
" Pergi lah bersama Nyonya Ambar Princess, Jamu dia dengan baik sayang .." Diandra menurut atas perintah suami nya.
Dia akan menjamu Nyonya Ambar, Tapi dia tidak akan bisa makan dengan baik jika tidak bersama suami nya.
" Ayo, Kau juga harus makan, Kau sedang hamil bukan ?" Sejenak Nyonya Ambar baru mengingat dan sempat aneh dengan datang nya wanita itu bersama dengan nya, Dan lagi pula yang membuat nya cukup kaget saat suami nya juga di panggil Mas oleh wanita muda itu.
" Dia masih ada keperluan dengan ku Princess, Pergi lah lebih dulu. Aku akan menyusul sebentar lagi. " Diandra menurut.
" Iya, Jangan lama lama. " Matheo memberikan senyum terbaik nya untuk sang istri.
Setelah kepergian Diandra dan Ambar Wangi, Raut wajah Matheo kembali datar datar dan dingin. Bahkan lebih dingin saat tadi.
" Duduk ! Aku tidak ingin kau melahirkan di kantor ku !" Terpaksa wanita hamil bernama Widya Mandala duduk di dekat pria yang menjadi ayah biologis dari bayi yang tengah di kandung nya.
Sebenar nya kasihan, Wanita muda seperti nya terjerat dengan Pria brengsek seperti Edwin itu.
Ingin sekali rasa nya Matheo meludahi wajah sombong pria itu, Tapi dia masih menahan diri nya dengan baik, Karena hanya dia lah yang terbaik soal mengontrol emosi nya.
" Kau sudah tau cara bermain dengan ku ? Maka akan ku tunjukan cara bermain yang benar Irjen Pol Edwin Prawira Ernando. " Kedua tangan Edwin mengepal kuat menahan amarah nya, Lalu tatapan nya menuju ke arah Widya yang sejak tadi hanya bisa menundukan kepala nya.
Bukan Edwin yang di takut kan nya, Tapi pria bule yang sejak tadi berwajah datar dan sangat dingin menatap ke arah pria yang di cintai nya.
" Jadi sampai disini bisa kau pahami siapa lawan mu bung ? Jika ingin bertarung, kenali dulu siapa lawan mu, Jika hanya seorang Irjen pol seperti mu saja, Bisa ku libas dengan tangan ku sendiri, Perlu kau ketahui, Bahwa di dunia ini tidak akan ada yang bisa menjatuhkan ku dengan mudah, Karena sejak kecil hidup ku sudah sangat mengerikan ,Maka hal seperti ini bukan hal sulit bagi ku. "
" Jika menurut mu aku menyeramkan, Maka ada yang lebih menyeramkan lagi dari ini, Bahkan adik ku, Usia nya baru 22 tahun, Tapi dia sudah membunuh orang yang telah membuat kekasih nya meninggalkan nya, Apa aku perlu membawa nya kesini untuk melenyapkan mu ? Aku rasa tidak perlu, Karena kedua tangan ku pun masih berfungsi dengan baik untuk mematahkan seluruh tulang tulang mu, Dan sampai kan salam ku pada adik mu itu, Itu belum seberapa bagi nya, Karena jika dia sampai berani melakukan hal itu untuk kedua kali nya, Maka aku sendiri yang akan mencabut jantung nya ! Dan akan ku kirimkan mayat nya ke rumah keluarga kalian !" Lihat bukan ?
Bagaimana mengerikan nya seorang Matheo King Alexander Guero itu ?
__ADS_1
Ingin melihat seberapa mengerikan nya dia ? Lihat saja Keadaan Morgan saat ini, Dan itu hanya hidangan pembuka bagi nya.
" Sekarang silahkan keluar dari ruangan ini dan selamat menikmati hari hari kalian !" Matheo memberi kode pada anak buah nya untuk mengawal ketiga tamu nya pergi dati ruangan itu, Dan saat mereka hendak keluar, Suara Matheo kembali membuat emosi seorang Edwin tersulut.
" Tidak ingin bergabung makan siang bersama kami dan membawa wanita simpanan mu ??"
" Sialan kau---"
Dor !
" Aahhhkkk !" Jerit kesakitan dari Edwin saat lengan nya di isi oleh timah panas dari piston milik Matheo !
" Mas Edwin..."
" Sudah dua kali ku biarkan kau mengangkat pistol mu pada ku, Maka aku tidak akan membiarkan nya, Jika sampai Berita ini sampai ke Papa ku, Maka habis lah semua yang kau miliki Edwin Prawira Ernando !" Widya bergetar ketakutan saat ini, Bahkan dia mengalami kontraksi hebat saat melihat apa yang terjadi di depan mata nya saat ini.
Melihat betapa bengis nya dan mengerikan nya Pria bule itu, Membuat nya ketakutan setengah mati, Bahkan Ayah dari pria yang di cintai nya sudah terduduk tak berdaya di tempat nya saat melihat kejadian ini langsung di depan kedua mata nya.
" Bawa mereka kerumah sakit ! Dan bersihkan ruangan ini, Pastikan mereka tidak membuat laporan lagi untuk menuntut ku, Jika sampai itu terjadi, Maka aku sendiri yang akan meratakan semua yang di miliki mereka !" Setelah mengatakan hal itu, ,Matheo melewati ketiga orang yang sedang lemas itu, Dia melewati nya begitu saja tanpa perasaan sedikit pun.
Kini tujuan nya adalah ruangan dimana dia menjamu Nyonya Ambar Wangi berserta putri cantik nya dan bumil kesayangan nya itu.
Yang ternyata sudah menunggu nya cukup lama.
Melihat Matheo datang, Diandra yang sejak tadi hanya berdiam diri pun langsung bangkit menghampiri suami tampan nya.
Interaksi kedua nya membuat Ambar Wangi merasa sangat bahagia melihat nya.
__ADS_1
" Maaf membuat mu menunggu lama Princess..." Matheo melepaskan pelukan nya dan membenarkan uraian rambut istri nya.
" Apa sudah lapar ?" Diandra hanya mengerjakan kepala nya dengan wajah yang cemberut lucu.
" Oke, Ayo makan, Maafkan Daddy ya baby, Daddy terlalu sibuk hingga membuat baby dan Mommy Princess menunggu lama. " Matheo berjongkok di depan perut istri nya yang mulai terlihat membulat itu, Bahkan dia memberikan usapan dan kecupan di perut bumil cantik .
Hal itu semua semakin membuat Nyonya Ambar semakin terpana dengan interaksi manis penuh cinta dari sepasang suami istri yang sangat romantis dan penuh cinta itu.
Dia sibuk melihat interaksi manis yang di penuhi dengan glukosa itu tanpa tau keadaan suami nya saat ini yang tengah terluka karena lengan nya di hadiahi oleh timah panas pria bule yang di kagumi nya saat bersama istri nya itu.
" Silahkan di nikmati lagi Nyonya Ambar, Anggap saja rumah sendiri. " Sambutan Matheo sangat hangat bukan ?
Tapi dia tidak tau seberapa menyeramkan nya pria itu.
" Mau makan apa Princess ?" Tanya Matheo yang membawa Diandra menuju meja prasmanan di depan nya.
" Mau SOP iga, mau ayam goreng, Mau sayur capcai, mau sambal kecap dan kerupuk. "Lihat bukan ?
Betapa luar biasa nya porsi makan bumil cantik nya ini.
Matheo hanya tertawa saja saat mendengar semua permintaan istri nya, Tapi biarkan saja, Matheo tidak pernah sekali pun menyinggung soal berat badan istri nya, Yang terpenting istri nya makan dengan baik dan hidup dengan penuh kasih sayang dan cinta yang melimpah dari nya.
Saat Matheo tertawa Diandra hanya bisa merengut saja, Matheo selalu seperti itu pada nya saat dia meminta makan.
" Love you princess..."
Cup...
__ADS_1
Sebuah kecupan manis mendarat di pipi nya dan semakin membuat pipi nya mengembung karena kesal pada suami nya.
...🌼🌼🌼...