Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Periksa Kandungan


__ADS_3

" Sayang, Hey...Princess. Wake Up honey..." Matheo membangun kan tidur siang istri nya dengan sangat lembut.


Dia membangunkan istri nya selembut mungkin agar tidak begitu menganggu tidur anak nya di dalam perut Diandra.


" Mommy Princess ..Bangun yuk, Kita periksa kandungan kamu dulu, Ini udah masuk bulan ketiga kan ? Ayo..." Terdengar leguhan panjang dari bibir istri nya yang menandakan bahwa istri nya baru keluar dari alam mimpi nya, Matheo memberikan kecupan mesra di kening Diandra saat bumil cantik itu berhasil membuka mata nya dengan sempurna.


" Bagun yuk, Kita periksa kandungan kamu..." Matheo membantu istri nya duduk di tempat tidur dan merapikan anak rambut nya.


Bahkan Matheo dengan telaten memberikan segelas air putih untuk istri nya.


Kesabaran Matheo memang tiada dua nya, Luar biasa luar nya kesabaran seorang Matheo menghadapi sikap dan tingkah manja bumil itu, Tapi jika untuk orang lain, Tidak akan mungkin seluas itu rasa sabar nya.


" Ayo, Mau gendong atau jalan sendiri Mommy Princess ?" Tanya Matheo lagi dengan lembut menatap wajah cantik istri nya yang baru bangun tidur.



" Jalan aja..." Jawab Diandra yang menerima uluran tangan dari suami nya.


Kini kedua nya saling bergandengan tangan keluar dari ruangan nya, Saat berpapasan dengan para karyawan pun, Matheo dan Diandra tersenyum dengan lembut.


Mereka adalah pasangan yang sangat luar biasa, Dimana yang satu sangat cantik, Yang satu nya lagi sangat tampan dan menawan pula.


" Hati hati princess...." Matheo melindungi kepala istri nya dari kap mobil atas tidak terantuk.


Luar biasa sekali bukan perhatian nya ?


" Mau makan sesuatu ?" Tawar suami nya lagi pada isteri tercinta nya itu.


Diandra menggeleng karena dia masih merasa kenyang, Bagaimana tidak kenyang jika dia menghabiskan semua nya, Walau penuh perjuangan menghabiskan nya, Maka tadi nya dia langsung menuju ruangan meeting agar tidak kembali memuntah kan isi perut nya.


Kedua nya sudah sampai dirumah sakit tempat mereka akan memeriksakan kandungan nya Diandra, Diandra bisa langsung masuk kerena memang sudah membuat janji lebih dulu dengan dokter terbaik dirumah sakit ini.


Setelah melakukan serangkaian pengecekan, Diandra mulai di periksa dan berbaring di ranjang pasien nya.


Matheo turut bersama nya dan menggenggam erat tangan istri nya yang dia tau masih sedikit takut dengan rumah sakit.


Dan bersyukur semua nya baik baik saja, Anak mereka juga sehat, Dan itu sangat berati bagi Matheo.


" Tolong di perhatikan juga asupan gizi nya ya Nyonya, Jangan terlalu banyak makanan yang mengandung penyedap rasa, Perbanyak makan sayur dan mengonsumsi vitamin. " Diandra dan Matheo mengangguk.

__ADS_1


Mereka keluar dari ruangan tersebut dan menebus obat dan vitamin untuk istri nya.


" Mau kemana Princess ? Jalan atau langsung pulang dulu ?" Tanya Matheo lagi.


Bukan kah hari belum terlalu sore ? Mereka masih bisa berjalan jalan sebentar, Lalu makan malam di luar mungkin ?


" Makan malam dirumah aja, Makan di taman. " Matheo segera menghubungi orang rumah untuk menyiapkan makan malam mereka di taman.


Diandra ingin makan malam dirumah mereka, Di taman yang sangat terawat keadaan nya.


Sesampai nya dirumah Baik Matheo dan Diandra, Kedua nya langsung memberitahukan diri dan langsung menuju taman untuk makam malam.


" Kenapa semakin hari semakin manja Princess ? Kamu menggemaskan sekali. "


" Memang nya gak boleh ? Kamu gak mau aku deketin begini ? Kamu gak suka aku Deket Deket kamu iya ?" Nah kan ?


Kau salah bicara Matheo, Istri mu itu sangat sensitif sekali perasaan nya, Jadi kau salah karena telah bertanya hal seperti itu.


" Princess, Sayang, bukan maksud ku begitu, Aku hanya..."


" Aku gak mau makan kamu nyebelin, Kamu gak sayang sama aku lagi kan ??" Semakin panik Matheo saat melihat mata istri nya yang sudah berkaca kaca dan siap menumpahkan bening Cristal nya.


Dia juga sedih melihat istri nya menangis seperti ini, Dia tidka bermaksud begitu sedikit pun, Hanya saja dia juga penasaran kenapa istri nya semakin hari semakin manja saja ?


Apa dia sudah memaafkan nya ? jika iya Matheo akan sangat bersyukur untuk itu semua.


" Sekarang ayo makan dulu. " Diandra pun menerima suapan demi suapan yang di berikan suami nya, Sampai selesai mereka masih di posisi yang sama.


Dimana Matheo memangku tubuh istri nya yang semakin hari semakin manja dan semakin cantik pula.


Memang benar, Bahwa wanita akan cantik di tangan pria yang tepat, dan dukungan dana yang tepat pula.


Cantik itu ada yang dari sana nya, Plus dana nya, Dan diandra memiliki kedua nya.


Cantik dari sana nya, Dan di dukung oleh dana dari suami nya, Maka dia menjadi seluar biasa ini saat bersama Matheo.


" Apa kamu bahagia dengan kehamilan ini ,?" Diandra mengangguk.


Seperti biasa, Dia tengah menikmati aroma tubuh suami nya yang kini sudah kembali di mesumi oleh nya.

__ADS_1


Dia buka kancing kemeja nya dan menikmati dafa bidang sang suami bule nan tampan itu.


" Maka terus lah bahagia princess, Maka aku akan melakukan apapun untuk kamu, Mencintai kamu dan berusaha untuk membahagiakan kamu, Diri mu dan calon anak kita, Aku tidak berharap banyak soal jenis kelamin nya, Aku hanya meminta pada Tuhan untuk memberikan kesehatan bagi kalian berdua, Karena kalian lah pusat dunia ku saat ini. " Diandra masih menatap wajah suami nya yang juga menatap nya dengan tulus dan penuh cinta.


Apa dia keterlaluan jika tidak memaafkan suami nya soal kecelakaan itu ? Setidak nya dia sudah mendapat segala nya kembali bukan ?


Dia sudah bisa kembali melihat dan berjalan, Dia tidak tau, jika itu bukan Matheo, Apa yang akan terjadi pada nya hari itu, Entah dia bisa mencapai posisi ini atau tidak.


Tapi dia merasa sangat di cintai oleh Matheo, Dan apa pantas jika dia tidak memaafkan semua nya ?


" Maaf, " Lirih Diandra, sambil menundukan kepala nya tidak berani menatap suami nya.


" Hey, Princess, Kenapa harus minta maaf sayang ? Kamu gak salah apa apa oke ?"


" Tapi aku udah egois, Aku marah sama kamu soal kecelakaan itu, Sementara pengorbanan kamu selama ini---"


" Sssttt...." Matheo menutup bibir istri nya itu dengan telapak tangan nya.


Dia tidak ingin Diandra berpikir lebih jauh lagi, Dia tidak ingin Diandra terbebani dengan semua ini.


Matheo hanya ingin Diandra terus merasa bahagia dengan kehamilan nya kini, Bukan memikirkan hal yang tidak penting seperti itu.


" Jangan pernah minta maaf untuk kesalahan yang tidak pernah kamu perbuat, jika pun kamu bersalah, Tanpa kamu minta maaf pun aku sudah memaafkan mu, Jadi jangan pikirkan apapun lagi oke. "


" Tapi aku jahat. "


" No ! Kamu tidak jahat, Tidak akan seorang Princess itu jahat sayang, Karena Princess itu baik hati, Dan kamu juga Princess yang baik hati, Dan beberapa bulan lagi menjadi Mommy Princess, Karena nanti anak kita akan memanggil kamu Mommy Princess, Dan jika itu laki laki, Maka aku akan memberikan nya sebuah nama Prince, Jika dia perempuan, aku ingin memberikan nya nama Princess juga, agar dia cantik seperti Mommy nya ini heum. " Diandra tersipu malu saat Matheo mengatakan bahwa dia cantik dan dia itu princess yang baik hati.


" Dan besok, Kita akan menghadiri pesta ulang tahun perusahaan, Dan aku sudah menyiapkan gaun yang indah untuk kamu, Aku ingin kamu menjadi wanita paling cantik di acara besok malam. "


" Tapi perut aku gimana ??"


" Pakai senyaman mu saja, Jika gaun nya tidak muat maka kenakan yang nyaman untuk kamu oke ?"


" Iya .." Matheo tersenyum dan menggendong istri nya, Ini sudah malam dan angin malam tidak baik untuk ibu hamil bukan ?


" Ayo, Aku gendong Mommy Princess..."


" Iya Daddy King..." Kedua nya tersenyum bahagia menuju kamar mereka.

__ADS_1


...🌼🌼🌼 ...


__ADS_2