Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Hasil


__ADS_3

Diandra meneteskan air mata nya saat melihat di layar monitor bahwa ada segumpal darah yang akan menjadi daging, dan nanti nya juga akan berubah menjadi anak nya.


Apa benar dia tengah mengandung ? Boleh kah Diandra meminta bahwa ini hanya mimpi saja ?


Kenapa harus sekarang ? Kenapa harus di saat seperti ini dia mengandung anak Matheo ? Anak pria yang telah menabrak dia dan bunda nya, Lalu membuat nya mengalami kebutaan dan kelumpuhan pula, Walau pria itu juga yang membuat nya sembuh dan juga menikahi nya.


Tapi Rasa nya kenapa sakit sekali saat mengetahui kebenaran nya ??


Kebenaran bahwa Suami nya lah tersangka dari semua keadaan yang di alami nya kemarin.


Dan sanggup kah Diandra memaafkan nya ?


Kenapa rasa nya sulit sekali ? bahkan saat keluar dari rumah sakit pun Diandra sama sekali tidak ingin di bantu oleh Matheo untuk memasuki rumah mereka.


" Biar aku bantu Princess..."


" Aku bisa melakukan nya sendiri ! Dan jangan menyentuh ku !" Diandra langsung keluar dari mobil meninggalkan Matheo yang masih menatap sendu ke arah nya.


Matheo sangat merasa bersalah saat ini, Bukan hanya saat ini saja, Tapi sejak dia sadar di rumah sakit, Dia langsung mencari Diandra dan merasa sangat bersalah.



" Maaf kan Aku Princess...." Diandra tidak menanggapi nya, Dia terus melangkah kan kedua kaki nya hingga sampai di kamar mereka.


Kamar yang di tempati nya bersama Matheo dan kemar dimana pertama kali nya dia melepas status kegadisan nya yang di berikan nya dan di ambil oleh Matheo.


Kamar yang begitu indah, Dan kamar yang menjadi saksi bagaimana perlakuan lembut yang di berikan Matheo pada nya.


Diandra menangis di dalam kamar nya, Kenapa saat dia mulai membuka hati nya, Dia juga mengetahui fakta ini, Fakta dimana hal tersebut membuat hati nya hancur tak bersisa.


Sakit sekali rasa nya...


" Hiks...Hiks...Sakit...Kenapa sesakit ini...Aku mulai membuka hati ku, Tapi kau langsung menghancurkan nya. " Diandra menatap sedih dan penuh luka foto pernikahan mereka yang terpampang nyata di dinding kamar nya.

__ADS_1


Dimana dia terlihat layak nya seorang Princess yang benar benar di cintai Pangeran nya dengan gaun indah.



Lalu juga terpampang dengan jelas bagaimana gagah nya sang suami yang berbalut jas Mahal, Terlihat tampan dan sangat luar biasa aura nya.



" Seandainya kamu bicara lebih dulu, Mungkin tidak akan sesakit ini..." Diandra terus memukuli dada nya yang terasa sangat sesak.


Dia terus menangis sampai merasakan kepala nya sedikit pusing, Tapi saat kesadaran nya hampir hilang, Pintu kamar nya di ketuk dari luar dan itu Matheo, Suami nya.


" Princess, Sayang...Buka pintu nya sayang, Kita harus bicara saat ini. "


" Tinggalkan aku sendiri, Aku tidak ingin mendengar apapun saat ini, Tolong tinggalkan aku hiks ..hiks .." Mendengar Diandra menangis hati Matheo juga ikut merasakan sakit nya.


Demi Tuhan, Dia juga tidak menginginkan hal ini, Tapi semua nya sudah terjadi, Jadi dia bisa apa ???


Apa yang harus di lakukan nya saat ini ?


Dia tidak akan menyerah sampai Diandra membuka pintu nya dan mau makan, Karena sejak tadi Siang istri nya belum juga makan.


Matheo sangat mengkhawatir kedua nya, Calon ibu dan Calon bayi nya juga.


Kedua nya sangat penting dalam hidup Matheo saat ini, ,Bahkan Matheo rela melakukan apa saja untuk mereka berdua, Matheo akan menukarkan segala yang di miliki nya untuk bisa bersama mereka berdua.


" Diandra sayang...Princess...buka pintu nya, ,kamu harus makan sayang..."


" Diandra...Ayo bicara sayang...Jangan begini, Apa kamu mau aku pergi dari rumah ini ? agar kamu bisa baik baik saja ? Maka aku akan pergi, Tapi jangan melakukan hal buruk pada diri kamu sayang..."


" Pergi...biarkan aku sendiri..." Usir Diandra dengan derai air mata nya.


Dia tidak sanggup jika harus seperti ini terus, Suami nya sangat menyakiti hati nya, Biarkan dia sendiri untuk sementara waktu, Dan anak ?

__ADS_1


Diandra langsung teringat akan janin yang ada di perut nya, Lalu di peluk nya dengan penuh penyesalan perut rata nya, Dia sangat menyesal karena sempat tidak menginginkan bayi ini hadir di dalam diri nya, Bahkan dia juga menyakiti nya, di hari pertama dia tau bahwa ada nyawa lain nya di dalam diri nya saat ini.


Diandra benar benar merasa sangat berdosa pada anak nya.


" Maaf kan Mommy sayang, Maafkan Mommy yang udah nyakitin kamu, Terus lah sehat untuk Mommy nak, Maafkan Mommy yang udah nyakitin kamu tadi...Maafkan Mommy nak..." Tangis Diandra pecah lagi saat dia terus mengusap perut nya dengan lembut dan penuh kasih sayang.


" Princess...Makan ya sayang...pelayan sudah sampai disini, Aku pergi dulu..." Matheo menghembuskan nafas nya berat, Dia sebenar nya sangat berat melakukan hal ini.


Tapi demi kepentingan dan kenyamanan bersama, Maka Matheo memilih mengalah saja membiarkan Diandra sendiri, Bukan kah dirumah ini ada Bibi Maura dan Paman Tom ?


Matheo bisa tenang meninggalkan Diandra di rumah bersama mereka, Dan Matheo akan tinggal di Hotel atau apartemen nya saja lah.


Yang penting dekat dengan kantor nya dan bisa cepat sampai dirumah jika terjadi sesuatu pada Diandra .


" Aku Pamit Princess...Jaga diri mu baik baik ya, Aku mencintai kalian ..." Tidak ada jawaban apapun dari Diandra di dalam sana, Matheo masih menunggu, Barang kali Diandra mau membuka pintu kamar nya dan mengucapkan sepatah kata untuk nya.


" Sampai kan salam ku pada anak kita Princess, Aku mencintai mu dan diri nya, Daddy pergi Baby...Jaga Mommy mu nak, Jangan nakal..."


" Aku pergi Princess ..." Diandra mengigit bibir nya merasa sedih dengan keadaan mereka saat ini, Dia juga bingung.


Bibir nya mengatakan benci pada Matheo, Tapi hati nya ? Hati nya menginginkan dia disini bersama nya.


Tapi kenapa sesulit itu ? Dia ingin pergi dari Matheo, Tapi bagaimana cara nya ? Apa dia bisa hidup tanpa Matheo ? Sementara selama ini dia begitu ketergantungan pada suami nya, Bahkan air mandi nya saja pun selalu Matheo yang menyiapkan untuk nya.


Makan di suapin Matheo, Mandi bersama suami nya, Di manja dan di sayang ?


Diandra merasakan begitu sangat di manja oleh suami nya.


Lalu bagaimana nanti jika Matheo benar benar pergi meninggalkan nya dan menjauhi nya ??


Apa dia bisa ???


Celek..

__ADS_1


Diandra membuka pintu kamar nya dan melihat sudah tidak ada Matheo disana, Dan ternyata suami nya sudah benar benar pergi meninggalkan nya.


...🌼🌼🌼 ...


__ADS_2