
Setelah liburan mereka di London, Dan berakhir di hotel dengan pertempuran panas, Kedua nya sudah pulang kerumah nya.
Seperti biasa, Pekerjaan Diandra hanya memakaikan dasi untuk suami nya bekerja setiap pagi nya.
Dan itu lah pekerjaan nya setiap hari, Seperti yang di lakukan nya saat ini.
" Selesaikan semua nya, Aku ingin kau tutup rapat semua nya ! Hilangkan saksi mata di tempat itu !"
" Ya ! Selesaikan semua ! Semua nya ! Jangan sampai dia membuka mulut dan berita ini menyebar ! Istri ku tidak boleh tau jika semua itu terjadi karena aku ! Istri ku tidak perlu---"
Brak...
Matheo langsung mengalihkan pandangan nya saat mendengar suara kotak bekal yang berantakan.
Dan saat melihat siapa yang berdiri di depan nya saat ini adalah diandra istri tercinta nya yang sedang berdiri mematung dan menahan tangis nya.
Kedua mata nya memerah menahan tangis, Tapi air mata nya keluar dengan sendiri nya saat mendengar kata kata yang keluar dari mulut suami nya sendiri.
" Princess..." Diandra menggeleng di tempat nya saat ini.
" Princess sayang..."
" Stop ! Jangan mendekat..."
" Princess ...ayo kita bicara sayang, A-aku akan menjelaskan nya pada mu. " Matheo melangkah kan kedua kaki nya menuju sang istri yang tengah menatap hancur ke arah nya.
Matheo tau, Bahwa saat ini istri nya tengah merasa sakit karena kebohongan nya, Tapi apa ini harus terjadi ??
Kenapa rasa nya pikiran buruk langsung menghantui nya ? Bagaimana jika pikiran pikiran nya benar terjadi, Bahwa Diandra....
Tidak ! Matheo tidak menginginkan hal itu, Matheo tidak mau hal itu terjadi, Tidak akan.
" Apa ini alasan nya ?"
" Princess, Sayang...bukan seperti itu sayang..." Matheo langsung menggelengkan kepala nya, Dia tidak ingin Diandra berpikiran buruk pada nya.
Tidak akan. Apalagi meragukan cinta nya .
" Apa ini alasan semua kebaikan mu, perhatian mu ? Semua yang kau lakukan ?" Benar bukan ? Apa saat ini Diandra meragukan cinta nya ? Meragukan Kasih sayang nya selama ini ?
__ADS_1
" Palsu ! Semua nya palsu ! Aku telah membuka hati ku, Mencoba meyakinkan diri ku, bahwa pria hebat ini memang benar mencintai ku, Tapi..." Diandra menunjuk dada Matheo dengan jari mungil nya.
Mata nya memerah sambil mengucurkan air mata yang deras, Hati nya bagai di tusuk ribuan anak panah saat mengetahui semua nya.
Semua perbuatan suami nya, perbuatan yang menyebabkan kematian untuk bunda nya, Lalu kebutaan yang di alami nya, Dan kelumpuhan nya juga ?
Ini semua perbuatan Matheo ? Matheo yang melakukan nya ?
" Princess..." Diandra mengangkat kedua tangan nya, Tubuh nya sudah bergetar menahan sesak di dada nya.
Kenapa Matheo menyembunyikan semua ini ? Kenapa Matheo tega pada nya ? Apa maksud nya semua ini ?
" Ya, Aku baru mengetahui nya, Kenapa tidak ada berita apa pun tentang malam ini, Yang ternyata ---" Diandra tidak sanggup melanjutkan ucapan nya lagi saat pertahanan nya mulai runtuh, Runtuh seruntuh runtuh nya.
" Princess Sayang..." Matheo hendak memeluk istri nya yang hampir limbung saat ini, Tapi Diandra langsung mendorong tubuh kekar yang sering mengungkung nya selama dua bulan ini.
" Jangan pernah menyentuh ku ! Aku membenci mu ! Semua yang kau lakukan semua palsu ! Kata kata yang kau ucapkan selama ini juga palsu ! aku membenci mu karena kau aku mengalami kebutaan ! Karena mu aku mengalami kelumpuhan, Dan karena mu juga aku harus kehilangan bunda ku ! Kau pembunuh ! aku membenci mu !!!" Ya Tuhan...
Apakah ini saat nya ? Saat semua nya terbongkar seperti ini ? Istri nya telah mengetahui segala nya, Segala yang di tutupi nya selama ini.
" Princess, Aku bisa menjelaskan nya, Saat ini aku dalam pengaruh obat --"
Bahkan dia sampai terduduk di lantai ruangan kerja suami nya, Tapi sedikit pun dia tidak ingin di sentuh oleh Matheo, Apa yang harus di lakukan nya saat ini ?
Bagaimana cara nya dia menjelaskan nya pada Diandra ??
" Jangan menyentuh ku lagi ! Aku membenci mu ! karena kau---"
Brugh...
" Princess...." Matheo langsung mengambil tubuh istri nya yang tergeletak tak berdaya di lantai ruangan nya saat ini, Wajah nya pun pucat pasi, Matheo harus melakukan apa saat ini ?
" Lu mohon, Jangan terjadi apapun dengan mu princess, Ku mohon jangan..." Matheo langsung membawa Diandra dalam gendongan nya dan membawa kerumah sakit, Matheo pun terus berusaha menyadarkan istri nya, Namun belum juga sadar.
Bahkan saat sampai dirumah sakit pun, Diandra belum juga sadar.
Dokter juga sudah memeriksa keadaan istri nya, Tapi ada yang aneh, Kenapa Dokter malah menyarankan membawa Diandra ke dokter bagian Obgyn setelah siuman nanti ?
Bukan dia tidak tau apa itu bagian Obgyn, Bagian Obgyn adalah dokter yang sering di datangi para pasangan suami istri untuk mengecek kandungan nya, apa ??
__ADS_1
Matheo langsung menciumi punggung tangan istri nya, Jika benar Diandra hamil maka doa nya selama ini akan terkabul, Bahwa Diandra hamil, Maka dengan itu dia tidak kan bisa meninggalkan nya.
Saat dia tengah bahagia dengan berita ini, Diandra pun sadar langsung menarik tangan nya yang di hiasi Jarum infus nya.
" Princess...Tangan kamu bisa terluka..."
" Hati ku lebih terluka karena kebohongan mu selama ini !" Diandra langsung ingin melepas jarum infus nya dan ingin turun dari tempat tidur namun Matheo langsung mencegah nya.
" Princess, Tolong jangan begini, Pikirkan lagi janin yang ada di kandungan kamu..."
Deg !
Kedua mata Diandra langsung membulat sempurna, Janin ? Apa dia hamil ? Jika memang iya kenapa harus saat ini ?
Kenapa sekarang ???
" Tolong Princess...Pikirkan lagi anak kita sayang..."
" Aku akan menggugurkan nya !"
" Princess..." Matheo kaget, Kenapa Diandra bicara seperti itu ??
Bukan kah anak itu anugrah dari Tuhan ?? Lalau kenapa Diandra dengan tega nya bicara seperti itu ?
" Aku tidak ingin anak ini ! aku tidak ingin mengandung anak ini, Aku tidak ingin...Kenapa dia harus hadir di sini ??? Aku membenci nya !!! aku membenci nya !!!"
" Diandra !!!" Matheo langsung menahan kedua tangan istri nya yang memukuli perut nya.
Matheo tidak akan membiarkan Diandra menyakiti anak mereka, Matheo akan melakukan apapun untuk mempertahan janin yang ada di dalam rahim istri nya.
Bukan hanya Janin nya saja, Tapi Matheo juga akan menjaga Diandra .
Maka Matheo akan melakukan segala nya termasuk jika mengurung Diandra dirumah nya.
" Jangan pernah membuat perlakuan ku pada mu berubah ! Aku bisa saja menjadi manusia tidak berhati lagi saat kau terus memancingku !" Kuat Matheo, kau harus kuat.
Jangan lemah karena tatapan sendu dari istri mu saat ini, Kuatkan hati mu.
...🌼🌼🌼 ...
__ADS_1