Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Anak Pintar


__ADS_3

Prince sudah pulang dari sekolah nya, Dan dia di jemput oleh supir, Tapi saat dia sampai dirumah, Tidak melihat siapa pun disini.


Apa Mymy Dan Dydy nya pergi ? Dan dia di tinggal sendirian ? Jika iya maka itu adalah hari kebebasan nya.


Tapi siapa sangka, Harapan nya tak sesuai dengan realita yang ada,.


" My, Ada apa ??" Tanya Prince saat melihat Mymy nya cemberut.


Apa bertengkar lagi dengan Daddy nya ?


Tidak bukan bertengkar, Lebih tepat nya selisih paham, Karena memang selama ini dia tidak pernah melihat kedua orang tua nya bertengkar, Paling sekedar selisih paham, Dan itu pun berakhir dengan segala kata maaf yang keluar dari bibir Daddy nya.


Selalu seperti itu memang, Pasangan King dan Princess nya.


" Apa Prince sayang dengan Mommy ?" Heran ?


Jelas Prince heran dengan pertanyaan Mommy nya, Jangan di tanya sayang atau tidak, Prince sangat menyayangi Mymy cantik nya itu, Apalagi saat mengetahui sikap nya saat kecil dulu, Betapa dia sangat merasa bersalah pada Mymy nya.


Walau dia juga tidak tau apa penyebab nya hingga dia bisa seperti itu pada Mommy nya.


" Apa Prince terlihat tidak sayang dengan Mymy ?" Diandra menggelengkan kepala nya, Apa putra nya ini berpikir demikian ?


Tapi jika begitu pun pantas, Karena itu juga dari pertanyaan nya bukan ?


" Bukan begitu maksud Mommy sayang, "


" Lalu ??" Diandra menghembuskan nafas nya berat.


Putra nya ini memang benar benar keturunan Matheo, Tidak ada ramah nya sama sekali dengan orang lain, Tapi setidak nya Matheo lebih baik pada nya,.


Tidak seperti putra nya ini, Yang dengan siapa pun akan tetap terlihat sama saja dimana pun dan kapan pun itu.


" Apa Prince tidak suka memiliki adik ? Apa Prince ingin hidup sendirian disini ? Hanya kita bertiga saja ?" Apa maksud Mommy nya ini ?


Adik ? Apa jika dia memiliki adik, Dia tidak lagi di perlakukan seperti anak bayi oleh Mommy nya ? di cium dan di mandikan ?

__ADS_1


Di berikan bedak yang banyak dan minyak kayu putih ?


Apa itu arti nya dia bebas ??


" Boleh ! Prince ingin adik ! Bagaimana jika adik perempuan ? Pasti dia akan cantik seperti Mymy dan bisa Mymy ajak berbelanja ke mall bukan ?" Diandra menganggukkan kepala nya antusias.


Sementara Matheo ? Dia melihat interaksi ibu dan anak itu seperti melihat kakak adik yang sedang diskusi, Dimana seperti nya Prince lah yang lebih dewasa dari istri nya.


Terbukti dengan pikiran licik nya, Agar bisa terbebas dari jerat sang Mommy, Dengan menyetujui usulan sang Mommy, Agar di berikan adik lagi.


" Princess..."


" Kamu menyebalkan ! Prince saja ingin memiliki adik, Tapi kenapa kamu tidak menginginkan nya ? Apa kamu takut aku repot kan lagi ? Seperti saat mengandung prince ? Iya kan ? Katakan saja jika iya !" Mendapatkan tatapan menyelidik dari sang putra membuat Matheo menggelengkan kepala nya.


Dia tidak pernah mengatakan bahwa hamil nya Diandra saat mengandung prince itu merepotkan, Menyebalkan atau apapun itu seperti yang selalu di katakan Diandra saat mereka kembali berdebat soal anak.


Padahal Sekai pun Matheo tidak pernah mengeluh soal ngidam nya Diandra dulu saat mengandung Prince, Tidak sama sekali.


" Apa aku pernah mengatakan seperti itu ??" Diandra menggelengkan kepala nya karena memang tidak pernah Matheo mengatakan hal itu pada nya


Tapi kenapa ? Apa alasan nya Matheo tidak ingin memiliki anak lagi dengan nya ? Bukan kah usia Prince sudah cukup dewasa untuk di berikan seorang adik lagi ? Kenapa Matheo menolak nya ?


" Lalu kenapa tidak ingin memiliki anak lagi ? Prince sudah oke untuk memiliki adik lagi, Iyakan sayang ?" Terlihat anggukan kepala dari putra nya semakin membuat Diandra semangat untuk kembali mengandung.


Apalagi tujuan nya kini anak perempuan, Bukan kah mereka bisa melakukan apa lah itu nama nya ? dia juga bingung harus mengatakan hal itu, Karena memang otak nya yang tidak terlalu pintar.


Cacat ! Tidak terlalu pintar bukan berarti bodoh, Dia hanya malas saja.


" Tau apa alasan ku tidak ingin kamu mengandung lagi ?"


" Aku takut melihat mu kesakitan, Aku takut melihat mu muntah setiap hari, Aku takut melihat mu saat berjalan dan kaki mu bengkak, aku takut saat kamu mengalami kontraksi palsu, Aku takut saat malam kamu tidak bisa tidur dengan nyenyak ! Pada dasar nya aku hanya tidak ingin kamu merasakan kesakitan lagi ! Itu sudah jelas bukan ? " Terlihat Diandra dan Prince terdiam di tempat nya.


Ibu dan anak itu tidak ada yang bersuara lagi, Suasana seketika menjadi hening, Dan disini lah peran nya sebagai kepala keluarga kembali di uji, Dimana istri nya yang kekanakan, Tapi sangat di cintai nya.


Dan putra nya Prince, Yang terlihat dewasa sebelum waktu nya, Bahkan mungkin otak nya tidak di ragukan lagi kepintaran nya.

__ADS_1


" Dan Kamu Prince ? apa kamu bisa menjadi kakak yang baik untuk adik mu nanti ? Bisa kah membantu Mommy saat Daddy bekerja ? Apa kamu sanggup ?? " Tidak adak jawaban dari putra nya.


Karena Matheo tau, Saat ini putra nya itu sedang berpikir keras di tempat duduk nya.


" Kenapa tidak ada yang menjawab ? Bukan kah tadi kalian sangat bersemangat cerita tentang adik untuk Prince ? Berikan jawaban yang logis Pada Daddy, Jika itu jawaban yang tepat maka Daddy akan mengabulkan permintaan kalian ! kamu Princess, Dan kamu juga Prince, " Terlihat Diandra mulai menunjukan reaksi nya, Dia mulai mengangkat wajah nya dan menatap ke arah suami tampan nya.


Semoga jawaban yang di berikan nya bisa di terima suami nya, Terlepas itu dari semua ketakutan suami nya, Setidak nya Diandra mencoba untuk yang terakhir kali nya, Dan semoga saja Bisa.


Jika tidak, Maka Diandra tidak akan meminta dan merengek untuk kembali mengandung.


" Apa yang ingin kamu katakan pada ku Princess ??" Tanya Matheo lagi.


Diandra menghirup dalam dalam nafas nya, Sebelum mengatakan apa yang ada di hati nya pada Matheo.


" Aku hanya tidak ingin merasa kesepian saja. Memang disini banyak Pelayan, Tapi apa kamu ada setiap saat untuk ku ? walau aku tau, Setiap kali aku meminta mu pulang kamu akan langsung datang, Tapi aku juga ingin teman ku, Prince sibuk dengan dunia belajar nya, Dan suatu saat, Jika prince dewasa, Sekolah di luar negri seperti keinginan nya, Apa aku akan sendirian terus ? Bersama pelayan dirumah ? Setidak nya jika kita memiliki anak lagi, Aku tidak terlalu kesepian, bagaimana jika dewasa nanti, Prince menikah dan hidup bersama anak istri nya, Lalu bagaimana dengan kita ? Aku dan kamu ??" Kini gantian nafas Matheo yang tercekat.


Apa sebegitu kesepian nya kah Diandra ? Hingga terus menerus meminta untuk kembali mengandung lagi.


Tanpa banyak bertanya lagi, Matheo langsung membopong tubuh istri nya di bau kekar milik nya yang kokoh terpercaya !


Tapi bukan semen tiga roda ya !


" Ahhh...Sayang Kamu mau apa ??"


Plak !


" Ahhkkk...Sakit sayang..." Rengek Diandra saat bokong nya di tepuk oleh Matheo.


" Diam dan jangan banyak bertanya lagi ! Bukan kah kamu ingin memberikan adik pada Prince ? maka ayo kita mulai mencicil nya dari sekarang !"


" Lalu Prince ??" Matheo menghentikan langkah nya dan menatap ke arah sang putra yang menatap horor pada nya.


" Pergi ke ruang kerja Daddy, Dan lihat pasar saham disana Son, Atau kamu bisa Vidio call dengan Leon, Adik sepupu mu. "


" No ! Leon menyebalkan seperti Aunty Alisa !"

__ADS_1


" Baik, Lalukan sesuka mu dan jangan ganggu Daddy dan Mommy, Karena kami akan membuatkan adik perempuan untuk mu !"


...🌼🌼🌼 ...


__ADS_2