Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Volley Pantai


__ADS_3

Karena merasa bosan, Apa yang harus mereka lakukan, Para Anak muda hanya bermain game saja.


Arka,Alta, Jupiter, Cloud dan Leon, Lalu gimana Husein ?


Jangan tanyakan lagi dimana calon penghuni surga itu, Dia mengaji terus menerus, Dimana pun.


" Kenapa teman mu itu selalu mengaji Ar ? Apa dia tidak tertarik dengan dunia nya saat ini ?" Tanya Jupiter pada Arkana teman keponakan nya.


Bahkan kini mereka tengah memainkan Game keluaran perusahaan kecil milik Jupiter.


Jupiter memiliki perusahaan Software sendiri, Dan di dalam nya juga ada beberapa game yang sudah di luncurkan nya.


Dan kini lah saat nya mereka mencoba nya di kalangan muda.


" Jangan tanyakan itu pada nya Uncle, Setan saja takut menghirup udara yang sama dengan nya, Bahkan mungkin, Berpapasan dengan calon ustadz itu mereka soal, Karena dia selalu saja mengaji dan bersalawat, Hidup nya benar benar tertata. Iman nya tidak mudah goyah. Kami menyebut nya Calon penghuni surga. "


" Kami apa yang kau bicarakan ? Kau yang selalu menyebut nya Calon Ustadz, Calon penghuni surga dan imam Masjid Istiqlal, Bukan aku. " Sergah Alta tak terima dengan kata kami yang di sebutkan Arka.


Karena kata Kami yang di sebutkan Arka berarti dia juga termasuk di dalam nya bukan ?


" Tapi bukan kah kita berteman Al ?" Tanya Arkana pada teman sejawat nya.


" Berteman bukan berarti aku ikut berbuat dosa seperti mu, Dosa itu tanggung masing masing, Bukan berbagi ! Kau kira dosa itu sedekah ? Harus berbagi ??" Arkana hanya mencebik saja mendengar jawaban dari teman nya.


" Lalu, Apa yang membuat nya bahagia ??" Tanya Cloud yang ikut penasaran dengan teman keponakan nya itu.


" Iya kak ? apa yang membuat nya bahagia ??" Tanya Leon juga ikut penasaran disini.


" Satu satu nya kebahagiaan nya saat melihat Rahma, Anak nya Ustadz Amin pemilik pesantren Raudlatul Jannah. " Sahut Arkana lagi.


Karena Rahma lah yang bisa membuat Senyuman Husein terbit dan terlihat bersemangat.


" Wanita baik, Pantas mendapatkan pria yang baik juga. " Sahut Jupiter yang memang masih gamang dengan hidup nya saat ini.


" Sudah ayo, Kita bermain, Kak Al, Bukan kah disini terkenal dengan pantai nya ? Bagaimana jika kita bertanding, Kita meminta imbalan banyak dari para pria dewasa itu. " Semua nya sedang berpikir keras, Ide dari Leon bukan ide yang buruk.


" Uncle tidak pernah bermain Volley, Lagi pula bagaimana cara main nya ?" Tanya Cloud.


" Mudah, Pukul saja sebisa kita, Disini tidka ada wasit, Yang penting bola jatuh ke pasir selama di dalam garis itu akan termasuk point' nya. "


" Ayo, Aku ingin melihat bagaimana para pria kaya itu kalah !" Sahut Arkana lagi


" Three on Three lagi ?" Tanya Alta disana.

__ADS_1


" Papi mu, Daddy ku dan Uncle Sky. " Lanjut Alta memberi saran.


" Aku akan meminta Motor baru pada Daddy nanti. " Alta mulai merancang angan angan nya saat ini.


Dia sudah memikirkan bagaimana menunggangi Ducati terbaru yang harga nya super wow.


" Baik, Aku juga sama, Ayo kita kalah kan para pria dewasa itu, Tapi satu nya siapa ??" Tanya Arka saat ini.


Semua tidak ada yang bisa, Lagi pula jika membawa Leon dia masih berusia 10 tahun, Mana bisa.


" Hus..."


Plak !


" Apa Al ??" Tanya Arka merasa tak terima saat Alta memukul bahu nya.


" Panggil dia dengan benar, Satu satu nya harapan kita adalah calon penghuni surga itu. "


" Ck, Tadi kau bilang dosa itu bukan sedekah yang bisa di bagi bagi, Kini kau juga memanggil nya calon penghuni surga. "


" Ya itu semua karena mu, Kau juga yang memulai nya. "


" Ya Prince Alta King Alexander, Kau yang terbaik paduka. " Arka menundukan kepala nya sebagai tanpa penghormatan seperti di sistem kerajaan pada umum nya.


" Sein, Ayo bermain sebentar, Kita akan bermain Volley pantai, Bukan kah kau yang paling hebat di antara kami soal Volley ?" Alta mulai melancarkan aksi nya saat ini.


Jika Arka yang bicara itu akan semakin memperburuk keadaan nanti nya, Maka dari itu dia lebih memilik jalur aman saja.


" Tidak ! Kalian Saja. "


" Ayo lah Sein, Kita harus bermain, Lagi pula Tuhan mu tidak akan marah jika kau bermain, Pahala mu sudah terlalu banyak, Kau juga tidak akan tergelincir ke api neraka jika bermain sebentar, Permainan ini juga bukan permainan penambah dosa, Ini hanya permainan Volley pantai saja, Ayo sesekali kau menikmati hidup. " Alta masih dalam mode merayu nya dan berharap Husein mau.


" Baik, Tapi kalian harus mengantarkan ku ke tempat--"


" Rahma bukan ? Kami akan siap ! Katakan saja kapan kau ingin pergi ! Kami best friend mu akan mengantar kan mu, Bahkan jika kau meminta kami memanjat tembok untuk memberikan bunga pada Rahma kami akan siap, Iya kan Al ??" Arka menyenggol bahu Alta berharap teman nya ini mengerti jika Husein mulai mode begini.


Semua orang tercengang melihat reaksi Calon penghuni surga itu, Begitu bersemangat jika sudah berbicara wanita yang bernama Rahma.


Seberapa cantik nya kah anak perempuan itu ? apa seperti para bidadari ?? Tau istri nya para nabi ?


Entah lah, Hanya Husein yang tau itu, Maka dia berusaha keras untuk menjadi imam yang baik untuk Rahma nanti nya, Karena dia sudah merasa berdosa karena telah melihat wajah Rahma yang berarti aurat nya bukan ?


Maka Husein berusaha sangat keras untuk bisa menjadi imam yang akan membawa Rahma ke surga nya Allah, bersama sama dengan mereka nanti nya.

__ADS_1


" Baik, Ayo bermain. " Husein langsung melepas kopiah nya dan langsung bersiap.


Tapi masalah di mulai saat ini, Karena mereka bingung, Bagaimana cara mengajak bertanding nya ??


" Ada apa ??" Tanya Kakek nya Alta saat mereka terlihat gelisah.


" Kami ingin mengajak Papi Satria, Uncle Sky dan Daddy. " Akhir nya Alta berani mengatakan hal ini.


Mendengar tantangan dari anak anak muda ini, Jiwa sombong Sky mulai keluar lagi.


" Apa tantangan nya ??" Tanya Sky dengan sikap angkuh nya seperti biasa.


" Volley pantai !" Jawab Husein dnegan semangat.


Dia sudah membayangkan bagaimana wajah Rahma saat melihat nya nanti.


" Apa itu Volley pantai ? Kami tidak tau. "


" Kau saja yang tidka tahu, Aku tahu apa itu Volley pantai, Dan aku rasa kak Theo juga mengetahui nya. "


" Kau --?" Sky ingin memukul Satria, Dia merasa di remehkan disini, Karena hanya dia yang tidak mengetahui apa itu Volley pantai, Karena Satria dan kakak nya itu tau.


" Apa taruhan nya ??" Tanya Sky lagi.


" Aku akan meminta Motor Ducati keluaran terbaru sama Daddy. "


" Arka juga ingin sama dengan Alta. " Sahut Arka pada Papi nya.


Dia sudah membayangkan bagaimana menaiki motor mahal itu, Sementara Mami nya sudah menggelengkan kepala nya saja menatap pada putra semata wayang nya.


" Dan kau ?? Apa yang kau inginkan dari ku ??" Tanya Sky pada Husein yang terlihat diam saja.


" Bangunkan aku sebuah rumah ibadah sesuai dengan jumlah harga motor milik Arka dan Alta, " Sebelah alis Sky terangkat menatap ke arah Husein.


" Dimana ??" Tanya Sky sekali lagi.


" Ujung timur Indonesia !"


" Kau yakin ??"


" Ya Aku yakin !" Jawab Husein dengan semangat.


" Itu jika kalian menang dari kami !! Dan ayo bermain. " Ajak Sky merasa jiwa nya tertantang dengan bocah bocah ini.

__ADS_1


...🌼🌼🌼...


__ADS_2