Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Ketakutan


__ADS_3

Diandra terus menangis sejak keluar dari toilet tadi, Dimana dia meninggalkan Matheo bersama Morgan.


Bahkan saat sampai dirumah pun Diandra masih menangis entah apa yang di tangisi nya.


Tapi yang pasti dia sangat sedih karena Matheo membentak nya hingga membuat nya merasa tersakiti..


Dia terus saja menangis sampai tersedu sedu di dalam kamar nya, Dengan gaun yang masih utuh dan riasan make nya pun sama.


Matheo pun langsung meninggalkan pesta nya begitu saja untuk menyusul istri nya yang entah mengapa juga perasaan nya menjadi tidak tenang memikirkan keadaan bumil cantik nya yang saat meninggalkan nya tadi seperti ketakutan pada nya.


Sela di perjalanan nya pun Matheo terus saja gelisah, Dia pulang dnegan supir nya, Dan saat sampai di rumah nya, Matheo langsung keluar bahkan saat mobil belum berhenti total tapi dia sudah lebih dulu keluar.


Masuk dengan perasaan tak menentu, Matheo sampai mengabaikan sambutan dari beberapa pelayan rumah nya dan juga bibi Maura.


Karena tujuan nya saat ini adalah kamar nya bersama Diandra , Karena dia tau bahwa istri nya pasti berada di dalam kamar nya.


Brak...


" Princess..." Mendengar suara suami nya dan pintu yang di buka dengan keras membuat Diandra semain menangis tersedu sedu.


Air mata nya terus mengelus dengan deras, Dan saat Matheo mendekati nya, Diandra malah membalikan tubuh nya hingga memunggungi suami nya.


Matheo merasakan hati nya mencelos dengan reaksi Diandra pada nya, Biasa nya istri nya itu akan menyambut kedatangan nya dan langsung membuka kemeja nya lalu bergelayut manja pada nya.


Tapi kali ini Diandra tidak melakukan hal itu, Membuat hati Matheo merasakan juga sakit yang mungkin saja sama seperti yang di rasakan bumil cantik nya itu.


" Princess...Sayang..." Matheo kembali merasa bersalah saat melihat reaksi Diandra yang bergeser menjauh saat dia menyentuh pundak nya.


" Sayang...Maafkan aku..." Diandra masih menangis terisak Isak dan itu semakin membuat nya sangat merasa bersalah dengan Diandra.


Bumil manja nya itu tidak pernah sekali pun mendapatkan perlakuan keras dari nah, Dan tadi saat di toilet hotel, Matheo membentak nya, Dan itu kesalahan paling fatal yang pernah di lakukan nya hingga membuat istri tercinta nya, Princess nya, dan bumil cantik nya itu ketakutan pada nya.


Selamat Matheo, Selamat menikmati kesalahan mu pada istri mu.


Tidak seharus nya juga kamu membentak nya, Tidak seharus nya kau berkata kasar pada bumil cantik itu Matheo.


" Princess...sayang . Maafkan aku...Aku minta maaf karena telah membentak mu, Aku minta maaf Sayang..." Tidak ada jawaban apapun yang keluar dari bibir istri nya selain isakan isakan kecil yang keluar dari bibir mungil yang selalu merengek manja itu pada nya.


Dan kini, Bumil cantik nya mungkin saja merasa ketakutan pada nya, Dia sempat melihat tatapan takut Diandra saat melihat wajah nya di selimuti emosi.


" Diandra sayang...maafkan aku..." Matheo beringsut naik ke tempat tidur setelah melepaskan sepatu dan kemeja nya.

__ADS_1


Dia langsung memeluk istri manja nya yang masih menangis.


" Maaf kan aku sayang..." Diandra masih tidak menjawab nya, Dia masih menangis di pelukan suami nya, Tapi perasaan nya lebih tenang saat memeluk Matheo dan menghirup aroma tubuh kekar itu.


" Maafkan aku ya, Apa kamu ketakutan ? " Diandra hanya mengangguk di sela sela isakan tangan nya.


Matheo memahami nya dan terus mengelus punggung istri nya dan merapikan anak rambut nya.


" Ganti baju dulu ya, Baru setelah itu kita tidur. " Tanpa menunggu jawaban istri nya, Matheo membawa Diandra menuju ruang ganti mereka dan melepaskan gaun yang di kenakan istri nya.


Dia juga membantu merapikan rambut istri nya dan membersihkan wajah Diandra dari make up yang ke kenakan nya saat itu.


Sepanjang apa yang di lakukan nya, Tidak sekali lun Diandra mau menatap nya, Hingga saat Matheo selesai membersihkan wajah istri nya dari make up pun Diandra masih enggan menatap ke arah nya dan itu membuat hati nya sakit.


Mencoba mengatur nafas nya dengan baik, Matheo masih berlutut di depan istri nya pun menggenggam erat tangan mungil yang penuh kelembutan itu dengan sayang.


" Kamu mau aku gimana sayang ? Biar kamu gak takut ke aku dan maafin aku ?" Tanya Matheo mencoba mengerti keadaan istri nya saat ini.


" Apa aku harus minta maaf pada nya ? Agar kamu mau memaafkan aku ? Iya ???" Tanya Matheo lagi


Dia bersiap bangkit dari posisi nya dan bersiap meninggalkan istri nya.


Namun saat dia hendak meninggalkan bumil cantik nya, Bumil itu langsung menarik tangan nya.


" Jadi aku harus apa sayang ?? Kami mau nya gimana ??"


" Jangan marah marah lagi, Aku takut liat kamu marah...A-aku takut liat mata kamu. " Dan benar dugaan nya bukan ?


Bumil cantik nya itu ketakutan pada nya.


" Apa sekarang masih takut ?" Matheo mencoba menaikan dagu istri nya dan menatap nya dalam.


" Apa masih takut heum ?" Dengan perlahan Diandra menggelengkan kepala nya dan menatap wajah tampan suami nya yang menangkup kedua pipi nya.


" Jadi bisa suami princess ini mendapatkan ciuman sebagai hadiah nya ?"


" Ahh ..sayang sekali, Baik lah, Mungkin besok aku akan mendapatkan nya. " Diandra melihat seperti ada kekecewaan di wajah suami nya saat dia menolak permintaan sederhana dari Matheo .


" Tapi beli martabak ya..." Dengan semangat Matheo menganggukkan kepala nya saat mendengar permintaan bumil cantik nya itu.


" Oke, Tapi Kiss dulu..."

__ADS_1


Cup...


" Sebelah lagi .." Di sodor kan Matheo pipi sebelah kiri nya lagi agar di cium oleh bumil cantik.


Cup...


Cup...


" Thank you princess...." Ucap nya penuh bahagia karena Diandra juga mengecup bibir nya.


Hanya dengan perlakuan sederhana nya saja bisa membuat Matheo sebahagia ini, Luar biasa sekali bukan ??


" Ayo kita pergi, Pakai Jaket nya dan jangan keluar dari mobil ! Itu perintah. " Anggukan dari kepala Diandra membuat Matheo tersenyum puas dan merapikan jaket istri nya


Lalu mereka mulai turun ke bawah dan amsuk ke dalam mobil, Matheo memilih memakai supir karena dia ingin menikmati kebersamaan bersama istri nya.


" Lalu, Kenapa tadi tidak berteriak princess ?" Diandra menatap ke arah suami nya.


" Aku gak mau kamu datang kesana dan berbuat kekacauan, dan di tangkap polisi karena memukul Morgan ! Kakak nya petinggi polisi. " Matteo tidak kaget dengan pernyataan istri nya karena dia juga sudah mengetahui nya.


Ternyata ini alasan kenapa Diandra tidak berteriak karena memikirkan nya, Ahh.. bahagia nya Matheo di perhatikan seperti ini saja oleh istri nya.


Tapi petinggi polisi ? Hanya Petinggi bukan ?


" Jendral sekali pun akan ku lawan jika mereka berani menyakiti mu dan mengusik ku ! Aku akan melawan siapa pun yang berani mengusik mu princess, Jadi jangan takut kan apapun tentang ku, Karena aku akan selalu melindungi mu. "


" Jangan terluka, Aku gak mau kamu terluka .." Cicit nya lagi sambil memeluk suami nya.


" Iya princess...I Love You..."


" Love you to .."


" Katakan sekali lagi princess ? Aku tidak mendengar nya sayang..." Matheo ingin mendengar nya lagi.


Karena dia akan sangat bahagia saat mendengar kata cinta dari bumil cantik nya ini, Bumil cantik yang selalu di rindukan nya setiap saat.


" Gak mau. Beli martabak dulu. "


" Oke ! Cari martabak pak !".


" Siap Tuan..." Mobil pun mulai melaju mencari martabak sesuai keinginan sang princess nya King Matheo .

__ADS_1


...🌼🌼🌼...


__ADS_2