Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Mantan


__ADS_3

" Mau ikut keruangan meeting atau mau tidur saja princess ?" Tanya Matheo pada istri nya yang tengah sibuk menikmati dada bidang nya.


Setiap hari nya akan seperti ini, Diandra sikut ke kantor dan mengacaukan banyak pekerjaan nya, Dia akan bekerja setelah menidurkan bumil yang manja nya luar biasa itu.


Matheo sudah seperti pria bayaran yang menjadi simpanan wanita beruang, Bagaimana tidak ? Jika setiap saat Diandra akan menempeli nya seperti ini, Membuka kancing kemeja nya dan menikmati dada bidang nya hingga tertidur.


Menyuapi istri nya makan agar tidka mual dan muntah, Semua di lakukan Matheo sendiri, Terkadang jika Diandra tengah dalam fase mengambil nya, Dia bisa menangis karena Matheo tidak memperhatikan nya.


Dan itu akan membuat Matheo kebingungan, apa yang akan membuat satu rumah menjadi kebingungan, Apalagi jika mode cemburu nya hadir, Diandra akan menjadi lebih posesif pada nya.


Mengikuti nya kemana saja, Bahkan ke ruang rapat sekali pun, Diandra kan melakukan nya dan Matheo hanya bisa membiarkan nya saja.


Selama tidak menganggu jalan nya meeting yang sedang di pimpin nya, Kenapa Matheo membiarkan nya ? Karena dia juga ingin Diandra tau dan belajar tentang pekerjaan suami nya yang super sibuk itu.


" Disini aja, Mau makan ice cream, Mau pusing buah, Sama red velvet aja. " Matheo tersenyum lembut sambil merapikan rambut istri nya yang berantakan karena ulah nya sendiri yang terus menelusup di dada bidang nya, Entah apa yang di lakukan nya, Dan apa yang di rasakan nya, Tapi selagi itu diri nya yang di nikmati Diandra dia tidak perduli, Jika sampai orang lain, Maka Matheo akan meremukkan seluruh tulang tulang pria itu hingga hancur tak bersisa.


" Yasudah, Tunggu disini, Nanti Steffany akan menemani mu disini, Aku pergi meeting dengan Aldi saja. "


" Lama gak ?" Kini Matheo sudah selesai mengancingkan kemeja nya yang di berantakan oleh istri manja nya Itu.


" Aku tidka tau, Tapi jika bosan dan merindukan ku datang saja ke ruangan meeting, Oke ??" Diandra malah melingkarkan kedua tangan nya di pinggang suami nya yang tengah berdiri di depan nya saat ini dengan manja nya.


" Apa princess ???" Tanya Matheo lagi saat melihat bumil cantik ini u tengah menatap ke arah nya dengan mata manja nya itu.


" Cium...." Ahhhh...


Diandra kamu menggemaskan sekali, Jika kau begini terus, Matheo tidak akan bisa bekerja meninggalkan mu jika kau menggemaskan seperti ini .


Cup...

__ADS_1


" Sudah ?" Matheo meninggalkan istri nya yang akan di temani Steffany di ruangan kerja nya.


Dia bisa meninggalkan bumi cantik yang manja nya luar biasa itu dengan tenang, Karena makanan nya sudah datang, Dan terlihat Diandra melepaskan kepergian suami nya.


Tapi, Satu jam kemudian, Istri nya tiba tiba saja masuk ke ruangan meeting tempat suami nya berada, Diandra menatap satu persatu ornag orang yang ikut meeting bersama suami nya, Namun mata indah nya menangkap seseorang yang lebih di benci nya dari Matheo, Dan itu adalah Morgan, Mantan yang telah meninggalkan nya, .


Ralat, Bukan meninggalkan nya, Tapi menduakan nya, Dan Diandra juga belum tau jika Morgan mencampakkan nya begitu saja setelah tau dia lumpuh dan melemparkan nya begitu saja seperti barang yang tak terpakai lagi pada Matheo.


Dan Morgan juga tampak terkejut saat melihat mantan kekasih nya yang dia kira lumpuh dan buta itu kini terlihat semakin cantik dan semakin luar biasa.


Lihat, Kecantikan nya semakin terlihat dengan nyata di depan nya.


" Princess, Ada apa sayang ??" Tanya Matheo saat istri nya masuk ke ruangan meeting yang sedang berlanjut saat ini.


" Apa mengantuk ?" Diandra mengangguk.


Interaksi kedua nya tak lepas dari pandangan Morgan yang sejak tadi menatap ke arah Diandra yang terlihat sangat luar biasa , Bahkan barang yang di kenakan nya tidak ada yang murah satu pun, Dan lihat cincin pernikahan itu.


" Tunggi sebentar lagi oke, Meeting nya hampir selesai, Sini duduk di dekat kum " Diandra berjalan ke arah suami nya.


Sebenar nya dia juga malu di lihat dan di tatap banyak orang seperti ini, Tapi bagaimana lagi ? Jika berlama lama jauh dari Matheo rasa nya sulit untuk nya.


Entah lah, Maka dari itu dia menekan rasa malu nya agar bisa bertemu suami nya.


Kini dia sudah duduk di dekat suami nya, Matheo terus menggenggam tangan mungil nya, Tapi mata nya masih fokus pada meeting yang sedang berjalan saat ini, Mata nya begitu serius meneliti dan telinga nya mendengar penjelasan meeting tersebut.


Sementara Diandra, Dia hanya bisa menunduk saja, Karena sejak tadi mantan nya terus saja menatap ke arah nya, Dan tatapan itu seakan mengandung arti sebuah tatapan kerinduan dan penyesalan.


Benar, Morgan terus saja menatap ke arah nya dengan tatapan penyesalan nya.

__ADS_1


Namun saat suara Matheo terdengar, Baik Diandra dan Morgan langsung menatap ke arah nya.


" Apa Tuan Muda Morgan pernah mengenal istri saya sebelum nya ? Kenapa sejak tadi anda terus menatap ke arah istri saya hingga dia terus saja menundukan pandangan nya ?"


Skak !


Morgan bingung haru menjawab apa, Karena dia sudah tertangkap basah tengah menatap ke arah Diandra .


" Istri saya memang sangat cantik, Tapi bukan berarti anda bisa menatap ke arah nya sesuka hati anda, Karena di keluarga saya, Para wanita keturunan Cristian Alexander Guero paling pantang di tatap oleh pria lain, Dan anda telah lancang karena berani menatap istri saya dengan tatapan seperti itu. " Lalu Matheo beralih pada Diandra yang sejak tadi menundukan kepala nya, Dia juga berpikir bawah suami nya juga marah pada nya, Padahal tidak sama sekali.


" Saya mengenal istri anda, Karena dia adalah mantan--"


" Mantan model terkenal ? Bukan begitu Tuan Morgan ? " Potong Matheo langsung.


Dia setengah mati menahan emosi nya dan bersikap profesional sejak tadi saat pertama kali melihat pria yang telah tega mencampakkan istri nya begitu saja saat dia buta dulu dan itu jauh sebelum mereka menikah seperti saat ini.


" Princess, Apa kamu mengenal nya sayang ?" Diandra langsung menggelengkan kepala nya.


Genggaman tangan Matheo membuat nya berani dan menatap ke arah Morgan.


" Aku tidak mengenal nya, Lagi pula siapa dia ? Bahkan nama nya saja aku tidak tau, Jika pun aku dulu mengenal nya, Aku tidak lagi ingin mengenal nya saat ini. !"


Deg !


Kenapa rasa nya sakit sekali hati Morgan saat Diandra mengatakan tidak mengenal nya dan tidak ingin mengenal nya.


" See ? Istri ku tidak mengenal anda bukan ? Jadi saya harap anda bisa menjaga mata anda, Jika anda terus saja menatap seperti itu ke arah istri saya, Aku bisa melupakan batas ke profesionalan ku dalam bekerja. Jadi mari lanjutkan meeting nya lagi. " Tiba tiba saja ruangan meeting yang tadi nya biasa saja, Kini berubah menjadi dingin dan mencekam saat Pemilik seluruh gedung ini sudah mengatakan hal yang cukup mengancam keselamatan mereka semua.


Semua yang ada di dalam ruangan meeting ini, Sementara Diandra, Dia terus menggenggam tangan suami nya, Rasa nya kantuk mulai menyerang nya, Dan begini lah dia selalu jika sudah mengantuk dan di dekat Matheo kan tertidur dengan mudah nya, Bahkan saat Matheo memindahkan posisi nya berada dalam pelukan nya pun dia tidak lagi terbangun dan terganggu dengan suara suara yang masih mengisi ruang meeting saat ini.

__ADS_1


" Lanjutkan saja meeting nya, Istri ku tengah mengandung, Dan dia tidak bisa tidur jika tidak ada aku, Jadi lanjutkan saja meeting nya dan jangan menganggu tidur istri ku !" Matheo mukai dalam sikap Arrogant nya dan itu hanya tertuju pada Morgan yang masih menatap ke arah istri nya walau sesekali mencuri pandang.


__ADS_2