
Mendapatkan kabar kurang mengenakan dari anak buah nya, Apalagi dari rekaman tersebut, Terlihat pria bajingan itu ingin menyentuh istri nya membuat asap di kepala Matheo tiba tiba saja keluar.
Dia cukup sabar bahkan sangat sabar jika itu bersangkutan dengan Diandra dan anak anak nya ,Tapi dia tidka cukup sabar untuk orang lain.
Apalagi ini, Pria itu, Pria yang pernah di buat nya terkapar di toilet hotel belasan tahun lalu, Kini kembali muncul kepermukaan, Dan berani menyentuh istri nya ?
Memang hanya tangan Diandra yang di sentuh nya, Dan itu pun langsung di tepis oleh Diandra .
Belum selesai sampai di sana, Pria itu bahkan dnegan berani ingin menyentuh Pipi istri nya ?
Luar biasa sekali nyali pria ini, Bahkan kakak Nya saja pernah hampir terancam dari jabatan nya, Dan kini adik nya ini Berani menganggu kebahagiaan nya ?
Cinta nya dan Diandra nya ? Luar biasa sekali bukan ?
Brak !
Diandra yang masih menghubungi Alisa dan Starla pun harus terperanjat kaget saat melihat suami nya yang masuk ke kamar mereka dengan di selimuti amarah nya.
" Princess..." Panggil Matheo yang langsung menghampiri istri nya Disana.
" Sayang...." Diandra pun langsung mematikan sambungan telepon nya bersama para saudari ipar nya itu.
Kini dia menatap wajah suami nya yang terkesan biasa, Tapi menyimpan sejuta amarah di dada nya.
" Ayo..." Matheo membawa Diandra ke kamar mandi, Entah apa yang akan di lakukan nya, Diandra hanya bisa diam saja mengikuti suami nya.
Sampai nya di kamar mandi, Matheo langsung membasuh tangan istri nya dengan sabun, Bekas yang di sentuh pria bajingan tadi.
" Dimana lagi dia menyentuh kamu princess ??" Tanya Matheo pada istri nya.
Tapi kedua tangan nya masih sibuk membasuh dan menggosok tangan mungil Diandra dengan lembut agar tidak menyakiti istri nya.
" Tidak ada..." Jawan Diandra.
Dia cukup takut dengan suami nya saat ini, Apalagi Matheo tidak menatap nya sedikit pun dan hal itu yang membuat nya takut.
" Sayang, Sudah...Ini dingin..." Mendengar suara istri nya membuat Matheo tersadar, Apalagi saat melihat tangan istri nya yang sudah memerah karena terlalu lama di gosok nya.
__ADS_1
" Maafkan aku princess, Maafkan aku sayang..." Matheo yang kalut pun langsung menciumi tangan istri nya yang sudah memerah dan juga menciut karena terlalu lama di guyur air dan di gosok nya juga.
" Dingin...." Matheo memejamkan kedua nya nya guna menetralisir emosi nya saat ini.
Karena emosi nya, Dia sampai menyakiti istri nya seperti ini,dan lagi,Matheo juga melihat bahwa istri nya seperti takut pada nya.
" Maafkan aku princess, Maafkan aku sayang..." Di peluk Matheo tubuh istri nya, Bahkan kini juga Matheo sudah mengangkat tubuh Diandra hingga istri nya itu berada di dalam gendongan nya, Matheo juga membawa Diandra keluar dari kamar mandi.
Diandra menyembunyikan wajah nya di ceruk leher suami nya, Dia benar benar merindukan suami nya, Apalagi sejak tadi dia bercerita dengan dengan Alisa dan Starla, Dia sedih.
Bukan sedih karena sayang pada Morgan, Tapi kasihan, Bagaimana jika suami nya marah dan emosi ?
Sampai gelap mata dan menghabisi nyawa mantan kekasih nya ?
Apalagi tadi saat dia mendengar dari Sky saat berhubungan dengan Starla dan Alisa, Dengan enteng nya Sky menjawab, Jika itu istri nya yang di pegang, Apalagi oleh mantan kekasih nya, Maka setelah itu tangan kurang ajar tadi di musnahkan nya, Di potong atau di patah kan nya.
" Kenapa menangis Princess ? Apa dia menyakiti mu ??" Tanya Matheo yang memangku istri nya di sofa.
Hingga saat ini Diandra belum juga berani melihat ke arah wajah nya.
" Jangan marah lagi, Aku tidak berani melihat kamu seperti ini, "
Kedua mata mereka saling menatap, Dan Diandra pun kembali memeluk tubuh suami nya.
" Aku tidak ingin kamu mencelakai nya, Bukan karena aku membela nya, Tapi karena aku tidak ingin kamu menambah dosa Saja. " Ucap nya lagi.
" Aku tidak akan melakukan apapun pada nya princess, Aku berjanji pada mu, Maka saat ini ayo tidur. Aku akan menemani mu. " Diandra mengangguk..
Akhir nya Matheo menemani Diandra hingga benar benar tertidur, Lalu dia membersihkan diri nya dan kembali pergi keluar dari rumah.
Belum sempat Matheo keluar dari rumah nya, Prince Alta sudah menghentikan langkah tergesa nya.
" Dad, " Panggil Prince Alta pada Daddy nya.
Terpaksa Matheo menghentikan langkah kaki nya dan menatap putra nya saat ini.
" Ya Kak, Ada apa ??"
" Daddy mau kemana ??"
" Daddy ada urusan di luar sebentar, Masuk dan istirahat lah. " Prince Alta hanya mengangguk saja membiarkan Daddy nya pergi.
__ADS_1
Tapi setelah melihat Daddy nya keluar dari gerbang, Prince Alta juga mengikuti Daddy nya dengan motor nya, Dia sengaja tidak menghidupkan lampu motor nya agar bisa mengikuti Daddy nya sebelum keluar dari hutan rumah mereka.
Dan setelah keluar dari hutan baru lah Prince Alta menghidupkan lampu motor nya dan mengikuti mobil Daddy nya dari jarak yang cukup jauh, Jauh dari jangkauan Daddy nya.
Hingga sampai lah dia melihat Mobil Daddy nya masuk ke dalam halaman rumah kosong.
Rumah apa ini ??
Dia mencari keadaan aman hingga dia memberanikan diri untuk mendekat ke rumah kosong tersebut.
Namun baru saja dia turun dari motor nya, Dia sudah di hentikan oleh 3 orang yang mencegah nya.
Prince Alta bersiap menyerang mereka, Namun dengan sigap mereka lebih dulu menangkis serangan dari anak Tuan mereka.
Cucu tertua dari bos besar Alexander !.
" Kami adalah orang orang Bos besar Tuan muda, Kami utusan Tuan Alexander untuk menjaga keluarga ini, Jadi jangan masuk kesana Tuan Muda. " Prince cukup kaget.
Pria pria ini seperti gembel di jalanan, Tapi keahlian mereka tidak bisa di ragukan lagi.
" Aku hanya ingin mengetahui apa yang Daddy lakukan di dalam sana !"
" Tapi Tuan Matheo sudah memberitahukan pada kami, Untuk menjaga anda, Karena pengintaian anda sudah cukup sampai disini, dan selebih nya anda bisa kembali kerumah Tuan Muda. " Prince Alta kaget dia sudah berjalan sangat jauh dari mobil Daddy nya, Tapi kenapa Daddy nya bisa tau ??
" Silahkan Tuan Muda, Kami antar kan pulang "
" Tidak ! aku ingin melihat Daddy ! apa yang Daddy lakukan di dalam sana ? Apa yang di sembunyikan Daddy dari ku ??" Para anak buah nya tidak bisa menjawab pertanyaan dari tuan muda mereka ini
Karena Perintah, Bahwa Mereka harus mencegah anak muda ini untuk masuk ke dalam rumah kosong itu, Dan mereka melakukan nya saat ini.
" Tuan Muda, Tuan Matheo hanya berpesan pada kami untuk tidak membiarkan Anda masuk, Karena ini belum saat nya, Dan kami hanya menjalankan perintah saja dan mohon untuk tidak mempersulit kami Tuan Muda..." Alta harus menelan kecewa dengan semua ini, Karena memang ini perintah langsung dari Daddy nya.
Maka dia harus menurut bukan ? Walau harus menelan kecewa, Tapi dia harus tetap menurut bukan ?
" Baik, Sampai kan salam ku pada Daddy, Dan aku tidak perlu di antar, Aku bisa pulang sendiri. " Mereka mengangguk
Tapi Walau begitu mereka tetap memberi perintah pada rekan mereka lain nya untuk memantau tuan muda mereka.
Akhir nya Prince Alta harus pulang dengan menelan pil kecewa, Niat nya ingin mengikuti Daddy nya harus pupus dan sia sia saja.
...🌼🌼🌼...
__ADS_1