
" Mommy, Daddy...Wake Up, Mom....Dad....Morning...." Sepasang suami istri yang masih bersedih dan menangis itu langsung melepaskan pelukan mereka saat mendengar suara anak anak nya.
Ya, Itu semua di lakukan Prince Alta, agar kedua orang tua nya baik baik saja, Dan tidak lagi larut dalam kesedihan.
Prince cukup mengerti dan sangat mengerti untuk semua ini, Tapi adik adik nya ?
Mereka tidak mengerti apapun Maslaah kedua ornag tua nya, Maka dari itu, Matheo membawa Adik adik nya untuk ke kamar kedua orang tua nya, Agar mereka mau keluar dari kamar.
" Hapus air mata kamu princess, Atau tidur lah lagi, biar aku yang menangani anak anak, Jika mereka tau kamu menangis begini, Aku akan bingung menjawab mereka nanti nya. " Diandra pun menurut pada suami nya dan mengusap air mata nya.
Dia lanjut naik ke tempat tidur dan Matheo pun menyelimuti tubuh nya kembali.
Cup...
" Aku mencintai mu Princess, Sangat mencintai mu !" Begitu dalam kata kata yang keluar dari bibir suami nya, Hingga Diandra sendiri hanya bisa memejamkan kedua mata nya saat merasakan kecupan basah penuh cinta di kening nya.
Sementara Matheo, Dia menghirup dalam nafas nya dan kembali menghembuskan nya sebelum membuka pintu kamar nya.
Ceklek...
" Mommy, Wake Up...." Sih kembar langsung menerobos masuk begitu saja saat pintu kamar sudah di buka Daddy nya.
Dan lihat lah, Kedua anak nya itu langsung berlari masuk ke dalam kamar nya dan menuju Mommy nya.
Matheo pun langsung menyusul kedua anak nya yang ingin menganggu istri nya.
" Baby, Jangan ganggu Mommy sayang, Mommy masih tidur, Kasihan Mommy sayang..." Twins Ars langsung berhenti saat ingin menganggu Mommy nya.
Jika Daddy nya sudah mengatakan hal seperti ini, Berarti Mommy nya sedang tidak baik baik saja, Karena memang setiap kali mereka ingin menganggu Mommy nya, Dan Daddy mereka melarang, Itu berarti Mommy nya sedang Tidak bisa di ganggu, Atau sakit.
Karena memang sering nya begitu.
" Apa Mommy sakit Dad ??" Tanya Arsheila pada Daddy nya.
Arsheela langsung naik ke tempat tidur dan mengecek suhu tubuh Mommy nya, tangan mungil itu berada di kening Mommy nya guna merasakan apakah Mommy nya sakit ?
__ADS_1
" Apa Mommy demam Dad ? " Matheo bingung harus mengatakan apa, Karena setiap ucapan adalah doa bukan ?
Jika dia mengatakan Diandra sakit, Bisa saja istri nya akan sakit betulan, Dan Matheo tidak ingin itu terjadi.
" Mommy hanya kecapean saja Baby, Akhir akhir ini Mommy mudah lelah, dan jangan ganggu Mommy oke..."
" Apa karena kami nakal ? Mommy sakit ??" Tanya Arsheila pada Daddy nya.
Matheo tidak menyangka jika anak nya bisa mengatakan hak ini, Demi Tuhan ini bukan karena anak anak nya, Tapi ini karena nya, Karena diri nya sendiri.
" Ini bukan kerena kalian Baby, Mommy hanya lelah saja, Jadi jangan ganggu Mommy ya, Lagi pula kalian tidak nakal baby, Siapa yang mengatakan kalian nakal ?" Kedua anak nya itu menggelengkan kepala nya, Karena memang tidak ada yang pernah mengatakan mereka nakal.
" Sudah, Ayo bersiap, Daddy akan membantu kalian bersiap, Karena Mommy sedang tidur. " Entah hanya akting nya, Atau memang benar tertidur, Matheo memang tidak tau saat ini, Istri nya itu benar benar tidur atau hanya pura pura nya saja.
Kini, Dia membawa kedua anak nya kembali ke kamar mereka untuk bersiap berangkat ke sekolah, Dan setelah membantu mereka, Matheo bertemu dengan Prince Alta.
" Dad, -"
" Kita bicarakan nanti ! Ini masih pagi, Kalian harus berangkat ke sekolah hari ini. "
" Ya, Nanti kita akan bicarakan ini lagi Kak, Sekarang berangkat bersama adik adik mu ya, Daddy dan Mommy Tidak bisa mengantar mereka, Jadi berangkat lah bersama Paman Jaka ."
" Ya Dad, Al pamit. " Senyuman manis Matheo berikan pada anak nya, Dia tidak tau pasti apa yang akan di tanyakan Prince Alta nanti nya, Tapi bisa jadi itu tidak jauh dari Masalah tadi malam.
Setelah memastikan anak anak nya berangkat sekolah, Matheo pun bergegas kembali ke kamar nya, Dia ingin melihat istri nya yang ternyata saat dia sampai disana, Wanita cantik itu benar benar kembali tertidur,.
" Kau pasti kaget dengan ini semua Princess, Tapi kamu memang harus mengetahui nya, Karena wanita nya para keturunan keluarga Papa harus tau bahwa para pria mereka bukan pria sembarangan, Dan bagaimana jika kamu tau, Bahwa Papa itu adalah pria paling kejam yang pernah ku tau di dunia ini, Tapi hati nya, Hati nya sangat luar biasa sayang. " Di usap nya penuh kasih sayang wajah sang istri yang tengah tertidur nyenyak itu.
Wajah nya begitu cantik tanpa polesan apapun, Wanita cantik ini hanya milik nya.
Hanya untuk nya dan anak anak nya, Tidak untuk siapa pun lagi.
" Tidur lah Princess, Aku akan menemani mu. " Akhir nya Matheo ikut merebahkan tubuh besar nya di samping wanita cantik yang selalu mengisi hari hari nya selama hampir 17 tahun ini.
Tubuh nya memang sangat lelah, Karena semalaman dia tidak tertidur, Apalagi tadi dia habis mengguyur seluruh tubuh nya dengan air dingin, Maka saat ini dia butuh istirahat nya saat ini.
__ADS_1
Entah berapa lama Diandra tertidur, Tapi saat dia bangun, Dia merasakan hawa panas di tengkuk nya,.
Saat dia berbalik, Dia merasakan bahwa tubuh suami nya tengah demam saat ini, Matheo nya demam ?
Matheo nya sakit ? Diandra langsung panik, Karena suhu tubuh Matheo cukup tinggi, Itu terbukti dari nafas nya saat ini yang berhembus panas menerpa wajah nya.
" Sayang, Kamu demam, " Dengan malas Matheo membuka mata nya.
Kepala nya terasa berat saat ini, Lagi pula mata nya juga sangat sulit untuk hanya sekedar membuka nya, Tapi dia memaksakan diri nya untuk bangkit dan duduk di tempat tidur mereka.
" Sayang, Matheo, Kamu sakit sayang..."
" Aku baik baik saja Princess, Jam berapa sekarang ?" Apa apaan suami nya ini ? Dia sedang sakit, Bisa bisa nya bertanya ini jam berapa ?
Memang nya apa yang ingin di lakukan pria bule ini ?
" Ini sudah jam 11 siang sayang, Kamu demam, Aku akan panggilkan dokter dulu, Dan tunggu disini, Aku akan buatkan sup buat kamu. "
" Aku baik baik saja Princess sayang, Jangan khawatir. "
" Kamu sakit sayang ! jangan mengatakan bahwa kamu baik baik saja ! karena kamu sedang tidak dalam keadaan baik saat ini ! kamu sakit, Badan kamu panas banget, Ini kamu bilang baik baik saja ?? Iya ??" Air mata Diandra sudah jatuh saat ini, Apalagi saat suami nya terus mengatakan bahwa dia baik baik saja.
Padahal yang terjadi Tidak seperti itu, .
" Maafkan aku sayang, aku hanya tidak ingin membuat kamu khawatir. " Diandra memejamkan kedua mata nya, Berharap emosi nya tidak meledak saat ini.
Saat menghadapi Matheo yang sedang sakit tapi berlagak seolah dia baik baik saja.
" Ya, Baik lah, Aku memang sakit saat ini, Jadi bisa buatkan aku sup iga ? Aku ingin pakai wortel dan kentang, Sepeti yang pernah kamu buat, Aku juga ingin air jahe dengan madu dan jeruk nipis, Bisa sayang ??" Diandra mengangguk mendengar permintaan suami nya.
" Maaf jika membuat kamu repot sayang. "
" Tidak ! Aku tidak repot, Jadi jangan banyak bicara dan istirahat ! Aku akan segera kembali membawa makanan nya, Ingat ! Jangan turun dari tempat tidur! Jika aku tau kamu sampai turun dari tempat tidur, Maka aku akan benar benar marah sama kamu !"
...🌼🌼🌼...
__ADS_1