
Kemanjaan bumil ternyata terus berlanjut, Bahkan sampai kini, Kehamilan nya menginjak 9 bulan pin tetap sama saja kemanjaan nya.
Kini, Bumil cantik itu hanya tinggal menunggu hari siang dan malam nya saja untuk melahirkan anak pertama mereka.
Dan Diandra sangat bersyukur karena semua nya baik baik saja, Dan semoga dia juga bisa melahirkan dengan normal tanpa kendala apapun.
Bahkan sangking menjaga sang istri, Matheo sampai memindahkan kantor nya ke rumah agar bisa selalu siaga menjaga sang bumil kesayangan nya.
" Sayang...." Panggil Diandra yang menyusul ke ruang kerja suami nya.
Matheo yang kini sedang melakukan meeting pun mengalihkan pandangan nya pada wanita yang baru saja mendatangi nya.
" Ya Princess ? Ada apa sayang ?" Tanya Matheo lembut menyambut kedatangan istri nya.
Matheo langsung panik saat melihat wajah istri nya pucat dan berkeringat dingin, Bahkan jalan nya juga sudah berbeda saat ini.
" Princess sayang..." Matheo langsung membawa istri nya duduk di sofa dan dia berlutut di depan nya.
Dia mengusap dengan lembut perut istri nya yang menegang, Dan dia memberikan usapan disana.
" Apa masih sakit ? atau kita periksa kerumah sakit saja ? Bagaimana tentang hpl nya ? "
" Sakit..." Anggukan kepala Diandra membuat Matheo cukup panik, Tapi dia tidak menunjukan nya pada Diandra.
Dia bersikap biasa saja agar tidak mempengaruhi istri nya.
Dan saat dia hendak membantu istri nya berdiri, Tiba tiba saja cairan lendir keluar dari sela sela paha istri nya.
" Princess... Air ketuban kamu sayang..."
" Sayang .."
" Oke tenang, Tarik nafas sayang...Oke hembuskan. Jangan panik . " Matheo langsung menggendong istri nya dan membawa nya kerumah sakit...
Seluruh penghuni rumah besar ini panik melihat sang princess yang seperti nya mau melahirkan.
Tanpa di komando, Mereka sudah langsung mengerti dsn menyiapkan keperluan ibu princess, Dan calon anak dari princess mereka.
Matheo dan Diandra sengaja tidak ingin mengetahui jenis kelamin anak mereka karena ingin menjadi kejutan.
" Sayang sakit...." Lirih Diandra saat merasakan perut nya semakin intens memberikan perlawanan.
__ADS_1
Ini kah perjuangan sesungguh nya seorang ibu yang hendak melahirkan anak nya ?
Sebegini dahsyat nya kah pengaruh dan rasa sakit nya ?
" Aku tidak merasakan nya Princess, Maka lampiaskan semua rasa sakit nya pada ku sayang, Lakukan apapun agar rasa sakit nya hilang . Lakukan Princess .." Diandra hanya bisa menggenggam erat kemeja suami nya dan mengingat nya juga.
Sebisa mungkin dia untuk tidak panik.
Dia enggan semakin membebani suami nya.
" Jangan nakal Baby, Sabar oke, kita akan bertemu sebentar lagi, tolong jangan sakiti Mommy princess mu sayang, Oke..." Diandra masih bertahan menahan rasa sakit yang entah dimana sakit nya dia pun tidak tau lagi.
Tapi rasa nya seluruh tulang nya seperti akan di remuk kan.
" Aku mencintai mu Princess, Kau harus tau itu sayang..."
" Sakit ..hiks...hiks..." Ya Tuhan...
Sakit sekali hati dan perasaan menghadapi Diandra yang kesakitan begini, Dia berjanji untuk tidak lagi membuat Diandra hamil dan mengandung anak mereka lagi.
Saat sudah sampai dirumah sakit, Tim dokter sudah mempersiapkan segala peralatan nya untuk menyambut istri dari orang Pria kaya di ibu kota ini.
" I Love Yoi Princess, I Love You sayang..."
" Sakit...."
" Iya Maafkan aku Princess ..Maafkan aku sayang..." Di hapus Matheo air mata yang mengalir di pipi istri nya.
Dia juga tidak tega melihat istri nya kesakitan seperti itu, Tapi mau bagaimana lagi ?
Sepanjang pemeriksaan Matheo terus mendampingi istri nya , Bahkan dia juga sudah menyarankan untuk melakukan operasi secar saja, tapi istri nya menolak.
Tapi bagaimana lagi ? Rasa sakit nya berkali kali lipat.
" Kita secar saja ya, Aku tidak tahan melihat kamu begini princess, "
" Aku baik baik saja..." Ya begini lah proses melahirkan.
Kadang sakit kadang tidak, Satu yang di yakini Matheo saat ini, Bahwa istri nya membutuhkan support sistem dari nya.
" Bertahan lah sayang, Bertahan lah " Matheo kembali merasakan kuku indah istri nya yang menancap di lengan kekar nya saat ini.
__ADS_1
Perih memang tapi biarkan saja apapun yang di lakukan Diandra, Maka Matheo akan menerima nya dengan baik.
" Pembukaan lengkap Tuan, Nyonya..."
" Sakit...." Lirih nya lagi semakin merasakan bagaimana rasa sakit nya ingin melahirkan anak mereka .
Matheo terus menyemangati istri nya agar kuat untuk melewati semua proses nya, Lihat istri nya begitu kesakitan saat ini, Matheo terus memberikan kata cinta pada istri nya yang kini tengah berjuang antara hidup dan mati untuk memperjuangkan kelahiran anak mereka
" Ayo sedikit lagi nyonya ..."
" Eeggghhh....." Dorongan terakhir Diandra berhasil melahirkan anak mereka yang menangis begitu kencang nya.
Lihat, Betapa bahagia nya Matheo dan Diandra saat melihat anak mereka yang abru saja lahir dengan sehat dan sempurna .
" Selamat Tuan, Nyonya, Anak nya sehat, lahir dengan lengkap, jenis kelamin nya laki laki, Dan lihat sangat tampan..." Betapa bersyukur nya Diandra saat ini
Dia berhasil melahirkan seorang bayi laki laki dengan proses Normal, Dan hal yang lebih membahagiakan lagi bagi nya adalah, Saat bayi nya menangis begitu kencang saat berada di dada nya.
" Selamat datang Prince Alta King Alexander Guero "
" Aku mencintai mu Princess, Aku mencintai mu sayang...Terima kasih telah hadir dalam diri ku dan kehidupan ku, Rela merusak tubuh mu demi melahirkan Pangeran kita Princess..." Di kecup Matheo penuh kasih sayang begitu juga dengan putra mereka.
Setelah bayi Ch*na itu di bersihkan dan di kembalikan pada keluarga nya untuk belajar menyusui dini, Diandra yang baru pertama kali nya menyusui bayi pun merasakan bagaimana perih nya saat bayi itu menyedot isi nya.
Berbeda jika Matheo yang melakukan nya, Terasa nikmat dan membuat melayang, Tapi ini beda..
Rasa nya sakit dan perih juga, Apalagi saat Matheo di minta perawat untuk memijat dada Diandra yang membengkak karena sedang memproduksi ASI untuk putra nya.
Melihat Diandra yang meringis kesakitan pun membuat nya kemabli tidak tega.
" Pelan pelan Prince, Mommy cantik mu kesakitan sayang ..Calm down Boy, Oke..." Di usap nya penuh kelembutan kepala putra nya yang sedang belajar menyusui sedini mungkin pada Mommy cantik nya.
" Sabar ya, Maaf kan aku tidak bisa membagi rasa sakit nya, "
" Terima kasih karena selalu menemani ku, Menjadi suami terbaik untuk ku dan menjadi Daddy yang siaga untuk Prince selama masa kehamilan ku..." Senyuman Diandra membuat hati Matheo merasa tenang saat melihat princess kesayangan nya itu terlihat sudah mulai baik baik saja dengan keadaan nya.
" Kamu Mommy hebat Princess. I Love You Diandra Anindita. "
" Love you to my King .."
...🌼🌼🌼...
__ADS_1