Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Bukan Saingan


__ADS_3

Nyonya Ambar langsung menuju ruangan dimana suami nya sedang di rawat, Karena informasi yang di dapat nya, Bahwa suami terkena luka tembakan di lengan nya hingga membuat nya di operasi.


Ambar langsung panik, Karena pria yang di cintai nya kini sedang terbaring di ranjang rumah sakit.


Saat dia sampai di ruangan itu, betapa sakit hati nya melihat sang suami terbaring lemah tak berada, Baru saja dia hendak menyapa nya, Tiba tiba pintu ruang suami nya kembali terbuka dan masuk lah seorang wanita muda yang baru di lihat nya tadi saat di kantor Client nya.


Matheo King Alexander Guero.


" Mas Edwin, --" Ambar langsung menatap ke arah wanita yang duduk di kursi roda dengan menggendong seorang bayi yang kemungkinan besar itu bayi laki laki.


" Mas Edwin ?" Ulang Ambar lagi, Karena suara kedua nya membuat pasien yang terbaring lemah di ranjang pesakitan itu membuka kedua mata nya.


Dan betapa kaget nya dia saat kembali di hadapkan dengan situasi seperti ini, Situasi sulit di antara dua wanita nya.


Ambar, Wanita yang di cintai nya, Dan Widya wanita yang selalu memuaskan hasrat birahi nya.


" Sayang..." Edwin memanggil Ambar namun wanita itu tidak bergerak sedikit pun, Apalagi setelah melihat wajah bayi itu yang terlihat sangat mirip dengan suami nya.


Ambar bukan wanita bodoh, Tapi dia telah di bodohi oleh suami nya sendiri.


" Ambar sayang..."


" Jangan memanggilku dengan sebutan sayang lagi. !" Edwin langsung menggelengkan kepala nya, Dia tidak ingin kehilangan Ambar, tidak.


Dia sangat mencintai Ambar, Karena Ambar lah yang paling mengerti diri nya.


Tapi, Karena nafsu birahi nya lah dia menjadi seperti ini, Bermain gila dengan 3 wanita di luar sana, Dan tanpa sengaja membuahi Widya dengan benih nya.


" Ambar Sayang...." Edwin panik saat dia melihat istri nya mengambil ponsel dari tas ibu pejabat kalau kata Satria suami nya Sarah dan menghubungi seseorang di sebrang sana.


" Mia, Urus surat perceraian ku dengan Irjen Pol Edwin Prawira Ernando sekarang juga !"


Deg !


Jantung Edwin berdetak kencang, Apa maksud istri nya ini ? Perceraian ??

__ADS_1


Tidak Edwin tidak menginginkan ini, Tidak akan menyetujui nya.


" Aku akan bawa bukti bukti nya, Bukti bukti perselingkuhan nya dan aku juga akan membawa hasil tes DNA untuk anak yang baru saja di lahirkan wanita simpanan nya,!"


" Ya ! Laporkan juga ke atasan nya, Bahwa aku menangkap basah suami ku sendiri sedang berselingkuh ! Aku tidak ingin melakukan mediasi ! Langsung saja pada putusan nya !"


" Ambar Wangi, sayang...aku mohon dengarkan penjelaskan ku dulu sayang. " Edwin hendak turun dari ranjang nya namun gerakan dari tangan Ambar membuat nya berhenti.


" Aku tidak akan menuntut sepeser pun dari harta mu ! Cukup jangan pernah temui aku lagi dan Lucy, Dan aku akan menuntut hal asuh atas Lucy. " Semakin kaget dan hancur Edwin saat mendengar penuturan dari istri nya itu.


Ambar bukan wanita yang dengan mudah di bujuk atau di rayu, Ambar adalah wanita tangguh yang bisa hidup mandiri tanpa bantuan siapa pun sekali pun dia berasal dati keluarga kaya raya,.


Dan disini Edwin telah salah menganalisa keadaan ini, Jika saja dia tidak gegabah, mungkin ini tidak akan terjadi pada nya dan Ambar.


" Selamat atas kelahiran mu ! Dan maaf, Aku tidak sebaik hati itu untuk membiarkan kalian hidup bahagia nanti nya, Say sorry to something, But Congratulation!!!" Ambar bertepuk tangan di depan kedua orang itu dan menatap benci pada pria yang tengah berada di ranjang rumah sakit itu.


Betapa bodoh nya Ambat telah di tipu selama ini oleh pria yang di kenal nya dengan baik saat dirumah dan di lapangan, ternyata suami nya itu seorang bajingan.


" Ck, Bajingan ,!"


" Ambar, Tunggu sayang, Ambar Wangi ..." Ambar langsung menatap sengit ke arah suami nya yang akan segera menjadi mantan suami nya.


" Itu terakhir kali nya kau menyebut nama lengkap ku, Dan sampai jumpa di pengadilan Irjen Pol Edwin Prawira Ernando. !" Hentakan Hells yang di kenakan Ambar begitu menggema di lorong ruang sakit tempat dimana pria yang masih berstatus suami nya di rawat, Dan setelah kepergian Ambar istri nya, Edwin kembali kedatangan tamu yang sama sekali tidak di harapkan nya sedikit pun.


" Sayang sekali, Padahal aku dan istri ku ingin menjenguk suami dari pengacara istri ku, Tapi seperti nya dia sedang tidak ingin menerima tamu, Jadi kami permisi. !" Senyuman mengejek di berikan Matheo pada Edwin.


Baru luka tembak di lengan nya saja sudah manja dan di rawat di rumah sakit. Jika itu dia yang tertembak maka dengan sendiri nya peluru yang bersarang di lengan nya di keluarkan dengan pisau saja, Apalagi hanya di lengan, Itu hanya luka kecil bagi nya.


Bahkan di dada dan punggung nya pun ada Bekas luka tembakan yang mungkin lebih berbahaya dari yang di rasakan Irjen Pol itu.


" Ayo Princess, kita datang di waktu yang tidak tepat, Lagi pula dia bukan lah tandingan ku sayang. " Diandra menatap ke arah suami nya yang begitu tulus dan lembut memperhatikan nya.


Sebenar nya apa yang di sembunyikan suami nya ?? ada apa ini ?


Dan kenapa ponsel nya juga tidak bisa di gunakan sejak tadi ?

__ADS_1


Apa ponsel nya yang rusak ? karena tadi dia melihat orang orang bisa memakai ponsel dan suami nya juga.


" Kenapa princess ?" Tanya Matheo saat melihat istri nya yang seperti nya sedang berpikir keras.


" Gak papa, Cuma kenapa ponsel aku gak bisa di pake ??" Matheo hanya tersenyum saja melihat wajah cantik dan menggemaskan dari bumil tercinta nya ini.


Ahh...pipi inti semakin lembut dan kenyal, bahkan terlihat semakin chubby membuat nya gemas dan ingin selalu menciumi nya.


Tapi Diandra malah setiap kali dia mencium nya, karena kata bumil cantik nya itu, wajah Matheo kasar karena bulu bulu di rahang nya, Membuat pipi mulus nya seperti di tusuk tusuk jarum halus.


Maka jadi lah dia yang hanya bisa mengusap dan membelai nya dengan lembut.


" Mau beli ponsel baru ?"


" Apa ponsel nya memang rusak ?" Matheo hanya mengendikan kedua bahu nya saja.


Tapi seperti nya bukan ide yang buruk jika membelikan istri nya ponsel baru sesuai keinginan sang istri.


" Ayo kita beli ponsel baru untuk kamu, iPhone ?" Diandra menggeleng.


" Lalu apa sayang???" Tanya nya lagi dengan lembut.


" Mau hp korea, Z fold 3. "


" Oke, Ayo kita beli untuk My Princess Sayang. " Ucap nya penuh dengan cinta pada istri nya.


" Kiss me Plis princess .." Matheo menyodorkan sebelah pipi setiap kali Diandra meminta sesuatu pada nya.


Dan hanya dengan sebuah kecupan mesra saja sudah membuat Matheo sangat bahagia.


Cup...


" Thank you princess..." Diandra hanya menganggukkan kepala nya saat menerima ucapan terima kasih dari suami nya yang hanya mendapatkan sebuah kecupan manis dari nya.


Lihat, Begitu mudah nya membuat pria itu bahagia bukan ?

__ADS_1


Diandra merasa sangat beruntung dengan ada nya Matheo di sisi nya dan berharap akan selalu bersama dengan suami nya.


...🌼🌼🌼...


__ADS_2