Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )

Matheo King Alexander ( Look At Me Dear )
Lagi Lagi Bumil


__ADS_3

Brak !


" Maaf Mr, Saya tidak bisa menahan Nona ini untuk masuk ke ruangan anda. " Matheo mengalihkan pandangan nya dari laptop dan berkas berkas nya menatap sekertaris baru nya yang berdiri di dekat seorang wanita cantik yang terlihat salah tingkah saat ini.


Senyum Matheo terbit seketika saat melihat siapa yang datang ke ruangan nya.


" Princess..." Panggil Matheo pada nya.


Diandra masih berdiri di tempat nya, Dia merasa malu dan bersalah karena telah menganggu waktu kerja suami nya.


Apalagi dia melihat bahwa ada orang lain di ruangan suami nya.


" Sini Princess..." Diandra menggeleng, Dia takut menganggu waktu kerja suami nya.


Tapi Matheo malah berdiri dan mendatangi nya.


" Kenalkan ini istri saya, Diandra. " Diandra hanya tersenyum saja.


" Oh, Mantan model terkenal itu ya ? Perkenalkan saya Jolie, Rekan kerja Mr. Matheo. " Wanita cantik di depan nya mengulurkan tangan untuk menjabat tangan Diandra.


Dengan tangan bergetar, Diandra menerima ukuran tangan tersebut.


Tapi saat dia merasakan tangan nya di remas, Dia menatap wanita di depan nya yang menyunggingkan senyuman sinis nya pada Diandra.


" Dia istri ku Steff, Lain kali biarkan dia masuk. " Stefany sekertaris baru Matheo pun mengangguk dan meminta maaf.


Dia benar benar tidak mengetahui bahwa wanita cantik mantan model terkenal itu adalah istri bos nya.


Karena yang dia tau bahwa Matheo tidak suka bersentuhan dengan siapapun kecuali keluarga nya.


Maka itu yang berusaha di jalan kan Steffany sebagai sekertaris baru ny.


" Sekali lagi saya minta maaf Mr. Mrs. " Diandra tersenyum lembut.


Tapi wanita di depan nya ini membuat mood nya langsung buruk dan hancur seketika.


" Princess...Ayo duduk disini atau mau di kamar saja ? Biar Steff yang memesankan makanan mu, Aku harus menyelesaikan ini sedikit lagi. " Mendengar dan melihat perlakuan lembut Matheo pada Diandra membuat Jolie Rekan bisnis Matheo merasa kesal.


Sejak tadi dia berusaha mendekat pads Matheo, Namun Matheo langsung berusaha menjauhi nya.


Tapi kenapa dengan Diandra bisa seperti itu perlakuan nya ?


Hal itu membuat nya iri hati.


" Princess sayang..." Diandra tersadar dan melihat suami nya.


" Mau peluk, Gak bisa tidur. Kepala nya pusing. " Boleh kah dia berakting sekarang ?

__ADS_1


Tapi bukan akting, Dia memang merindukan suami nya, Tapi tetap gengsi, Maka rencana licik nya adalah memanfaatkan keadaan nya saat ini.


" Maafkan Mommy Baby, Mommy memanfaatkan kamu. " Ucap nya dalam hati sambil mengelus perut nya.


" Ya sudah sini Princess, lagi pula ini hanya sedikit lagi, Tinggal beberapa saja. " Matheo mengulurkan tangan nya agar Diandra datang pada nya.



Diandra menggeleng kan kepala nya menatap wajah suami nya yang tengah menatap ke arah nya.


" Gak mau ada orang lain, Mau peluk aja. " Matheo mengangguk mengerti keinginan istri nya.


" Baik tunggu sebentar lagi sayang. " Matheo langsung menepuk sisi sofa di sebelah nya agar istri nya datang pada nya.


Diandra menurut dan duduk disana, Namun pandangan nya tertuju pada wanita di depan nua saat ini.


" Ngantuk..."


" Sebentar Princess .."


" Mau makan..."


" Iya sayang, Sebentar lagi, Ini hanya tinggal sedikit lagi. " Jawab Matheo mengusap pipi istri nya .


" Tapi kita harus menghadiri meeting siang ini Mr. " Matheo langsung mengalihkan pandangan nya dari Diandra kini tertuju pada wanita di depan nya yang dengan berani memegang lengan nya.


Dengan segera wajah Matheo berubah dingin menatap ke arah nya lalu membuka jas nya begitu saja.


" Kurasa anda belum mengenal ku Miss Jolie, Biar ku beri tahu pada mu, Bahwa aku paling tidak suka di sentuh orang lain. Hanya keluarga ku dan istri ku lah yang berhak menyentuh ku. Dan kau telah lancang Berani menyentuh ku. "


" Maaf Mr, Aku tidak bermaksud..." Tapi ucapan Jolie langsung terhenti saat mendengar suara menggelegar Matheo yang memanggil Sekertaris nya di luar sana .


Steffany datang dengan tergopoh gopoh, memasuki ruangan Bos baru nya.


" Ya Mr. ?"


" Bawa Miss Jolie keluar dari ruangan ku sekarang ! Dan katakan pada Andi untuk menggantikan ku meeting siang ini. Dan katakan juga pada nya, Mulai sekarang aku tidak ingin bekerja sama atau berhubungan dengan seorang wanita ! Jika itu terjadi makan Andi lah yang akan mengambil seluruh tanggung jawab nya ,!" Walau sedikit aneh dengan bos nya yang tiba tiba saja marah dan tidak tau apa penyebab nya tapi dia harus bekerja dengan baik disini.


Karena sebuah keberuntungan lah untuk nya bisa mendapatkan pekerjaan seperti ini.


" Tapi Mr ..."


" Bawa dia keluar Steff ..." Steffany langsung mengerjakan tugas nya untuk membawa rekan kerja bisa nya itu untuk keluar.


Sementara Jolie, Dia menatap sengit ke arah wanita yang tengah menikmati buah apel di meja, Namun langsung di cegah pria bule itu.


" Itu belum di bersihkan Princess, Biar aku kupas kan kulit nya dulu. "

__ADS_1


" Dan tolong juga kupaskan kulit wanita itu, Sejak tadi dia menatap ke arah ku, Apa perlu aku mencongkel kedua mata nya dengan garpu ?"


Deg ?


Matheo kaget, Kenapa istri nya seperti menjadi Psikopat seperti ini ?


Mencongkel mata dengan garpu ? Matheo yang sering melihat seperti itu tentang Papa nya saja tidak berani melakukan nya, Lalu kenapa istri nya seperti itu.


" Princess ..Sayang .."


" Kan tadi udah di bilang mau tidur, Mau peluk juga. Kenapa gak peka banget sih ? Kalau gitu aku pulang aja deh, Kamu jahat. " Diandra bangkit dari sofa nya.


Namun Matheo langsung mencegah nya.


" Baik, Maafkan aku oke. " Matheo langsung melepaskan jas nya, Dasi nya hingga kemeja nya.


Kini Dada nya sudah terpampang jelas di depan istri nya, Tubuh Shirtless yang sangat di sukai Diandra.


Entah lah, Ras Anya sekarang dia seperti tengah di mesumi istri nya sendiri.



" Sudah ayo sini..." Matheo merentangkan kedua tangan nya agar Diandra mau mendekat pada nya.


Dan benar saja, Setelah Matheo melepaskan pakaian nya, Diandra langsung datang dan memeluk tubuh nya.


Naik ke pangkuan nya dan memeluk nya dengan erat.


Menciumi leher suami nya, dan memainkan kotak kotak perut yang terbentuk rapi disana.


" Jangan bangun, Awas aja. " Matheo hanya mengangguk pasrah.


Dia membiarkan apa yang di lakukan istri nya pada tubuh nya, Sampai dia mendengar suara dengkuran halus istri nya dan tangan nya yang memeluk leher nya dengan erat.


" Manis sekali istri ku..." Ucap nya penuh dengan kelembutan, Secara perlahan Matheo bangkit dari sofa dan membawa istri nya ke dalam kamar istirahat milik nya.


Lagi lagi Matheo harus bersabar dengan ulah Bumil cantik yang sangat manja itu, Apapun yang di lakukan bumil itu, Maka Matheo hanya bisa menuruti nya saja.


Matheo melakukan nya karena cinta dan merasa tersentuh dengan perjuangan wanita cantik yang tengah mengandung calon anak mereka.


Apalagi saat melihat Diandra yang tidak akan bisa makan jika bukan dengan nya dan dari tangan nya membuat Matheo merasa sangat di butuhkan oleh istri nya.


Setidak nya ini bisa menghapus rasa berdosa nya pada Diandra dengan selalu memanjakan bumil cantik ini.


" Aku mencintai mu Diandra, Terus lah sehat bersama anak kita sayang..." Matheo mencium kening istri nya sebelum meninggalkan kan nya sebentar untuk mengambil laptop nya.


Dia harus berada di samping istri nya, Jika tidak menemukan nya saat bangun nanti, Bumil cantik itu bisa menangis.

__ADS_1


...🌼🌼🌼...


__ADS_2