Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Manja


__ADS_3

Secepat nya Matheo pulang kerumah nya saat mendapatkan kabar, Bahwa anak buah papa nya sudah sampai dirumah.


Bahakan dengan keahlian nya, Matheo mengendarai mobil Audi nya dengan kecepatan di atas rata rata.


Matheo lebih suka mengendarai mobil sendiri, Dari pada harus memakai supir atau Orion sebagai teman menyetir nya.


Dan jika Orion yang membawa mobil, Maka saat itu Matheo sedang malas atau sedang tidak enak badan.


Cittt...


Decitan ban di halaman rumah nya menjadi alarm bagi pengawal rumah yang di tempati nya.


Dengan segera para pengawal itu menyambut kedatangan nya.


" Dimana ? Apa kah cocok ?' Matheo tidak menanggapi sambutan mereka dan hanya mengangguk saja.


" Menurut yang kami dapat, Kecocokan hanya 25 persen saja Mr. Jadi kami tidak berani membawa nya. " Matheo menarik nafas nya dalam.


Dia mencoba sabar dan meredam emosi nya saat ini. Lalu jika tidak cocok kenapa mereka datang kesini ? Untuk apa ?


" Lalu untuk apa kalian kesini ! "


" Tuan Alex memerintahkan kami untuk menemani anda. Beliau berkata, kami di tugas kan disini untuk menjaga anda Mr. " Benar dugaan nya.


Papa nya kembali berulah.


" Katakan pada Papa ku, Bahwa aku baik baik saja tanpa pengawal. "


" Tapi Mr..."


" Pergi saja ! Aku bisa menjaga diri ku sendiri. Tanpa pengawalan . " Matheo langsung masuk ke dalam kamar Nye meninggalkan pengawal yang baru saja datang kerumah nya.


Dia benar benar merasa tidak berguna saat ini, Saat dimana dia sudah berharap banyak, tapi nyata nya tidak sesuai.


Karena malas melakukan apapun akhir nya Matheo memutuskan untuk membersihkan diri dan tidur saja. Dia ingin melepaskan penat di kepala nya sejenak.


Hari masih siang, Tapi dia sudah meninggalkan seluruh pekerjaan nya, Apa yang harus di lakukan nya ?


Namun saat dia memejamkan mata nya, Wajah Diandra terlintas di benak nya.


" Diandra , " Matheo kembali bangkit dari tidur nya dan langsung menuju rumah Diandra.


Mungkin saat melihat wajah sang kekasih kegalauan hati nya akan menghilang atau semakin parah karena tidak bisa secepat nya membuat sang princess kembali bisa melihat dunia ini.


Dunia yang penuh kejutan di setiap detik nya .


Memakai Kaos biasa, Matheo pergi kerumah Diandra menggunakan mobil Audi nya tadi.


Tidak terburu buru, Tapi cukup membuat nya cepat sampai dirumah Diandra.


Kedatangan nya pun sudah di sambut oleh tawa sang kekasih yang kedengaran lebih lepas dan lebih bahagia.


Langkah tegas nya membawa tubuh besar itu semakin mendekat ke arah taman, Dimana disana ada gazebo yang baru saja di buat Matheo khusus untuk Diandra nya.


" Hayo Ngaku loh, Kalau kamu suka sama Mr. Matheo. Hayoo..."


" Is apaan sih suster, Aku tuh apa ya ---"

__ADS_1


" Hahahahaa...." Tawa mereka kembali menggema, Namun saat melihat kedatangan orang yang sedang mereka bicarakan, Suster Ani langsung paham dan meninggalkan mereka berdua.


Metheo mendekat ke arah Diandra dan langsung merebahkan kepala nya di pangkuan Diandra.


" Loh kok ?" Diandra meraba kepala yang sedang berada di dalam pangkuan nya.


" Kak ?"


"Yes, its me, " Suara berat itu benar benar Diandra kenali.


Lagi pula aroma Parfume nya juga Diandra mulai hafal dan mengenali nya.


" Kok kesini ? Kan masih siang...Belum waktu jam pulang kantor kan ?"


" Aku lelah princess, Jadi biarkan aku tidur dipangkuan mu seperti ini. "


" Tapi kak..."


" 15 menit saja. biarkan aku tidur di pangkuan mu. " Akhir nya Diandra mengalah.


Dia bisa apa lagi ? Karena Matheo sudah berada di posisi nyaman nya.


Dan dengan tangan mungil nan lembut nya, Diandra memberanikan diri untuk mengelus kepala Matheo.


Usapan usapan lembut itu semakin mengantarkan Matheo dalam tidur nyenyak nya.


Cup...


Di ambil Matheo tangan Diandra dan di kecup nya dengan sayang.


" Kak..." Diandra kaget saat Matheo melakukan itu pada nya.


" Lakukan lagi seperti tadi Princess...Aku benar benar lelah dan ingin tidur siang. "


" Yasudah..." Diandra kembali melakukan apa yang di minta oleh Matheo.


Kenapa Matheo bersikap manja seperti ini ? Apa pria yang sedang tidur di pangkuan nya ini benar benar lelah ? Apa sebegitu banyak nya pekerjaan nya ? Hingga hanya untuk beristirahat saja tidak ada waktu ?


Cukup lama Diandra melakukan nya untuk Matheo, Sampai telinga nya menangkap sesuatu yang ganjil disini.


" Maafkan aku Princess...Aku tidak sengaja..."


Deg !


Kenapa rasa nya seperti ini ? Kenapa Matheo minta maaf ? Apa kesalahan nya ? Kenapa seperti nya Matheo sangat takut? Apalagi Diandra merasakan kening Matheo berkerut dalam.


Dia memang buta, Tapi bukan buta dari lahir, Dia bisa tau jika seseorang tengah tertekan dan di lingkup penyesalan, Apalagi sampai mengigau di dalam tidur nya, Itu berarti masalah nya cukup berat dan pelik.


Apa yang terjadi ? Kenapa Matheo minta maaf pada nya ? Sebenar nya apa yang terjadi ?


" Kak..."


" Sorry Princess, Maafkan aku..." Bukan hanya igauan saja, tapi juga keringat dingin mulai membasahi kening Matheo.


" Kakak...Bangun ..Kenapa kak ?"


" Hah ?" Matheo tersentak saat Diandra mulai panik dan membangunkan tidur nya.

__ADS_1


" Kakak kenapa ?" Diandra ikut panik saat Matheo tiba tiba bangun dan terkejut.


Sementara Matheo, Dia masih mental kan degup jantung nya yang berdetak dengan tak karuan, Mimpi buruk ?


Bisa kah itu di artikan dengan mimpi buruk ?


Dimana dia melihat Diandra menangis dan membenci nya ,?


Kata kata benci terus saja keluar dari bibir mungil itu, Sumpah serapah terus saja keluar dari bibir nya, Makian dan umpatan semua di tujukan untuk nya.


Hanya diri nya, Bahkan dia juga melihat wanita itu meninggalkan nya dalam keadaan hancur tak berdaya.


Di tatap nya wajah cantik Diandra yang mulai panik, Bukan mulai lagi, Benar benar panik.


" Kak, Kakak kenapa ??"


Grep ..


Matheo langsung memeluk Diandra dengan erat, Dia mengecup kening, pipi dan pucuk hidung mungil Diandra, entah lah, semoga saja ketakutan nya tadi hilang dan kembali tenang.


" Kak, sesak. "


" Maafkan aku Princess, Maafkan aku, Maafkan aku sayang .."


" Kakak kenapa ? kakak salah apa sama aku ? Kok minta maaf ?"


" Jangan tinggalkan aku princess, Aku janji aku akan terus membahagiakan mu, Aku akan terus bersama mu, mencintai mu dan menyayangi mu, tapi jangan tinggalkan aku, Jangan benci aku princess, aku mohon jangan benci aku. " Semakin aneh.


Sebenar nya apa yang terjadi pada Matheo ? Kenapa seperti orang yang sangat ketakutan seperti itu ?


Memang nya dia salah apa ?


" Kakak kenapa sih ?" Tanya Diandra lagi.


Dia belum bisa mencerna semua nya, kenapa tiba tiba Matheo mengigau dan terus minta maaf pada nya ? Sebenar nya apa yang terjadi hingga Matheo terus mengucapkan kata kata maaf untuk nya ?


" Aku ? Aku tidak papa, Hanya mimpi buruk !." Jawab Matheo.


Dia kembali mengusap lembut pipi Diandra dan menghadiahi nya sebuah kecupan manis di kening nya.


Cup...


" Aku mencintai mu Princess, Tolong jika apapun nanti di masa depan kau tau kesalahan ku, Tolong jangan tinggal kan aku, dan aku mohon maafkan aku !" Matheo mengucapkan kata kata itu,


Kata kata yang hanya sanggup dan mampu di katakan nya dalam hati saat mencium kening Diandra .


" Sudah sore, Ayo masuk...kamu harus mandi lagi bukan ?" Diandra mengangguk.


" Kak, Pake kursi roda saja. "


Cup...


" Kakak ih..." Diandra malu saat Matheo kembali mencium nya, mencium ujung hidung nya, Dan karena bibir tebal milik Matheo, kecupan di ujung hidung itu sampai di bibir bagian atas milik Diandra dan itu membuat nya malu.


Dia tidak munafik, Dia memang pernah berciuman dengan Morgan, Tapi itu hanya dua atau tiga kali saja.


Setelah nya Diandra menolak karena memang tidak ingin memancing Morgan berbuat semakin jauh .

__ADS_1


...🌼🌼🌼...


__ADS_2