
" Kenapa ? Biasa nya kau yang paling semangat ingin kerumah ku, Jadi kenapa saat ini kau yang ketakutan ?" Arka hanya berdecak kesal menatap Alta.
Jika mengumpat boleh di lakukan nya, Dan tidka berdosa, mungkin saja saat ini Arka sudah mengumpat Alta.
Lagu pula ada Husein disini, Mana mungkin dia mengumpat, Bisa habis dia kena ceramah oleh anak Ustadz dan dia sendiri juga calon ustadz.
" Aku ada les basket hari ini. " Alta hanya tersenyum saja pada Arka.
Sepintar nya orang, pasti dia juga akan ada waktu nya menjadi bodoh, Dan saat ini Arka dalam mode bodoh.
" Kau lupa ini hari apa ? Ini jatah nya latihan dirumah ku, Dan aku rasa kau belum terlalu tua, Hanya lebih tua setahun dari ku. " Alta tersenyum puas saat melihat Arka menjadi salah tingkah seperti itu.
Arka terlihat salah tingkah saat ini.
" Kau salah memilih lawan mu Arka, Uncle Aky bukan lawan yang sepadan bagi mu, Bahkan Daddy ku saja pernah di banting oleh Uncle Sky dia seusia mu !" Bola mata Arka membulat sempurna.
Bagaiman tidak, Badan Daddy nya Alta sebesar itu saja bisa di banting oleh Uncle Alta yang berambut ungu itu.
" Huh, Sudah lah ayo. Aku tidak takut pada paman mu yang berambut ungu itu, Tapi---"
" Grandpa ku bukan ? Lagi pula seratus nya kau sadar, Kau mengatakan rmabut Uncle ku berwarna Ungu, Tapi rambut mu pun berwarna coklat begitu. Sadar tidak sadar diri !" Cibir Alta pada teman jilid dan bermulut ember hingga luber .
Sementara Husein, Dia tetap diam tidak mau ikut campur dnegan teman nya yang setiap hari selalu ribut dan ribut, Ada saja yang di ributkan mereka setiap hari nya.
" Tidka bisa kah jika tidak bertengkar ? Kita sesama umat Ciptaan nya harus saling menyayangi dan menjaga, Walau Cara kita menyembah Tuhan itu beda, Tapi kita tatap makhluk nya. " Alta dan Arka hanya bisa mengangguk saja jika sudah calon ustadz itu bicara, Bukan menyangkal nya tapi memang setiap yang di katakan Husein itu benar.
Mereka memang berbeda cara menyembah Tuhan mereka, Tapi Tuhan itu tetap satu, Sang pencipta alam semesta ini hanya satu,.
" Sudah ayo ! Semakin cepat semakin baik untuk kesehatan jantung dan masa depan ku !" Arka langsung memakai masker nya dan keluar dari sekolah.
Mereka menuju Motor mereka masing masing, Jika motor Alta motor Sport berwarna merah, Lain lagi motor Arka yang Juga Sport, Tapi Sport Trail yang harga nya juga sampai menembus ratusan juga.
__ADS_1
Sementara Husein ? Dia lebih suka menaiki Motor matic atau bebek keluaran jaman jahiliah kata Arka.
Astrea Legenda, Dimana tempat duduk nya berbahan busa sangat tebal dan nonton, Luar biasa sekali memang calon ustadz yang satu itu.
Ketiga nya beriringan menuju rumah Alta, Dimana saat sampai disana, Arka seperti lupa dirumah ini ada siapa, Ya dia bertingkah seperti biasa nya, Menggeber motor Trail kesayangan nya hingga seperti sedang Jemping.
Namun aksi nya langsung berhenti saat melihat siapa pria yang berdiri menatap kedatangan mereka saat ini.
" Uncle, " Sapa Alta yang memang baru pulang sekolah bersama teman teman nya.
Sky hanya menganggukkan kepala nya saja menatap Alta keponakan nya, Tapi tatapan tajam Sky ajukan pada anak seusia keponakan nya yang berambut coklat itu.
Sudah seperti idol K-Pop saja, Eh tapi, Tidak kah dia sadar ? Bahwa rambut nya juga berwarna ??
" Hay, Uncle...Selamat siang..." Arka menyapa Sky.
" Selamat siang Uncle..." Husein pun ikut menyapa paman nya Alta yang memang menyeramkan seperti yang di katakan Arka tadi sewaktu di sekolah.
" Apa tulang mu sudah kuat ?? Hingga kau berani Track Tracakan dirumah ini ?? Jika begitu, Ayo kita lihat seberapa kuat tulang kering mu disini. " Arka ketakutan, Siapa yang tidak takut jika begini ?
Tapi seluruh tubuh nya masih berotot, Kekar dan seperti nya sehat wal Afiat.
" Jangan menatap ku seperti itu, Apa kau ingin kehilangan kedua mata mu itu ?? "
Glug !
Arka dan Husein langsung menelan ludah mereka dengan kasar, Inikah yang nama nya keluarga mafia ? Apa begini cara kerja hidup seorang mafia ?
" Hem, Uncle, Sebenar nya kami ada Latihan basket hari ini, Dan seminggu 3 kali, Dan kami akan latihan dirumah kamu bergantian. " Sky kembali menatap keponakan nya saat ini.
Plak !..
Sky melemparkan dompet nya di atas meja, Dan menatap ketiga nak muda di depan nya.
" Three on Three ! Bagaimana ?" Tanya Sky pada ketiga anak muda itu.
__ADS_1
" Hey, Aku mana bisa bermain basket sialan !"
" Aku tidka mengajak Papa, Panggilan Cloud dan Jupiter kesini ! Sky akan bermain bersama mereka ! Sudah lama aku tidak bermain basket, Jika kau ingin, Panggil Papi mu yang gila kerja itu kemari ! aku ingin tau sehebat apa mantan Captain tim basket London Internasional High School setelah manusia sombong itu. !" Arka baru tau jika Papi nya mantan tim basket dulu nya, Apakah dia bisa menang melawan pria sombong di depan nya ini ?
Jika bisa, Bukan kah itu sebuah kebanggan bagi nya ? Husein tidak terlalu mahir bermain basket, Tapi jika soal mengaji, Jangan tanyakan lagi, Bahkan para setan saat melihat bayangan nya saja pun akan takut, Karena setiap saat calon ustadz itu akan bersalawat dan mengaji menghapal ayat ayat Al Qur'an.
" Baik, Arka akan menghubungi Papi, Sebentar. " Dia sudah merencanakan nya, Dia juga harus menang disini.
Jika benar benar bisa mengalahkan pria pria tampan di depan nya ini, Bukan kah itu sebuah prestasi bagi mereka ?
" Apa taruhan nya ??" Tanya Sky pada Arka yang terlihat masih menghubungi Papi nya.
" Tapi Pi, Kata Uncle Sky, Apa taruhan nya ??" Tanya Arka lagi pada Papi nya.
" Siapa yang kalah, Dia yang akan membayar liburan selama 3 hari di Lombok ! Berikut dengan semua fasilitas nya !" Sky merebut begitu saja ponsel Arkana saat ini.
Sementara Matheo ? Dia hanya bisa menggelengkan kepala nya saja.
Dia tau bagaimana kemampuan Arka dan Alta, Mereka terbaik sekota ini, Dan Sky, Jupiter dan Cloud juga bukan lawan yang mudah bagi mereka.
Jika Satria, Sudah tidak di ragukan lagi kemampuan nya, Karena setelah Sky kembali ke London waktu itu, Satria menjadi pemain terbaik se Indonesia saat itu sebagi siswa,.
Bahkan juga banyak Club' basket nasional yang mengajak nya bergabung, namun Satria menolak nya.
" Deal, Three on Three bukan ? Mari kita lihat seberapa hebat nya penguasa Britania raya ini, Apakah masih sombong seperti dulu ??" Sky hanya menginginkan senyuman nya saja mendengar sindiran dari sahabat nya.
" Bawa Tono bersama mu, Karena Dino akan sampai hari ini bersama Kekasih bule nya. "
" Aku akan membawa istri ku, "
" Ya istri sombong mu itu !"
" Bahkan kau tidak sadar jika kau lebih sombong lagi !!" Balas Satria tak mau kalah dengan teman nya itu.
...🌼🌼🌼...
__ADS_1