tangan istri nya dan di kecup nya dengan sayang.
" Jangan pernah bosan untuk terus hidup bersama kami Princess, Karena kamu lah penguat keluarga kita ini sayang..."
" His...Jika saja bukan karena kartu sakti itu, Aku bisa bosan dirumah terus tanpa bisa melakukan apapun. "
" Maka habiskan uang uang ku jika itu bisa membuat mu baik baik saja bersama anak anak. "
" Cium..." Pinta nya manja pada Matheo.
Sementara Matheo, Dia hanya tersenyum dan mencium bibir istri nya seperti yang di minta princess cantik nya itu.
__ADS_1
...🌼🌼🌼...